<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
>

<channel>
	<title>letsing4joy</title>
	<link>http://letsing4joy.blogsome.com</link>
	<description>as for me and my blog we will serve the Lord</description>
	<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 06:13:06 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>
	<language>en</language>

		<item>
		<title>loeloes</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/10/16/loeloes/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/10/16/loeloes/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Oct 2009 02:10:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>personal</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/10/16/loeloes/</guid>
		<description><![CDATA[	&#8220;&#8230; dan dengan demikian sejak malam ini pukul 10.30 Anda berhak menyandang gelar M.H. &#8230; tok tok tok *palu diketok 3 kali*&#8221;
	kemaren malem sidang
en gue lulus
dapet A
nilai 82.40
IPK 3.71
jadi lulus sangat memuaskan
cukup amazing
for me yang lulusan non-hukum
sidangnya susah
ditanyain BW pake bahasa belanda
padahal blanda gue pas-pasan
rasanya pengen ambles aja ke dasar bumi
biar bisa kabur dari berondongan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/10/16/loeloes/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>dear valued shareholders</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/10/07/dear-valued-shareholders/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/10/07/dear-valued-shareholders/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2009 09:41:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Uncategorized</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/10/07/dear-valued-shareholders/</guid>
		<description><![CDATA[	Enjoy posting-an fiktif berikut.
	Akibat kebanyakan mlototin annual report  
	Para pembaca setia blog ini maafkanlah postingan daku belakangan ini akan banyak yang rather crazy
	I tend to post silly unimportant meaningless pointless stuff  kalo lagi mumet palanya 
	Sambutan President Director of PT Itchy Scratchy Tbk &#038; subsidiaries
dalam Annual Report 2008 
	Dear Valued Shareholders, 
	Industri pembiayaan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/10/07/dear-valued-shareholders/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>update kali ini</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/09/30/195/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/09/30/195/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 11:37:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>personal</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/09/30/195/</guid>
		<description><![CDATA[	End of sep 2009
	Sekedar update, pengen ngobrol yang ga penting, cape ah serius mulu. 
	In case you wanna know pegimane kabar ane:)
	About work:
I bought a “major” item recently.  I just bought a new…. karburator eh salah deng… a new kalkulator hehehe… *apanya yang major*  Sekedar pengumuman aja, ini kalkulator punya fasilitas check ke [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/09/30/195/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>human being</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/09/17/human-being/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/09/17/human-being/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Sep 2009 10:42:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>personal</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/09/17/human-being/</guid>
		<description><![CDATA[	Tuhan tidak meletakkanmu di bumi hanya untuk mengisi daftar hal-hal yang harus dikerjakan.
Dia lebih tertarik kepada siapa kamu daripada apa yang kamu lakukan.
Karena itulah kamu disebut human being, bukan human doing.

]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/09/17/human-being/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>a nice surprise</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/09/16/a-nice-surprise/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/09/16/a-nice-surprise/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Sep 2009 10:13:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>personal</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/09/16/a-nice-surprise/</guid>
		<description><![CDATA[	Early Sept 2009
	God gave me a very nice surprise.  First surprise, gue dapet promotion di kantor.  Sekarang resminya jadi senior di audit division. Rada ajaib juga sih, wong education ga nyambung sama sekali sama accounting.  Kok bisa jadi promote jadi senior auditor?  Ga tau lah.  Ikutin aja.  Kan udah [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/09/16/a-nice-surprise/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Kenapa Tuhan ciptakan aku di dunia ini? part II</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/09/16/kenapa-tuhan-ciptakan-aku-di-dunia-ini-part-ii/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/09/16/kenapa-tuhan-ciptakan-aku-di-dunia-ini-part-ii/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Sep 2009 10:12:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>personal</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/09/16/kenapa-tuhan-ciptakan-aku-di-dunia-ini-part-ii/</guid>
		<description><![CDATA[	End of August 2009
	Kenapa Tuhan ciptakan aku di dunia ini*? 
Part II 
	Aku tahu apa yang kau inginkan.  Kerinduanmu, cita-citamu, harapanmu, masa depanmu yang kau idam-idamkan.  Aku tahu semua.  Tapi jika engkau memaksa Aku mengikuti keinginanmu, sebenarnya kamu berpikir kamu lebih tahu segalanya.  Siapa kamu hendak memerintah Allah?  Mengatakan apa [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/09/16/kenapa-tuhan-ciptakan-aku-di-dunia-ini-part-ii/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Kenapa Tuhan ciptakan aku di dunia ini? part I</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/09/16/kenapa-tuhan-ciptakan-aku-di-dunia-ini-part-i/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/09/16/kenapa-tuhan-ciptakan-aku-di-dunia-ini-part-i/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Sep 2009 10:09:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>personal</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/09/16/kenapa-tuhan-ciptakan-aku-di-dunia-ini-part-i/</guid>
		<description><![CDATA[	End of August 2009
	Better consider opportunities now than in ten years when life may limit your choices…
(nasihat guru drama sebelum Zac Efron lulus dalam High School Musical 3)
	Friends, dua bulan terakhir (Juli-Agustus) ini gue lagi banyak mikir tentang kemana arah hidup ini sebenarnya.  Hal ini yang kedua kalinya terjadi dalam idup gue.  Yang [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/09/16/kenapa-tuhan-ciptakan-aku-di-dunia-ini-part-i/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>God is ready, are you ???</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/07/30/god-is-ready-are-you/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/07/30/god-is-ready-are-you/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2009 06:18:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>ringkasan khotbah</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/07/30/god-is-ready-are-you/</guid>
		<description><![CDATA[Friends, I wanna share something yang aku dapet dari marketplace ministry conference minggu lalu.  Khotbah ini dibawaian sama Pat Francis.  This has been a great blessing for me and I want to share it with you.  If you like this blog I’m sure you share the same passion with me: to see Indonesia changes.  So, sebagai orang2 yang Tuhan taruh di marketplace, aku dan kamu tentunya harus belajar banyak tentang marketplace ministry.  So, here it comes. 

<em>Jos 10:5  Lalu kelima raja orang Amori itu berkumpul dan bergerak maju: raja Yerusalem, raja Hebron, raja Yarmut, raja Lakhis dan raja Eglon, mereka beserta seluruh tentara mereka. Mereka berkemah mengepung Gibeon dan berperang melawannya. 
Jos 10:6  … sebab semua raja orang Amori, yang diam di pegunungan, telah bergabung melawan kami." 
Jos 10:8  Berfirmanlah TUHAN kepada Yosua: "Janganlah takut kepada mereka, sebab Aku menyerahkan mereka kepadamu. Tidak seorangpun dari mereka yang akan dapat bertahan menghadapi engkau." 
Jos 10:10  Dan TUHAN mengacaukan mereka di depan orang Israel, sehingga Yosua menimbulkan kekalahan yang besar di antara mereka dekat Gibeon, mengejar mereka ke arah pendakian Bet-Horon dan memukul mereka mundur sampai dekat Azeka dan Makeda. 

Jos 10:16  Kelima raja itu melarikan diri dan <strong>bersembunyi </strong>di dalam gua di <strong>Makeda</strong>. 

Jos 10:17  Kepada Yosua dikabarkan, demikian: "<strong>Kelima raja</strong> itu telah ditemukan bersembunyi di dalam gua di Makeda." 

Jos 10:22  Kemudian berkatalah Yosua: "Bukalah mulut gua dan keluarkanlah kelima raja itu dari dalam dan bawa kepadaku." 
Jos 10:24  Setelah raja-raja itu dikeluarkan dan dibawa kepada Yosua, maka Yosuapun memanggil semua orang Israel berkumpul dan berkata kepada para panglima tentara, yang ikut berperang bersama-sama dengan dia: "Marilah dekat, taruhlah kakimu ke atas tengkuk raja-raja ini." Maka datanglah mereka dekat dan menaruh kakinya ke atas tengkuk raja-raja itu. 
Jos 10:25  Lalu berkatalah Yosua kepada mereka: "Janganlah takut dan janganlah tawar hati, kuatkan dan teguhkanlah hatimu, sebab secara itulah akan dilakukan TUHAN kepada semua musuhmu, yang kamu perangi." 
Jos 10:26  Sesudah itu Yosua membunuh raja-raja itu, dan menggantung mereka pada lima tiang, dan mereka tinggal tergantung pada tiang-tiang itu sampai matahari terbenam. </em>

You see friends, there are 5 raja kegelapan yang menggerakkan raja-raja di belakang Yosua. 

The devil knows that Joshua is gonna do something mighty with God.  That’s why dia pake 5 kekuatan besar untuk nyerang abis-abisan.  Segenap kekuatan neraka diturunkan untuk nyerang satu orang ini yaitu Yosua.  So, jangan pernah anggap enteng panggilan Tuhan dalam hidupmu.  The devil knows that your calling is so destructive to his dark kingdom.  That’s why kita sebagai anak-anak Tuhan harus tau kapan mereka mulai nyerang.  Remember the enemy wants to make you stay where you are. You reach a certain level and devil said you’re not going any further. 

Di mana mereka berada? Mereka sembunyi di Makeda (Yosua 10: 16 Kelima raja itu melarikan diri dan bersembunyi di dalam gua di Makeda) Apa sih Makeda? Makeda artinya place of shepherds.  Apa sih place of shepherds? Artinya place where you work.  Inget dunia mengalami era agriculture, era industri, era teknologi, dan sekarang era informasi (lupa urutan persisnya, entar deh gue bongkar buku kuliah lagi tentang teori laissez faire dan sebangsanya )  Di jaman kitab ini ditulis, mereka belom masuk era internet.  So makeda mereka, marketplace mereka, place of work mereka adalah ladang tempat gembalain domba.  Kalo diterapin di jaman sekarang, makeda kamu bisa berarti pabrik untuk technicians, law firms untuk para lawyers, accounting firms untuk para accountants, hospitals for doctors/nurses, media companies for graphic designers, etc.

Inget 5 raja jahat itu bersembunyi di Makeda-mu (di tempat kerjamu).   Mereka menahan kamu untuk berkembang dan fulfill your potentials.  Untuk menggenapi rencana Tuhan dalam hidupmu.  Untuk membawa terang ke sekelilingmu. 

Mereka begitu geram karena they are intimidated. They’re trying to attack you in every way.  They can work alone, satu demi satu.  Tapi kadang-kadang mereka bisa ngumpul bareng untuk nyatuin kekuatan mereka untuk jatuhin kamu abis-abisan. Can be from each/every side all at once (dari sisi keluarga, teman, pekerjaan, kesehatan, keuangan, you name it all). 

But jangan takut. Put up (take up) the shield of faith.  Untuk nangkis semua flaming missiles mereka.  Inget di bahasa Indonesia disebutnya panah berapi.  Tapi di Amplified Bible disebut sebagai flaming missiles.  Bayangin, misil! Bukan panah api.  Panah api aja udah bahaya dalam perang, apalagi misil.  So jangan pernah lengah dan ingetlah selalu bahwa, whoever you are, whatever your position is (maybe still lowly level now), but the devil knows that God has prepared something great lies ahead of you.  That’s why the devil tries to steal it from you. Even tries to kill you, if necessary…. 

So, let’s start to get to know them.  Here’s number one. 

#1 Raja Adoni Zedek in Jerusalem

Zedek artinya the Lord is justice.  Jerusalem artinya foundation of peace.  Roh jahat ini kerja di politik, so terjadilah yang namanya corruption.  Berasal dari greed.  Roh jahat ini, sesuai namanya (justice), menanamkan ide di pikiran orang bahwa what they’re trying to do is to menegakkan keadilan.  Justice.  Mereka pikir mereka bertindak adil.  That’s the spirit behind terrorism.  Think they are fighting for a country/a belief.  Tapi sebenarnya the so-called justice itu tanpa hati nurani.  

Roh jahat ini bisa menyerang people of high power.  Against establishment.  Roh jahat ini trying to keep women down, keep other races down, keep minorities down. Roh ini disebut metroloas yang artinya underground, transit. Metro berasal dari mother, sumber, pusat.  Inget kata ‘metropolis’ artinya economic center. This is the place where government houses and cultural centers are located.  Roh ini menyerang mothers, women in workplace.  Because women ditindas, roh ini mencoba membuat women don’t want to get pregnant.  This spirit is against families.  This spirit makes women work 24 hours 7 days a week and not want to have children.  Pregnancy and children menghambat karir mereka.  Roh ini saat ini bekerja dengan kuat di negara-negara tertentu yang against families.  Remember certain countries with laws saying you can’t have more than 1 child?  More than 1 child means penalty, means sanction.  Other countries are now considering the same law.  This is against God’s blessing (Kej 22: be fruitful and multiply)  

#2 Hoham, the king of Hebron 

Hoham artinya whom God forces. Hebron artinya society, alliance, group of people with agenda. Agendanya adalah committed to maksud jahat, witchcraft, deception, intimidation.  Roh ini bekerja di big firms all over the world. If you work in worldwide firms, watch out.  I’m not saying that all big firms are like that.  Banyak juga big firms yang menjunjung tinggi respect and integrity.  Tapi ada roh jahat yang controlling the big firms. Inget film “The Firm”-nya Tom Cruise?  The international law firm tempat Tom Cruise bekerja ini salah satu contoh di mana roh jahat ini controlling the firm.  It’s so difficult for him to fight against the invisible power in the firm.  

Roh jahat ini mengajarkan the spirit of compromise.  If you stay long enough, you’ll be like them. This spirit forces you to compromise.  If you are anak Tuhan kamu akan dilindungi.  Tapi inget the spirit will try so hard to keep you down karena kamu sendirian melawan arus dunia.  Tapi jangan takut.  Never compromise.  Jangan pernah menurunkan standar kamu, integritas kamu, kingdom values kamu.  When God’s with you, who can be against you?  What matters most is Who’s with you.

#3 Piream, raja Yarmut 

Piream artinya rebellious.  Yarmut artinya pride. This spirit stabs you from your back.  Ciri-ciri people with this spirit adalah you can’t train them.  In the first chance they get, they’ll stab u in the back.  For working mothers, remember that guests/helpers in the house should be helpers.  They shouldn’t be destroyers.  They can destroy the home because they bring the spirit of destruction and witchcraft.

#4 Yafia, raja Lakhis 
Yafia artinya enlightened, dreams, visions, spirit of deception.  This spirit gives you false dreams.  You work hard, harder and harder, but never get enough money.  You always have ideas but it turns out that those ideas don’t work.  The next deal doesn’t work again.  It is like false pregnancy.  This spirit gives you great ideas and you dream about it.  Makes you pregnant with the contract, kamu kerjakan berbulan-bulan, tapi ga berhasil, dan akhirnya kamu discouraged.  Usually this spirit works in men.  Men try ideas after ideas but none of them berhasil. This makes the wife complains “Enough with your dreams! No more dreams because we have no more money.” 

This spirit of Japhiah works like pregnancy for 9 months but ternyata dead baby.   This spirit belokkan kamu dari arah yang seharusnya.  Every time you step out, ga berhasil dan akhirnya you lose your money. Nothing comes out of it 

#5 Debir raja Eglon

Debir artinya pidato2 yang menginspirasi.  Musuh akan membisikkan kata-katanya ke dalam hatimu.
Eglon artinya berputar-putar dalam lingkaran, anniversary demon. Visit you every year at the same time. This spirit brings you down, makes you get depressed at the same time every year (sickness, trying to commit suicide, etc). Sometimes it’s generational, artinya diturunkan dari grandfather, to father, to son, to grandson.  Seperti blood tie in the family.  Jika ada suicide atau trying to suicide in your family, it is demonic works.  Ada hari-hari tertentu atau masa-masa tertentu dalam hidupmu (biasanya berulang setiap tahun) di mana kamu merasa depressed/tertekan.  Bisa jadi roh itu sedang kejar kamu.  Bisa jadi nenek moyang kamu pernah made pacts with demons (bikin pakta/perjanjian dalam bentuk rituals untuk trade off children for 3 generations dengan iblis).  

The good news is kutuk itu bisa dipatahkan.  Doakan dalam nama Yesus, “Listen, devil, you will not strike again!  You have no right in this family! I renounce every other gods in my lineage.  In my family.  Darah Yesus telah menebus aku dan keluargaku.  Keluargaku milik Tuhan dan aku patahkan semua perjanjian yang pernah dibuat oleh nenek moyangku denganmu. Darah Yesus telah membasuh dan menutup bungkus dan melindungi keluargaku dan engkau iblis tidak lagi berkuasa atas keluargaku.”  Tapi inget, kamu bisa luput karena kamu kuat.  Tapi kalo kamu luput, iblis akan mengincar anak-anakmu.  So make sure anak-anakmu terus berjalan bersama Tuhan sehingga when the full-of-hatred devil returns with the same old plan anak-anakmu terus terluput. 

So, jangan pernah lengah.  The devil hates you so much dan dia akan mengerahkan segenap kekuatan neraka, bila perlu, untuk menggagalkan rencana Tuhan dalam hidupmu.  But don't be afraid. God joins the war. When God’s with you, you’ll outnumber the enemy. So, get ready! God is ready, are you???
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/07/30/god-is-ready-are-you/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>childhood homes: which one is yours?</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/06/19/childhood-homes-which-one-is-yours/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/06/19/childhood-homes-which-one-is-yours/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2009 09:20:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>personal</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/06/19/childhood-homes-which-one-is-yours/</guid>
		<description><![CDATA[	Beberapa minggu lalu gue denger khotbah tentang tipe-tipe childhood homes dan bagaimana the past itu menentukan bagaimana kita memilih jenis pekerjaan dan juga bagaimana cara kita respon waktu Tuhan berikan berkatnya bagi kita. It’s very interesting karena bisa bikin gue belajar banyak .  So, I write them down here with the hope that it [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/06/19/childhood-homes-which-one-is-yours/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>on the road to LULUS</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/06/19/on-the-road-to-lulus/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/06/19/on-the-road-to-lulus/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2009 01:57:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>personal</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/06/19/on-the-road-to-lulus/</guid>
		<description><![CDATA[	plak timplak timplung&#8230;
	pengumuman pengumuman, gue lulus sidang proposal, lumayanlah dapet 80, berarti bisa lanjut bikin tesis   
	ok deh sekian update singkat kali ini. hopefully within the next 4 months gue akan bisa bikin posting-an dengan judul &#8220;Akhirnya Aku Luluuuuuuuu&#8230;.sssss&#8221; huehehe

]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/06/19/on-the-road-to-lulus/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>the exams</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/06/04/quick-update/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/06/04/quick-update/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2009 05:19:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>personal</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/06/04/quick-update/</guid>
		<description><![CDATA[	haiiiiiii&#8230;.
	singkat aja yah&#8230; 
	sekilas info, sekedar update gue lagi ngapain sekarang udah sebulan ga nge-blog:)
	next week ada 3 ujian yang mesti gue ikutin:
	senin 8 juni:
mesti ikutan tes TOEFL yang internet-based.  Emang sih gue udah sering banget ikut TOEFL, tapi yang paper-based mulu.  Yang ini internet based, jadi belum punya experience sama sekali&#8230; Cita-citanya [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/06/04/quick-update/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>the ugliest moment</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/04/23/the-ugliest-moment/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/04/23/the-ugliest-moment/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2009 10:39:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>kerja kerja kerja</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/04/23/the-ugliest-moment/</guid>
		<description><![CDATA[Tuesday, 8 April 2009

(one of the) ugliest moment(s) in my life:

Situation: hot boiling kettle di kepala gue udah panas ngegolak sampe ke ubun-ubun...
Dateng ke ruangan bos gue, nyerocos, marah semarah-marahnya sampe-sampe dada gue sesak dan susah napas...

“Yang bener aja!  Diperes abis-abisan!  Emangnya saya apaan?  Udah kerjaan banyak banget, ga dikasih staf, eh sekarang disuruh bantuin orang lain lagi?  Ini kan beda divisi!  Saya aja udah kebanyakan kerjaan masa harus bantu orang lagi?  Mereka kan punya divisi sendiri, punya staf sendiri, kenapa masih harus narik saya juga?  Bapak kan tau sendiri saya ga punya staf untuk delegasi-in kerjaan saya? Mereka orangnya udah banyak gitu tapi masih seenaknya nyuruh saya. Trus kerjaan saya siapa yang ngurus?  Keterlaluan banget sih! Kalo saya harus bantu divisi A dan divisi B, mendingan ENGGA sekalian aja dua-duanya!”

Red-faced, out of breath, blurted out, belom pernah semarah ini sejak pertama kali kerja di kantor ini...

Bos cuma melongo kaget... 

Ngeliat gue murka, vented out anger persis lahar keluar dari volcano…

Dengan marah gue pulang, matiin handphone…

Then at night gue gelisah dan ga bisa tidur.  Kayanya Roh Kudus pengen banget ngomong tapi gue tebelin telinga dan kerasin hati…Akhirnya gue nyerah dan berusaha baca Alkitab, berdoa…

Dan sejak hari itu, selama berhari-hari, Lord was dealing with this.  Semua yang gue tulis disini bukan sekedar tegoran Tuhan dalam 1 kali doa.  Engga.  Ampe lima hari!  Sampe hari Minggu 12 April.  Guess it's kinda serious if He was dealing for 5 consecutive days... Then I decided to write them down here.  To remind myself, of course tujuan utama.  Selain itu, tujuan lainnya supaya all readers bisa belajar dari ugly mistakes that I've made.   Orang yang bijak adalah orang yang belajar dari kesalahannya, tapi lebih bijak lagi kalo kita bisa belajar dari kesalahan orang lain.  So, walopun posting-an nya panjang, it's worth reading, trust me.  Happy reading, and be blessed! 
 


Me: Apa sih penyebab kemarahan ini?  Kasih tahu aku Tuhan, aku ga pernah semarah ini sebelumnya... All my life I've always thought that I'm reserved-calm-introverted type... Tapi kenapa bisa jadi gini?

God:  Ada beberapa alasan mengapa kamu bisa jadi jengkel:
- secara jasmani sedang lelah/tegang
- secara emosional sedang lemah
- secara <strong>rohaniah sedang kosong </strong>

Bila secara rohaniah kamu sedang kosong, kamu akan lebih cepat marah dan memulai perselisihan/terlibat perselisihan.  Bila perjalanan hidup kamu dengan Aku dalam keadaan aktif, Aku akan menjaga sehingga kesehatan emosimu tetap stabil... 

Me: Iya Tuhan, aku tahu waktu itu aku sedang tegang karena ada masalah keluarga dan masalah sekolah yang aku ga tau cara penyelesaiannya...  Dan semuanya itu bikin aku males baca Alkitab... Kayanya secara rohani emang lagi kosong...

God: Ya, tekanan yang datang dalam dirimu will <strong>reveal your hidden cracks</strong>. Suatu tekanan akan mengungkapkan hidden cracks dalam dirimu.  Ada cacat tersembunyi yang tidak kamu ketahui: kesombongan, keangkuhan. Darimanakah asalnya pertengkaran?  Keangkuhan.  Angkuh karena kamu unwilling to help… 

Me: Jadi aku sombong ya Tuhan….

God: Read Ams 8:13 ....<em>(Tuhan) <strong>benci kepada kesombongan</strong>, kecongkakan, tingkah laku yang jahat</em>
Read Mazmur 101:5 <em>Orang yang sombong dan tinggi hati, aku tidak suka</em>

Ya, dan Aku benci pada kesombongan, orang yang sombong, kecongkakan, orang yang tinggi hati.

Orang yang sombong itu merasa unfair karena merasa haknya telah dilanggar.  Ciri-cirinya adalah:
- Menghendaki kemauan sendiri
- Menghendaki pengaturan waktu sendiri
- Menghendaki langkah sendiri

Tapi Aku tidak akan membiarkan semua ini terjadi.  Jika Aku ijinkan semua yang kamu inginkan, kamu akan jadi egosentris dan mementingkan diri sendiri 

Ingat Ams 13:10 “<em>keangkuhan hanya menimbulkan pertengkaran</em>”. Keangkuhan artinya menganggap diri terlalu tinggi. Perwujudannya: 
- peduli hanya pada diri sendiri dan bukan orang lain
- tidak mau bantuin orang lain
- akibatnya self-centered, egosentris

Kamu marah karena kamu menomorsatukan dirimu dan perasaan-perasaanmu. Bila sebabnya keangkuhan, harus diakui.

Me:  Tuhan, aku ngaku aku sombong.  Dan aku ga mau dibilang sombong lagi sama Tuhan.  Tolongin aku, tunjukin caranya gimana ngilangin kesombongan ini?

God: Akui bahwa dirimu tak lebih tinggi dari orang lain.  Kalau kamu bisa, berkata ya bila bisa.  Berkata tidak bila tidak bisa. 

Me: But Lord, I’ve got hundreds of things to do.  And I’ve got no staff to help me.  Kerjaan sendiri aja belom selesai, masa harus bantuin kerjaan orang lain? Aku kan ga punya staf yang bisa aku delegasikan kerjaan.  Come on, without any staff, they expect me to help another division also? It’s just so unfair…

God: Ingatlah bahwa <strong>keadilan comes after kesetiaan</strong>.  

Mzm 85:12 <em>Kesetiaan akan tumbuh dari bumi, dan keadilan akan menjenguk dari langit</em>

Artinya, keadilan baru akan terjadi jika kesetiaan tumbuh.  Kamu di bumi, setia dulu, baru kemudian Aku, di surga, akan menjawab dengan keadilan. 

Aku akan tunjukkan keadilan kalau kamu bisa tunjukkan kesetiaan dalam pekerjaanmu.  Aku tidak buta ketika kamu merasa diperlakukan tidak adil.  Tapi keadilan itu akan terjadi kalau kamu setia dengan pekerjaan-pekerjaan itu dulu. 

Me:  Maksudnya? Aku masih ga ngerti...

God: Kamu tidak mengerti karena kamu <strong>kekurangan perspektif Allah</strong>. Kamu tidak dapat dapat melihat tangan berkat Allah yang tersembunyi dalam suatu ketidakadilan/kesulitan.  Milikilah perspektif Allah dalam segala sesuatu.  Sadari bahwa ketidakadilan dirancang Allah untuk memberkatimu.  Ketika kamu terlalu larut dalam masalah, kamu tidak dapat melihat sudut pandang Allah.  Kamu akan berkata ”It’s not fair! This is so unfair!”  Akibatnya, kamu akan sangat kesal dan itu menyiksa kamu.  Ini karena kamu tidak bisa melihat tangan Allah yang tersembunyi di balik ketidakadilan.  Di Kejadian, semua ketidakadilan dalam hidup Yusuf akhirnya membuat Yusuf jadi lebih dekat dengan Allah.  

Me:  Masa aku ga boleh protes kalo aku diperlakukan ga adil? Kalo aku harus diam terus, dipendem aja, walopun sebenernya dalem hati aku protes, kan aku sendiri yang makan ati...

God: Kamu harus belajar dari situasi itu.  Kamu memang perlu terbuka, iya.  Kamu perlu memberitahu orang lain apa yang kamu pikirkan.  Tetapi bukan tanpa sifat mengasihi, ramah dan terkendali. 

Memang kamu sudah ada kemajuan, sekarang kamu bukan yang dulu, orang yang dulu suka diam saja, pendam perasaan dan ketidakpuasan.  Sekarang kamu berani mengungkapkan. It’s one step ahead.    Tapi next time jangan sampai blurted out, caranya harus dengan sopan santun.

Me: Tapi Tuhan, kalo kita ga boleh melawan tiap kali diperlakukan tidak adil, buat apa ada pengadilan? Buat apa ada fakultas hukum segala?  Trus anak-anak hukum buat apa belajar cape-cape? Kan tujuan mereka menegakkan keadilan?  Membela orang yang diperlakukan tidak adil?

God:  *ga jawab langsung, tapi jawab beberapa hari kemudian, dengan film Passion of Christ yang ditayangin di RCTI Minggu Paskah 12 April*

”HidupKu penuh ketidakadilan...”  

You see, ketika diadili di hadapan orang banyak, bahkan pengadilan pun, yang seharusnya memberikan keadilan, saat itu tidak memberikan keadilan...

Hidup Yesus dipenuhi dengan ketidak adilan, namun setiap ketidakadilan itu bekerjasama untuk memberi Yesus suatu nama di atas segala nama, di surga dan di bumi.  (Flp 2:5-11).

Me: Are You telling me that aku harus siap menerima setiap ketidakadilan dalam hidupku?  This is so hard, Lord, really hard… 

God: Dalam setiap ketidakadilan, ingatlah <strong>maksud Allah </strong>dengan memberi pengalaman tersebut:
- untuk menyempurnakanmu
- untuk mengasahmu
- untuk menyiapkanmu agar lebih menghasilkan buah 

Jika kamu bisa mengerti ketiga maksud Allah itu, maka kamu akan menerima dengan hati yang bersih dan perasaan tenteram, dan tanpa pertengkaran.

Me: This sounds like a life-long project...

God:  Yes, that will sound like forever selama kamu membenarkan amarah-mu, atau membuat alasan-alasan untuk mengijinkan amarah itu. Dan kamu akan tetap tertawan. 

Kamu akan mempertahankan apa yang kamu benarkan.  Selama kamu membenarkan that it is your right to be angry, kamu akan tetap tertawan.  Dengan menyalahkan orang lain, kamu merasa bebas dari tanggung jawab. 

Apabila kamu menolak untuk bertanggung jawab, maka kamu mengorbankan kemampuan untuk berubah.  Tanggung jawab berarti ”kemampuan untuk menanggapi”.  Kemampuan kamu untuk menanggapi yang menentukan kebebasan masa depan mu.  Apabila kamu merendahkan diri, mengakui kesalahan dan meninggalkannya, maka kamu akan lepas dari jerat. 

Me:  Maksudnya ”tertawan”? Aku ga ngerti...

God: Kamu bisa <strong>tertawan dengan pikiran tertutup</strong>, ketidakmauan untuk diajar.  Mintalah pikiran yang mudah dibentuk dan terbuka kepadaKu.

Pikiran yang mudah terbuka adalah suatu pemberian yang berasal dari kasih karuniaKu, dan Aku dapat memberikan kepada mu dalam sekejap.  Dalam bidang-bidang kehidupan mu yang tertutup, kamu akan tetap tidak berbuah dan tidak produktif apabila kamu tidak mengijinkan Aku untuk mengubahmu... 

Me: Aku mau itu, Tuhan… 

God: When My promises say so, just receive it. Already given.  Read Lukas 24:45

Me:  *baca en ngucapin Lk 24:45*  
<em>Lalu Ia membuka pikiran mereka (aku), sehingga mereka (aku) mengerti Kitab Suci.</em>

God:  Aku akan <strong>memberi pengertian </strong>kepada kamu, tetapi sebatas apa yang Aku ingin kamu miliki, sebatas apa yang Aku kehendaki, sesuai dengan tempo-Ku, sesuai dengan kecepatan yang Aku kehendaki...

Me: Makasih Tuhan udah kasih pengertian buat aku.  Sekarang aku jadi bener-bener ngerti apa akar masalah dibalik semua kemarahanku... Now, what do I have to do next?

God:  Pertama, minta ampun, bertobat from this stinking attitude.  Tanamkan dalam dirimu bahwa apapun yang kamu perbuat, semua ada balasannya (tabur tuai).  Sesudah itu perlakukan sesamamu dengan hormat.  

Me:  Dengan hormat?  Maksudnya?

God:  Ketika kamu mengungkapkan pikiran-pikiranmu kepada orang lain, ingatlah beberapa hal ini:
- jangan menyimpang dari pokok pembicaran
- bijaksana dalam perkataan
- lihat sudut pandang orang lain
- <strong>bersedia untuk berkompromi &#038; berubah </strong>

Dan sebelum kamu terlibat dalam perselisihan pendapat, ingatlah hal-hal ini: 
1. apakah ada alasan logis untuk terlibat perselisihan?
2. apakah kedua pihak telah menjelaskan?
3. apakah kamu menyatakan dengan jelas apa yang diinginkan dan diperlukan?
4. apakah kamu mau berbicara &#038; berkompromi sampai mencapai cara penyelesaian yang disepakati bersama-sama?
5. dan, jagalah supaya tidak berlarut-larut 

<strong>Setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah.  Sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah </strong>(Yak 1:19-20)

<em>Dear Lord, help me to respond with wisdom and calmness or to keep quiet until my emotions are under better control. Thank You for not taking out anger upon me when You are upset with me. Thank You for loving me in spite of my imperfections and shortcomings. Thank You for Your willingness to forgive. In Jesus name, amen.</em>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/04/23/the-ugliest-moment/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>dipilih&#8230;dipilih&#8230;dipilih</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/04/02/184/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/04/02/184/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2009 04:24:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>personal</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/04/02/184/</guid>
		<description><![CDATA[suatu masa di belantara kemacetan kota jakarta...

<img src='/images/pksthamrinmacet.jpg' alt='' /> 

me yang lagi bete kejebak macet ngomel2 dalem ati

me: duh bosen neh macet mulu *mrengut kena macet*  nasib lah tinggal di jakarta... brangkat macet pulang macet...

then suddenly... Someone said...

God: mau ga macet? 

me:  *kaget dijawab Tuhan* iya, pengen tinggal di daerah yang ga ada macetnya... 

God: pindah ke papua sana engga macet...

me: haaaaaaa... papua?  enggaaaa maauuuuu!

God: katanya ga mau macet???

me: huehehehe...

aih lucu juga lagi bengong dibalik kaca bis, ngeluh sendirian dalem hati, eh tiba-tiba Tuhan bales ngomong:) 

mangkenye, biar dikate cuma ngomel dalem ati juga kudu ati-ati, didenger Tuhan trus dikabulin keinginannya (dipindahin ke papua biar ga macet) baru tau rasa kekekkeke...

emang sih kalo tinggal di jakarta, apalagi lagi jaman kampanye gini, pasti no escape dari macet... ya udah lah, bertahan aja, cuma ampe 9 april kan, abis itu back to normal... still macet sih, tapi at least udah less parah than before:)

by the way busway, speaking of kampanye, ini petikan hasil ngobrol sama temen abis pulang kuliah. kita bedua adalah cewe2 yang jujurnya ga terlalu interested ama politik...

my friend (MF): eh pemilu entar mo pilih siapa?

me: ga tau... kamu pilih siapa?

MF: pilih dosen kita aja. daripada ga tau milih siapa

me: o dia caleg ya? dari partai mana?

MF: ga tau, pokoknya warna partainya biru-biru gitu...

me: trus DPD atau DPR?

MF: eh beda ya?  emang bedanya apa?

me: ga tau juga sih HUAHAHAHA....

MF: eh partainya emang ada brapa?

me: ga tau juga... 

MF: banyak banget... *pusing* eh trus nyontreng nya gimana?

me: o jadi belom tau?

MF: belom *muka polos, padahal mahasiswa S2 hukum tapi ga tau cara ikut pemilu* 

me: hahahaha... untung prof HTN kita ga denger.... kalo sampe denger, waaa.... kita bikin malu dosen aja :D

MF: hahaha... iya nih malu2in aja....

me: ya udah besok googling aja lah belajar cara nyontreng, ada berapa partai, ada berapa kertas yang mesti diisi, siapa yang mesti dipilih...

MF: kalo udah dapet kasih tau ya

me: ok

oalah... pemilu uda tinggal minggu depan, segelintir mahasiswa masih pada EGP.  Tapi kita masih mending deh, masih berusaha nanya.  At least ada keinginan untuk cari tau.  Daripada golput kan lebih parah lagi.  Kalo golput kan artinya kita ga mau ambil bagian untuk change this country.  Itu artinya apatis, ga pedulian.  Gimana mau Indonesia berubah kalo kita ga mau ngelakuin apa-apa untuk ngedukung perubahan itu.  Expecting different things without doing anything.  So friends, jangan pada golput ya? Pake lah hak pilih kita to change this country.  Little things count loh...

oya inilah hasil research gue dari mbah google tentang tata cara contreng.  Kurang lebihnya mohon maap, namanya juga penelitian 2 menit:) 

Maap juga kalo bahasanya rada ngasal ato kurang resmi.  Bukan berarti gue ga hormat sama bahasa Indonesia dan tata cara perpolitikan di tanah air.  Sama sekali ga maksud gitu. Ini cuma bahasa sederhana sehari-hari supaya kita2 yang ga terlalu into politics bisa ngerti dan ga bikin kesalahan di bilik bambu eh bilik suara :)

FAQs from those yang pengen tau gimana cara contreng:

1. Emang ada berapa level sih yang mesti dipilih?
Ada 3, yaitu: DPR RI, DPRD, dan DPD

2. Jadi ada 3 surat suara?
Kenya gitu sih...

3. Apa bedanya ketiganya?
Hmmm... penelitian belom sampe situ:)
Sepertinya sih DPD pake foto, tapi DPR dan DPRD cuma nama aja ga pake foto
*please correct me if I'm mistaken*

4. Gimana cara contrengnya?
Kalo ga tau siapa orang yang mau dipilih, contreng aja partai-nya.  Artinya, kita berikan kebebasan sama partai untuk milih siapa orang yang dapet kursi.  Kalo kita contreng nama orangnya, artinya kita dukung orang itu supaya makin banyak suara buat dia biar bisa dapet kursi.

Kenapa gitu?
Karena katanya temen kuliah gue yang mantan anggota DPR, dulu orang partai yang dapet nomor urut gede (di atas nomor 3, 4, 5 dst) ga bakalan dapet kursi walopun partainya dapet banyak suara misalnya.  Yang dapet kursi paling nomor 1 dan 2 aja.  Jadi yang nomor urut 19 misalnya, yu dadah yu babai aja.  Ga bakalan dapet kursi.  Jadi sekarang, biar adil, yang dapet nomor belasan pun berhak dipilih oleh para voters. Jadi diapun berhak dapet kesempatan dipilih dan dapet kursi. Gituuuuuu.....

5.  Contrengnya dimana?
Di nomor boleh, setelah nama boleh.

Buat lebih jelasnya ini gambarnya:
<img src='/images/tandairesize.jpg' alt='' /> 


oke deh friends, selamat menyambut pesta demokrasi!]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/04/02/184/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>trust in Youuuuu&#8230;&#8230;</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/03/20/183/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/03/20/183/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2009 05:44:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>kerja kerja kerja</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/03/20/183/</guid>
		<description><![CDATA[	Brapa hari lalu gue dapet kerjaan bikin presentasi tentang dampak global crisis.  Intinya sih bos gue, sebagai auditor, pengen bikin analisis tentang hubungan antara global crisis dengan penerbitan obligasi.  Global crisis &#8211;> volatile rates &#8211;> increasing prices &#8211;> weakening purchasing price &#8211;> lower sales volume &#8211;> tight liquidity &#8211;> companies di Indonesia susah [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/03/20/183/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>first fruits</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/03/02/first-fruitssss/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/03/02/first-fruitssss/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2009 03:49:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>personal</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/03/02/first-fruitssss/</guid>
		<description><![CDATA[	Hai hai hai …
I’m back !
Langsung aja ya, gue mo kesaksian nih…
	Masih inget ga cerita tentang kado ultah dari Tuhan januari lalu?  Ini lanjutannya nih… 
	Kan Tuhan bilang kalo takaran taburan gue mesti naek tahun ini, karena kebutuhan tahun ini juga berbeda.  So, this year, starting last January, Tuhan minta gue dobelin tuh [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/03/02/first-fruitssss/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>dear boss(es)</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/02/18/dear-bosses/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/02/18/dear-bosses/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2009 02:56:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>personal</category>
	<category>kerja kerja kerja</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/02/18/dear-bosses/</guid>
		<description><![CDATA[	kapan ari gue baca artikel tentang tipe2 bos yang ada di dunia:)
karena terinspirasi so posting an kali ini gue mo cerita tentang my dear bosses 
dipilih in random, ngacak aja siapa yang keinget
dilarang protes  
	Ceritanya ini gue. A smart and beautiful staff *hehehe* yang lagi cerita-cerita
 
	Yang pertama keinget of course bos gue langsung. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/02/18/dear-bosses/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>the best of un-nyambung questions</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/02/18/the-best-of-un-nyambung-questions/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/02/18/the-best-of-un-nyambung-questions/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2009 02:13:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>personal</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/02/18/the-best-of-un-nyambung-questions/</guid>
		<description><![CDATA[	posting-an sebelomnya kan tentang bos-bos gue.
sekarang gue mo cerita tentang dosen-dosen gue.
setelah kuliah 1,5 tahun gue iseng bikin kompilasi pertanyaan2 aneh dan rada ga nyambung yang muncul di ruangan kelas:)
enjoy!
	excerpt dari hukum transportasi:
	Dosen: Jika ada satu kapal berbendera asing (negara A), pas sedang melintasi perbatasan negara B dan C, tiba-tiba datang perompak/pembajak dari kepulauan negara [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/02/18/the-best-of-un-nyambung-questions/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>get.tagged</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/02/16/gettagged/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/02/16/gettagged/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2009 05:48:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>personal</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/02/16/gettagged/</guid>
		<description><![CDATA[	Gue kena tag sama rio. Here you go, Sir.  I did my homework diligently:)
	“The rules are simple. Use google image to search the answers to the questions below. Then you must choose a picture in the first page of results, and post it as your answer. After that tag 7 people.”
	Question Satu
The age of [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/02/16/gettagged/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>throw your nets</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/01/19/throw-your-nets/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/01/19/throw-your-nets/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2009 06:50:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>personal</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/01/19/throw-your-nets/</guid>
		<description><![CDATA[Udah ah, daripada bersedih ria mengenang job offer, mendingan gue cerita2 tentang ulang taon hari Sabtu kemaren...

Hari itu ampe siang kuliah seperti biasa.  Trus sorenya sih harusnya ikutan usher di ibadah sabtu, tapi berhubung ada kuliah ampe sore jadinya ga bisa ikutan usher.  Cuma ikutan ibadah aja.  Trus pulangnya, bareng temen2 cell, makan-makan di salah satu resto *ga boleh sebut nama, ntar iklan lagi hehehe* Trus dikasih kado, tas kantor warna item dari charles &#038; keith.  Bagus deh, I really like it.  Mereka tau aja gue perlu tas kantor yang guede.  Biar bisa muat laptop n segala kertas-kertas A4 hehehe.  

N bagian yang paling berkesan adalah waktu my leader doain gue, ada bagian doanya yang emang bener2 berkesan buat gue.  Something about the breaker's annointing yang bener2 gue rinduin...Don't know when but I know someday I'm gonna get there... Trus something about berkat yang bilang "walaupun global crisis di sekelilingmu, krisis keuangan dunia di sekitarmu, engkau tidak akan tergoyahkan.  Walaupun yang lainnya boleh runtuh, boleh collapse, tapi engkau akan tetap teguh berdiri, bahkan menjadi berkat bagi sekelilingmu... Hingga semua orang boleh melihat, bahwa Tuhanmu adalah Tuhan yang hidup... dan mereka akan mengakui bahwa Tuhanmu benar-benar nyata bekerja dalam kehidupanmu..."  Hiii... sampe merinding gue waktu dengernya.. dan bahkan waktu gue nulis ini... 

Tapi on top of all, bagian yang paliiiiiiii...ng berkesan tentu aja kado dari Tuhan.  Pas bangun paginya, Tuhan kasih ayat ini:

<strong>Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan.</strong> (2 Kor 9:8)

My heart explodes.

Ga tau kenapa tapi rasanya explode aja pas baca "melimpahkan segala kasih karunia", trus "malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan"  Gileeeee... satu kasih karunia aja udah lebih dari cukup, apalagi SEGALA kasih karunia.  What else could I ask for???

Tapi ada satu bagian yang nge-ganjel.  Itu loh bagian "senantiasa berkecukupan".  Kok rasanya rada-rada aneh ya?  Meaning apa ya Lord?  Kecukupan menurut Tuhan itu apa ya? Kalo menurut bahasa Indonesia sih hidup cukup-cukupan itu hidup pas-pasan huehehe... Masa sih gitu artinya???  

So karena ga ngerti gue pendem aja pertanyaan itu di kepala gue.  Eh tau2nya pas ibadah sorenya, pas di tengah khotbah, senior pastor bilang "kita buka 2 Korintus 9:8..." Huaaaa... itu kan ayat yang gue ga ngerti tadi pagi.  Tuhan emang TOP BGT dah... tau aja gue pengen ada yang ngajarin arti ayat ini.

So, inilah penjelasan yang gue tangkep...

Allah menyediakan segala kasih karunia supaya kita senantiasa:
1. berkecukupan di dalam segala sesuatu
2. berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan

What is berkecukupan?  Di Lukas 6:38 dibilang: Berilah dan kamu akan diberi: <strong>suatu takaran yang baik</strong>, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu." 

Dalam bahasa Grika, takaran yang baik itu artinya cukup, sufficient, mapan, ga berkekurangan.  Cukup bukan berarti sekedar cukup makan doank.  Tapi cukup itu artinya cukup untuk menabur di pekerjaan Tuhan, di visi Tuhan, dan tentu aja visi di skala-nya Tuhan itu ukurannya gede-gedean.  

Di Lukas 6:38 ini, ada 4 level ukuran:
Level 1: takaran yang baik
Level 2: dipadatkan
Level 3: digoncang-goncang
Level 4: tumpah keluar

Ooooo....ada 4 level.  Berarti selama ini saya ada di level mana? Di level "belum cukup" or bahkan "ga cukup". Kenapa ga cukup?  Karena pemberian saya ga baik takarannya.  Kenapa saya nabur-nabur terus tapi ga kecukupan?  Karena takarannya salah sih.  

BUUUMMM!!! My brain explodes...

Untuk masuk ke level kecukupan, takarannya harus baik.  Makin tahun takaranmu harus makin naik.  Karena kebutuhan tiap tahun berbeda.  That's why level pemberian tahun lalu ga bisa sama dengan tahun ini.  
  
Gimana caranya tau takaran yang baik? Tanya Tuhan dulu.  Sebelum kasih offering.  Jangan diprogram.  Kan Tuhan udah taruh Roh Kudus di hati.  Tanya aja Roh Kudus.  Jangan dianggurin.  Roh Kudus akan kasih tau takaran yang baik.  Karena Roh Kudus tau berapa kamu perlu.  Berapa yang harus dituai.  Jadi Roh Kudus kasih tahu berapa yang harus ditabur.  Mau dapet panen 5 kuintal yang harus tau berapa banyak benih yang harus ditabur.  Kalo benihnya kurang, ya nanti tuaiannya/panennya ga nyampe 5 kuintal.  Mau dapet tuaian 40 juta ya ga bisa cuma nabur kecil-kecilan.  Orang gila namanya doing the same thing (as last year) tapi expecting different results (this year).

So, untuk bisa tau takaran yang baik itu tergantung pada:
1. apakah bisa denger suara Tuhan
2. apakah bisa taat setelah denger suara Tuhan itu

eng ing eng...

Kenapa harus taat? Kenapa begitu kita taati suara Tuhan, Tuhan langsung kerja?  Karena iman membuat Tuhan bergairah (faith excites God).  Karena iman menyenangkan hati Tuhan.  So, surga langsung bekerja.  

Mau contoh kalo Tuhan bekerja lewat ukuran?
1. "Throw your netS" 
Di versi bahasa Inggris Luk 5:4-6, Tuhan bilang ke Petrus "Throw your nets"  Liat Tuhan pake bentuk plural (nets), bukan singular (net).  Kenapa nets?  Karena kapasitas berkat Tuhan itu multiplied.  Tapi Petrus cuma pake kapasitas singular (net aja, bukan nets).  Akibatnya jala sobek.  Karena takarannya berkat Tuhan itu skala plural/multiplied, tapi Petrus ga ngikutin skalanya Tuhan.  Because of his disobedience, he lost the blessings.  Karena ga lempar nets, tuaiannya partial doang.  

WAAAA... another brain explosion...

2. "Radical obedience"
Di Yoh 2:1-11, para servant itu punya radical obedience.  Tau ga buyung-buyung isi aer itu seberapa banyaknya?  15 galon Bo! Bayangin nimba 15 galon.  Waktu gue nebeng minta aer di sumur tetangga waktu PAM mati, gue nimba satu ember besar aja setengah mati.  Tangan ampe perih banget kena tambang.  Ini 15 galon! Berarti kan mereka bener2 taat dan rajin banget.  Coba kalo mereka males-malesan.  Ga bakalan deh ada mujizat anggur.  Inget, delay is not allowed kalo udah janji sama Tuhan.  

So, kuncinya: pendengaran dan ketaatan yang sempurna.  Inget loh 2 Kor 10:8 "...bila ketaatan kamu telah menjadi sempurna."  Ketaatan sempurna itu artinya ketaatan yang ekstrim.  

<em>Obedience brings blessings. 

Ketaatan kunci pelipatgandaan.  

Your wealth ditentukan kamu sendiri di awal tahun 2009 ini.</em>

*Okay, Lord.  I get it.  Really get it. Thanks for this marvelous birthday gift... Love you, muah muah muah*   
  ]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/01/19/throw-your-nets/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>uuhuuuuu huhuhu&#8230;.</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/01/19/uuhuuuuu-huhuhu/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/01/19/uuhuuuuu-huhuhu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2009 05:11:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>personal</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/01/19/uuhuuuuu-huhuhu/</guid>
		<description><![CDATA[uuhuuuuu huhuhu.... 

beneran ga tau mo nulis judul apa

the title speaks for itself...

hari jumat sore kemaren ada telpon.  dari mantan bos yang udah pindah ke accounting firm lain.  dia nawarin job offer.  karena ada manager-nya, orang filipino, yang cabut ke another big four.  and guess what... dia nawarin gue untuk gantiin manager itu...

jreng jreng jreng... gue pikir ini birthday gift dari Tuhan...

but then... pas WPDA besok paginya... gue tanya Tuhan boleh ga terima job offer itu... And you know what apa jawaban Tuhan???

GA BOLEEEEEE....HHH 

*ada ayatnya, telak banget... tapi maap ya I'll have to keep it a secret between me and God*

huuuhuhhuuuuhuuuu... Tuhan bilang ga boleh...hiks... masa sih ga boleh Tuhan?  masa sih I have pass this great opportunity?  perasaan kerja di kantor ini bertaon-taon ga pernah dapet kesempatan sekeren ini... tapi begitu kesempatan itu dateng dari kantor laen... kok ga boleh pindah sih Tuhan???  huuuuuhuuuuhuuu....batal deh jadi manager... huhuhuhuhu... 

<img src='/images/imagesemoticon.jpg' alt='emoticon' /> 

*really speechless se-speechless speechless nya*

sibuk nengking cinta mamon :)
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/01/19/uuhuuuuu-huhuhu/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>about me</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/01/13/about-me/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/01/13/about-me/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 06:12:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>about me</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/01/13/about-me/</guid>
		<description><![CDATA[about me...

hmmm... rada aneh juga...udah blogging 4 tahun baru bikin posting 'about me' wekekek...

untuk memenuhi permintaan penggemar *cieee...emang ada???* gue akan disclose di sini siapa diri gue hihihi

let's start!

nama gue fenty. cewe tentunya *ya iyalah...* lahir taon 75. di jakarta.  tinggal di daerah jakarta utara.  cuma bedua ama papa tercinta.  punya abang co dan ade co dan dua2nya dah merit.  punya 2 ponakan, co juga dua2nya.  very very very cute.  they're parts of my greatest treasures.  apa lagi ya??? *unusual stuck mode on* 

now, about church.  gue ibadah di gereja apostolik di daerah sudirman.  Gedungnya tetanggaan sama gedung kantor gue.  Gue bersyukur banget bisa jadi bagian gereja ini.  No words can express how much I thank God for bringing me there.  Di sini gue temuin lagi kasih mula-mula sama Tuhan.  Di sini gue baru ngerti apa itu kasih karunia.   Baru di gereja ini gue bisa ngerti apa tujuan hidup gue, kenapa gue ada di dunia ini, bisa ketemu para leaders yang luar biasa, yang walopun pada super sibuk, tapi rela ngabisin waktu untuk nurture orang-orang yang ada di bawahnya. Untuk ngajar gue.  Untuk negor kesalahan gue.  Untuk terobos semua tembok2 yang jadi penghalang hubungan gue sama Tuhan.  Untuk invest waktu mereka buat ketemu gue.  Untuk invest uang mereka to show they care.  Untuk doain gue.  Untuk mencari tau apa yang salah dengan kekristenan gue sampe ga bisa dapet terobosan.  Untuk nuntun gue supaya pulih hubungan sama papa.  The most beautiful thing ever. Then life becomes so colorful.  Hidup jadi orang Kristen tuh ternyata exciting banget.  Penuh wonderful surprises.  I enjoy my life, my being, my family, my work, my study, and most of all, being His precious daughter... Thank you Lord for making them a wonderful path in my journey with You...

now, about work.  Gue kerja di public accounting firm, one of the big four.  Namanya? Jangan lah, entar kebaca sama bos gue HUAHAHAHAHA.....
Di kantor ini gue kebagian tugas ngurusin quality &#038; risk management.  Kerjaannya tiap hari ngurusin independence, conflicts, legal, risk, quality, compliance, pokoke gitu-gitu deh.  Basically dealing with standards, rules and regulations *u don't wanna hear about it, bikin pusing, trust me wekekek*

now, about school. gue lulusan sastra inggris tahun 98. dari UNPAD bandung.  Sekarang gue lagi ambil S2 Hukum Bisnis, di salah satu univ swasta di Jakarta.  Kenapa ambil hukum?  Karena ga ada angka-nya hehehe... Beneran. Serius.  I like words, not numbers.  Emang sih kalo dipaksain gue bisa aja sih mengerahkan segenap daya upaya dan konsentrasi untuk mantengin excel files lengkap dengan segala db, cr, jurnal kiri, formula, E = D x EIR, angka and #VALUE! yang bikin pale gue cekot cekot itu.  Tapi jujurnya sih it's not my passion.  En trus terang sampe sekarang gue masih wondering kenapa Tuhan masukin gue kerja di kantor akuntan.  Secara gue lulusan sastra inggris gitu... hehehe ga nyambung pisan ya??? Tapi begitulah Tuhan kita, He is God of the impossible kan :)

now, about spare time.  Dulu sih every weekend gue ngajar bahasa Inggris buat anak2 sekolah di salah satu lembaga kursus bahasa inggris di daerah Pramuka.  Tapi berhubung gue lagi fokus ama kuliah *biar cepet kelar*, gue brenti ngajar dulu.  Susah bagi waktunya soalnya. Tapi teaching has always been and is still my passion.  I'll go back teaching lah kalo lulus nanti *kangen whiteboard on*

now, about faves *hehe kaya friendster ga?* Fave food gue itu gado-gado.  Juga telor dadar. *ga penting banget seh* Ga suka santen. Apalagi yang kuning-kuning gitu kaya gulai, soto, opor, ugh no thanks but no thanks.  Ga suka makanan padang.  At all.  Really love fruits.  Bisa tahan 3 harian makan buah aja. Most of fruits yang biasa dibawa abang tukang sayur.  Loves rujak very much.  Tapi ga kuat pedes, apalagi cabe rawit *huaaaah* Fave movies itu semua film animasi kaya little mermaid, ice age, toy story dan sebangsanya.  Call me weird tapi nonton film kartun itu the most relaxing activity buat gue.  Paling ga suka film alien yang berlendir-lendir gitu.  Jijay aja liat binatang ileran maen pelem hehehe. Another fave thing is baca buku sambil tiduran.  That's why mata gue minus 4,5 *duh, bisa turun ga ya???*   

oya, speaking of minus.  Gue cewe yang setia berkacamata sejak kelas 1 SMA *penting ga sih di-disclose?* Ga pernah pake soft lens karena ga berani.  Beneran.  Paling takut masukin benda aneh bening berlendir itu ke mata.  Takut banget.  So I prefer glasses aja deh.  Tinggi 152 cm aja, berat 48 kg.  Wanna stay that way.  Really.  Bisa nurunin 10 kg itu susah banget tau hehehe.  Perlu pertobatan yang sungguh-sungguh hihihi... Really concerned about hidup sehat, sejak papa operasi jantung beberapa tahun lalu.  Paling anti sama cowo yang ga punya pengendalian diri sama makanannya, sama kesehatannya, sama tubuhnya.  Makan kaya' ga ada hari esok aja. Sok kebal nganggep dirinya bakalan terus sehat this way forever n semua makanan berlemak dilahap aja tanpa pengendalian diri.  Buat gue itu artinya ga menghargai tubuhnya yang adalah bait Allah.  Kalo bait Allah itu aja ga bisa dia hormati gimana dia mau hormati penciptaNya?  Kalo dia sama sekali ga peduli apa yang dia makan sekarang, gimana dia mau peduli his health later in his fifties and sixties? Most of my amangboru, amanguda, amangtua, tulang, dll end up berpenyakit jantung, darah tinggi, stroke, asam urat dan sebangsanya in their fifties.  Don't wanna continue that story in my lineage.  Enough is enough *apa seh :)*

Duh, kok jadi ngalor ngidul gini ?  Oke deh, enough for this time.  Ntar kalo ada yang keinget gue tambahin lagi hihihi]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/01/13/about-me/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>this is where you went wrong&#8230;</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/01/06/grace-is-enough-2/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/01/06/grace-is-enough-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2009 06:45:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>mengasihiMu</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/01/06/grace-is-enough-2/</guid>
		<description><![CDATA[Happy new year, friends!

How was your 2008?  Amazing lah pastinya... Tahun 2008 lalu itu bener2 berkesan buat gue.  Ga bisa diceritain disini semuanya, later lah diceritain. Tapi yang pastinya  di awal tahun ini Tuhan banyak bukain hal-hal baru yang ga pernah gue sangka sebelumnya...

Dan di awal tahun ini, pas WPDA, Tuhan cerita panjang lebar apa yang salah dengan kekristenan gue selama 8 tahun ini sejak gue lahir baru tahun 2000.  Pas lahir baru, ada banyak kesalahan mendasar yang terjadi sampai akhirnya gue end up leaving the old church.  And moved to a new church.  Dan di gereja baru ini, gue baru tau kalo gue tuh ga tau apa-apa.  At all.  So, gue pelan-pelan mulai dituntun/di-nurture sama para cell leaders, dan akhirnya ngalamin kasih mula-mula lagi *boleh baca lagi di postingan "This is how much I love you and I don't want anything in return..."  Dan sejak itu, kekristenan jadi a brand new world to me... kekristenan jadi begitu exciting...and I begin to enjoy being a Christian... sesuatu hal yang ga pernah gue rasain di gereja lama...

So this is the story...

2 Jan 2009

Tuhan kasih ayat ini sebagai kado tahun baru...

Secara itu jugalah Abraham percaya kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran. (Gal 3:6)
Jadi mereka yang hidup dari iman, merekalah yang diberkati bersama-sama dengan Abraham yang beriman itu. (Gal 3:9)
Jadi kamu lihat, bahwa mereka yang hidup dari iman, mereka itulah anak-anak Abraham. (Gal 3:7)
Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham, dan berhak menerima janji Allah.  (Gal 3:29)
... supaya oleh karena iman dalam Yesus Kristus janji itu diberikan kepada mereka yang percaya.  (Gal 3:22b)

Otomatis gue tanya, maksudnya apa yah Tuhan?
Abraham percaya (beriman) --> anak-anak Abraham = hidup dari iman --> iman dalam siapa? iman dalam Yesus Kristus --> diberkati bersama-sama --> berhak menerima janji Allah 

Oke Lord, You want to say kalo saya percaya, saya punya iman, then tahun ini saya berhak menerima janji Allah, begitu kan?  That sounds really wonderful, Lord, tapi boleh tanya dikit? Jelasin dong apa sih iman itu. Honestly nih, jujurnya sejak dulu kala 'iman' tuh suatu konsep di awang-awang buat saya... Heran ga tau kenapa ga ngerti-ngerti juga bertaon-taon, padahal sering banget denger khotbah tentang iman....

Dan malam itu juga dimulailah long journey,  suatu perjalanan belajar yang begitu dalem sampai akhirnya Tuhan bukain pikiran gue tentang what is iman.  Here it comes... Be blessed!

What is iman? "<strong>Pengakuan kekosongan dan ketakberdayaan, penyerahan dan penantian untuk mengijinkan Tuhan bekerja.  Ini merupakan perkara yang paling merendahkan diri -- menerima tempat kita sebagai pihak yang bergantung, yang tidak dapat mengklaim/memperoleh/melakukan apapun selain apa yang dianugerahkan oleh kasih karunia</strong>" (disalin dari tulisannya Andrew Murray dalam buku "Rendah Hati" karangan Peter Wagner - buku yang Tuhan tuntun untuk baca malem itu juga) 

Huaaaa.... ini lah satu-satunya definisi manusia yang bisa gue ngertiin.  Ga ada orang yang pernah bisa ngejelasin ke gua sejelas dan segamblang ini.

Ini versi bahasa gue:
--> mengaku tak berdaya --> sebegitu tak berdayanya sampai-sampai harus bergantung --> sebegitu bergantungnya sampai-sampai kita tak dapat memperoleh/melakukan apapun selain apa yang dikasih oleh kasih karunia/grace...

Dengan kata lain, ga bisa melakukan/memperoleh apa-apa tanpa iman.  In short, ga bisa hidup tanpa adanya iman.  Oh gitu ya, Tuhan.  Ayatnya mana Tuhan? Gue tanya lagi.  

Tuhan tuntun ke Gal 3:11b "Orang yang benar akan hidup oleh iman."  

Artinya apa Tuhan?  Artinya: percuma susah payah berusaha lakukan ini itu tanpa adanya iman.  Percuma, ga bakalan "hidup"  (hidup dalam arti sesungguhnya --> hidup yang 'hidup', full of joy, peace, enjoying being a living person, enjoying being me, ga pengen cepet mati hehehe...)

O gitu... Dengan kapasitas otak gue, gue berusaha mencerna.  Berarti, dengan kata lain, ga perlu susah payah make myself right before God.  Ga perlu susah payah bikin ini itu supaya 'benar' atau 'dibenarkan' di hadapan Allah.  Meaning: ga perlu bikin pelayanan hebat supaya dikenal Tuhan (remember di gereja lama --> gembala baru tertarik kalo kita bikin pelayanan hebat, kalo biasa-biasa aja ga bakalan pernah dikenal, apalagi jemaatnya ribuan). 

Bukan usaha sendiri.  Bukan trying to impress God with betapa banyaknya pelayanan yang telah saya lakukan (buletin, multimedia, penerjemah khotbah, seksi acara, pengurus pemuda, sekretaris panita, bendahara, seksi konsumsi, cari dana, penulis naskah drama, etc).  Semua pelayanan itu ga membuat saya 'benar' di hadapan Allah.  Saya tidak dibenarkan oleh karena pelayanan.  Semuanya itu legalistik!

Apa sih legalistik itu?  <strong>"Mengukur tingkah laku berdasarkan kepatuhan yang ketat atas seperangkat aturan, dengan penekanan pada apa yang tersurat ketimbang pada semangat dari aturan tersebut, disertai dengan penghukuman moral pada orang yang memilih untuk tidak mematuhinya." </strong>(balik ke buku Peter Wagner lagi)

Hiii... gue langsung serem. Sekaligus shock.  Ini kan gue...

I know that I know that God is dealing with my past... Kesalahan masa lalu yang ga pernah gue sadar.

I just realized this. Buat orang legalistik, tongkat pengukur yang dipakai adalah seberapa jauh kita bisa taat pada peraturan.  Semakin taat, semakin tinggi nilainya.  Semakin hebat rohaninya.  Lebih fokus pada peraturan tertulis dibanding alasan yang mendasari adanya peraturan tersebut.  Dan biasanya semakin besar persentase kepatuhan seseorang terhadap peraturan-peraturan tersebut, semaik besar rasa sombong rohaninya dan semakin besar pula celaannya/hukumannya terhadap orang yang tidak mematuhi peraturan tersebut. 

Bener banget!  Why I could say so? Because I was one of them.  I was also surrounded by legalistic people di gereja lama.  Bertaun-taun gue di-condemn sama temen sepelayanan sendiri.  They are making me feel that I was not as good as them kalo gue ga bisa memenuhi 'standar' mereka.  Tanpa sadar gue dibentuk oleh pemikiran bahwa patuh pada AD/ART kepengurusan itu mutlak *imagine how weird! ibadah pemuda aja bikin AD/ART! how legalistic...*  Harus ini harus itu.  Ga boleh ini ga boleh itu.  Kalo mereka ambil 5 pelayanan, maka merekalebih baik daripada gue yang cuma 3 pelayanan.  Kalo mereka lebih sering ikut rapat misalnya 5x sebulan, berarti mereka lebih rohani dari gue yang cuma dateng rapat 3x.  Kalo mereka ikut terus doa pengurus tiap minggu, mereka lebih baik dari gue yang cuma sebulan sekali.  Kalo 5 malem dalem seminggu mereka harus ke gereja after work karena urusan ini itu, mereka lebih 'setia' daripada gue yang cuma nongol hari Sabtu Minggu doang.  

Semuanya legalistik!  Berusaha setengah mati patuh pada peraturan tanpa menyadari untuk apa.  Tanpa menyadari untuk siapa sebenarnya semua itu dilakukan.  Untuk siapa? Untuk dilihat Tuhan?  Percuma kalo hatinya kering.   Percuma kalo ga ada kasih buat sesama.  Semuanya cuma jadi rutinitas, kering dan membosankan.  Akibatnya? Fed up. Muak. Lelah.

Siapa yang salah? Bukan salah siapa-siapa.  Yang salah adalah pola pikir yang mengidentifikasikan kekristenan sebagai pelayanan.  Totally wrong. Wrong thinking.  Kekristenan itu adalah hubungan.  Bangun hubungan.  Hubungan dengan siapa?  Pertama, hubungan dengan Tuhan.  Kedua, hubungan dengan sesama.  Percuma pelayanan sana sini kalo ga ada hubungan pribadi sama Tuhan.  Pelayanan jadi kering dan dangkal.  Cuma cape mondar-mandir sana sini tanpa tau persis untuk apa semuanya itu.  

Orang yang lahir baru jangan buru-buru disuruh pelayanan.  Orang yang baru bertobat itu harus kenal dulu siapa Tuhannya.  Bangun hubungan dulu sama Tuhan.  Kenali siapa Dia.  Apa yang telah Dia lakukan buat dirinya sebagai manusia berdosa.  Kenapa Tuhan lakukan apa yang Dia lakukan (mati disalib dan tebus dosa kita).  Kenali hatiNya. Alami kasihNya.  Rasakan pengorbananNya.  Sampai kita hancur hati dan remuk di hadapan salibNya, menyadari kita ga bisa apa-apa tanpa kasih karunia, kita akan cenderung jadi legalistik dan berusaha jadi Kristen menurut apa kata orang.  Kalo jadi Kristen harus begini, begini, begini, bla bla bla.  

Akibatnya?  Baru pelayanan dikit aja langsung nuntut banyak dari Tuhan.  Banyak orang Kristen yang kerjanya menuntut Tuhan terus: minta ini, minta itu, harus ini, harus itu, harus dapet apa yang aku mau. Karena merasa berhak nuntut.  Mentalnya berkati-berkati-berkati.  Kalo kena problem, yang dicari mujizat.  Hamba Tuhan yang bisa bikin mujizat dikejar ke mana-mana.  Yang dicari mujizatnya, pendetanya, bukan Yesusnya.  How sad, really sad...

Yang Tuhan mau kita bangun hubungan dulu dengan Dia.  Personally.  Intimately.  Dan begitu hubungan itu dibangun, kita ga akan pernah sama lagi.  Kita ga akan jadi anak yang super penuntut.  Kita ga akan trying to impress God with what we have/we do.  Justru sebaliknya.  Kita akan jadi semakin sadar we are nothing without God.  Sulit untuk jadi sombong di hadapan His grace.  Semua kebanggaan lenyap.  Udah bisa hidup aja udah bagus.  Apalagi ditebus dosanya.  Bisa diangkat masuk ke dalam keluarga Allah.  Bisa jadi ahli warisNya.  What an honor.  Semuanya only by grace...

Tanpa mengenal grace ini, kita akan terus bermental penuntut.  Atau sebaliknya.  Kita akan terus bertanya-tanya apakah kita sudah cukup layak di hadapanNya.  Boast about many works yang sebenernya lahir out of insecurities.  Condemn other people padahal sebenernya kitalah yang worthy of convictions.  We measured virtues only based on religion. Mengira bahwa theology is the thing that's saving us, while it is not.  The thing that's saving us is the very fact that we are redeemed by His blood...

Begitu kita bisa memahami betapa lebarnya dan panjangnya dan dalamnya dan tingginya kasih Kristus itu -- sekalipun ia melampaui segala pengetahuan -- maka kita akan merasa aman seaman-amannya.  Why? Karena grace (kasih karunia) itulah jaminan keselamatan kekal kita.  Dan jaminan kekal ini ga bisa dibeli dengan dengan perbuatan baik.  Ga bisa dibeli dengan apapun.

So, tanpa adanya grace (kasih karunia), kita adalah orang paling malang di dunia.  Why? Karena tanpa kasih karunia, kita akan terus wondering whether we're good enough to go to heaven... But because of grace, only by His blood, and only through His mercy... We are accepted... And we are forgiven...

Because His grace is enough...
More than enough...
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2009/01/06/grace-is-enough-2/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>what if it is true?</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/12/17/what-if-it-is-true/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/12/17/what-if-it-is-true/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2008 06:24:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>mengasihiMu</category>
	<category>WPDA</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/12/17/what-if-it-is-true/</guid>
		<description><![CDATA[This posting is dedicated to you yang lagi wondering benarkah Kristus itu anak Allah?  What if it is true?

Saya tulis ini untuk kamu.  Saya yakin kalau kamu sampai sebegitu tertariknya baca posting-an ini, luangkan waktu untuk visit blog ini, untuk baca tulisan ini, pasti semua ada apa-apanya... Bukan karena tulisan saya, bukan karena saya *you don't even know siapa yang nulis blog ini kan???*   Tapi karena roh kamu lagi gelisah mencari sesuatu, mencari tahu apakah kebenaran sejati itu, mencari tahu apakah kekristenan itu sebenarnya... 

Okay, let's start. Mungkin kamu nanya "who is Jesus?"  Siapa sih Yesus yang diceritain panjang lebar sama si penulis blog ini?

<em>Joh 14:6  Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. </em>

Yesus adalah jalan yang bisa membawa kita kepada Bapa.  Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan manusia.  Dia datang untuk MENCARI manusia.  That's why Kristen itu <strong>bukan </strong>agama. Kenapa Kristen bukan agama?  Karena <strong>agama </strong>itu artinya <strong>orang mencari Tuhan</strong>.  Tapi kekristenan tidak.  Karena dalam Kristen, <strong>Tuhan yang mencari manusia</strong>.  Tuhan datang dalam wujud manusia sebagai Yesus. 

Agama: dari bawah ke atas (manusia CARI Tuhan)
Kristen: dari atas ke bawah (Tuhan CARI manusia)

Jadi kekristenan bukan agama.

Karena agama mengajarkan berbuat baik, menjauhi dosa, beribadah tekun dsb supaya bisa ke surga.  Tapi kekristenan bukan seperti itu.  Berbuat baik itu emang baik, tapi merely doing good takkan pernah bisa membawa kita ke hidup kekal.  Memang berbuat baik itu juga diajarkan oleh Kristus (Mat 25:45b Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku).  Karena kalau kita berbuat baik pada sesama, kita telah melakukannya untuk Dia.  Tapi semuanya tidak berarti jika kita tidak mengakui bahwa Kristus adalah Anak Allah, yang diutus oleh Allah Bapa.  

<em>...Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.</em>  

Jadi inilah dasarnya.  Inilah intinya.  Mengakui Kristus baru jalan masuk ke dalam keluarga kerajaan Allah.  Tapi bukan berarti stop di situ aja.  Sesudah kita mengakui Kristus dengan hati dan mulut kita, the exciting journey has just begun.  Dari situ Tuhan akan mulai ajarin kita what is being a Christian.  Mengasihi sesama, berbuat baik pada sesama, menjadi garam dan terang bagi sekitar, jadi dampak bagi lingkungan sekitar, dsb.  Garis besarnya adalah HUBUNGAN.  Pertama, bangun hubungan dengan Tuhan.  Kedua, bangun hubungan dengan sesama. Dan semuanya itu ga bisa terbangun kalo kita ga tau apa yang menjadi dasarnya.  Yang melandasi, yang mendasari semua perbuatan baik itu.

Semuanya itu harus kembali dulu pada intinya:
Yesus Kristus adalah Tuhan.  Yesus Kristus selama-lamanya Tuhan...
Dan Yesus-lah satu-satunya jalan untuk kita sampai kepada Allah Bapa di surga...

<em>Joh 14:10  Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya. </em>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/12/17/what-if-it-is-true/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>grace is enough</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/12/17/grace-is-enough/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/12/17/grace-is-enough/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2008 05:50:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>mengasihiMu</category>
	<category>WPDA</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/12/17/grace-is-enough/</guid>
		<description><![CDATA[<em>Rabu 11 Desember </em>

Saya nanya...
Tuhan, sebenernya karya penebusan kayu salib itu atas inisiatif siapa?  Allah Bapa atau Kristus sendiri?

Tuhan jawab...
Joh 8:42  ... sebab Aku keluar dan datang dari Allah. Dan Aku datang <strong>bukan atas kehendak-Ku sendiri</strong>, melainkan Dialah yang mengutus Aku. 

Joh 10:18  Tidak seorangpun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. <strong>Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali</strong>. Inilah tugas yang Kuterima dari Bapa-Ku." 

Kristus datang karena kehendak Allah.  Inisiatif Allah sendiri.  Kristus datang, diutus, dengan satu tugas utama: memberikan nyawa-Nya menurut kehendakNya sendiri.  Ia punya kuasa untuk memberikan.  Ia juga punya kuasa untuk mengambilnya kembali.  Semua ada di tangan Dia.  Dia sebenarnya punya pilihan untuk tidak melakukannya (mati/memberikan nyawaNya).  But He still did it.  

Allah Bapa punya inisiatif --> utus AnakNya.
AnakNya masuk dalam dunia sebagai utusan --> dengan tugas yang diterima dari Bapa. 

Tapi tugas itu bukanlah suruhan seperti dari atasan ke bawahan yang tidak punya power/kuasa/kehendak.  Tugas itu disertai dengan kuasa untuk melakukan 2 hal sekaligus: (i) memberikan nyawaNya, dan (ii) mengambilnya kembali.  Jika Yesus mau, bisa saja Dia abaikan kuasa yang no (i) itu karena toh Dia juga punya kuasa no (ii) itu. 

Jika Yesus mau bisa saja Dia "skip" penderitaan kayu salib yang mengerikan itu.  Bisa saja Dia "pilih" mati dengan normal, misalnya.  Kenapa harus mati disiksa seperti itu jika ada pilihan lain yang lebih mudah/less painful???  Tapi jika Kristus mati secara normal, takkan pernah ada penebusan.  Takkan ada pertukaran.  Darah harus ditebus dengan darah.  Nyawa dengan nyawa.  Jadi darah (baca: nyawa) Yesus harus tertumpah untuk menebus kita orang berdosa.

Dari sini saya dapat suatu pelajaran berharga:
Dari sisi Bapa yang berinisiatif menyelamatkan anak-anakNya di dunia --> it's something LOGICAL.
Dari sisi Kristus sebagai Anak Allah yang rela dikorbankan --> it's something ILLOGICAL for human mind.

Kenapa illogical? Karena sulit dimengerti bagi manusia yang cenderung mementingkan diri sendiri. Yang sulit berkorban bagi orang lain.  Apalagi orang lain tidak tahu berterima kasih.  Something illogical inilah yang membuat saya semakin menyadari bahwa unconditional love itu memang ada.  Long before I know it. 

Dari sini Tuhan ajari bahwa unconditional love bukan sekedar lirik lagu yang meaningless, tapi bener-bener hidup, nyata, senyata-nyatanya.  Setelah sekian lama hidup di dunia ini, mata saya baru bener-bener terbuka tentang arti UNCONDITIONAL LOVE yang Yesus beri buat saya.  Makes me feel really special, really precious in His eyes.  I know that I know I will never look at my self the same again, NEVER... Hidup saya begitu berharganya sampai Yesus mati buat saya... 

<em>When I feel unworthy, so undeserving
But still I can come 
Just as I am
For I find Your love is free of conditions

So I will run to Your wide open arms
Where I am accepted 
And I am forgiven
Your grace is enough 
More than enough
Your grace is enough for me...</em>

"Grace is Enough" by Don Moen (album "I Believe There Is More")]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/12/17/grace-is-enough/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>at the Cross I bow my knees where Your blood was shed for me - part I</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/12/10/at-the-cross-i-bow-my-knees-where-your-blood-was-shed-for-me-part-i/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/12/10/at-the-cross-i-bow-my-knees-where-your-blood-was-shed-for-me-part-i/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2008 06:16:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>mengasihiMu</category>
	<category>WPDA</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/12/10/at-the-cross-i-bow-my-knees-where-your-blood-was-shed-for-me-part-i/</guid>
		<description><![CDATA[Friends, setelah mimpi tentang penyaliban Kristus itu, tiap hari Tuhan bukakan hal-hal baru selama WPDA (Waktu Pribadi Dengan Allah).  Hal-hal baru yang jadi begitu jelas dan nyata, sesuatu yang disingkapkan satu demi satu, sejalan dengan pertanyaan dan kapasitas pikiran saya untuk mencernanya... Mungkin Tuhan tahu it's all too overwhelming to be understood at once... So Roh Kudus ngajarin sedikit demi sedikit to make sure I really understand the power of the Cross...

Saya tulis kembali di sini buat kamu... siapapun kamu... yang bukan kebetulan baca blog ini...karena saya tahu firman Tuhan tak akan pernah kembali dengan sia-sia...
 
Jumat 5 Des

I keep on thinking why people don't want to come to the Cross &#038; salvation. Padahal it's free of charge.  Kenapa orang tidak mau terima sesuatu yang gratis, yang telah dibayar lunas oleh darah Kristus di kayu salib?  

Sabtu 6 Des

Dapet ayat ini...

Joh 3:19-21 Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat. 
Sebab barangsiapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu tidak nampak; 
tetapi barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah." 

Oooo ini jawabannya. Jawabannya: karena manusia masih menyukai dosa.  Mereka suka dosa, dan dosa dilakukan dalam kegelapan.  Jika mereka datang ke salib itu (yang adalah terang Kristus), maka dosa-dosanya akan ter-expose.  Tapi mereka yang telah mengaku dosa-dosanya, dengan berani akan datang ke salib itu karena mereka tidak lagi menyembunyikan apa-apa dalam kegelapan.  Tidak takut terekspos dosanya.  

Oooo, itu sebabnya dulu sebelom bertobat gue males ke gereja.  Rasanya ga nyaman denger lagu rohani. Pengennya langsung matiin aja lagu/radio rohani dan ganti sama lagu pop.  Itu karena gue masih menikmati dosa.  Masih dalam kegelapan.  Masih bersembunyi sama dosa jadi langsung "gerah" begitu bersentuhan dengan sesuatu yang "kudus".  Ga betah gaul sama anak-anak Kristen yang rajin persekutuan doa.  Ga nyambung ngobrol sama mereka.  Tapi sejak gue bertobat, gue jadi suka banget denger lagu rohani dan rasanya nyamaaa....n banget sama semua yang berhubungan dengan kasih Kristus...

Next question.  Ok, itu buat mereka yang masih menyukai gelimang dosa.  Bagaimana dengan orang yang hidupnya saleh, bersih, jauh dari dosa, selalu berbuat baik? Kan ada juga orang-orang yang belum percaya yang hidupnya bersih jujur dan stay away from the so-called sins?

Dijawab di WPDA besoknya...
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/12/10/at-the-cross-i-bow-my-knees-where-your-blood-was-shed-for-me-part-i/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>at the Cross I bow my knees where Your blood was shed for me - part II</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/12/10/at-the-cross-i-bow-my-knees-where-your-blood-was-shed-for-me-part-ii/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/12/10/at-the-cross-i-bow-my-knees-where-your-blood-was-shed-for-me-part-ii/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2008 06:03:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>mengasihiMu</category>
	<category>WPDA</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/12/10/at-the-cross-i-bow-my-knees-where-your-blood-was-shed-for-me-part-ii/</guid>
		<description><![CDATA[Minggu 7 Desember 

Jika pengampunan dan keselamatan dari Kristus itu free of charge, mengapa orang-orang yang belum percaya itu tidak mau datang kepada Kristus?  Padahal di kitab suci mereka pun telah disebutkan mengenai Kristus/Isa? Itu kan berarti a sure sign that He's for real.  He's known. Even their holy books say so. 

Joh 5:39  Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku, 
Joh 5:40  namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu. 

Ini jawabannya.  Jawabannya: karena mereka mengambil pilihan untuk <strong>tidak datang</strong>.  Tuhanku Yesus Kristus telah memberi kesaksian tentang diriNya.  They have the knowledge.  But it's just their choice not to come.  Bukan karena Kristus tidak mau reveal Himself.  The news is too good to be kept hidden.  But they choose to ignore the good news...

The next question: "Trus Tuhan, bagaimana supaya mereka mau datang? "

Senin 8 Desember 

Joh 6:44  Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia <strong>tidak ditarik oleh Bapa </strong>yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman. 
Joh 6:65  Lalu Ia berkata: "Sebab itu telah Kukatakan kepadamu: Tidak ada seorangpun dapat datang kepada-Ku, kalau <strong>Bapa tidak mengaruniakannya </strong>kepadanya." 

Mengapa mereka tidak mau datang?  Ini jawabannya:
- Karena mereka tidak bisa datang <strong>jika tidak ditarik </strong>oleh Bapa
- Karena <strong>Bapa tidak mengaruniakannya </strong>kepadanya.

Hmmm. Berarti betapapun kerasnya usaha kita untuk membawa mereka kepada Kristus, tidak akan bisa.  Semuanya hanya dari Bapa.  Hanya kasih karunia Bapa saja yang bisa menarik mereka.  Ga bisa didorong-dorong, ga bisa disuruh-suruh.  

Yang bisa kita lakukan hanyalah membawa kasih Kristus itu dalam diri kita, perbuatan kita, kata-kata kita, pertolongan/bantuan kita dalam hidup mereka.  Tugas kita sebatas introduce.  The rest is beyond our ability.  Karena selanjutnya, yang bisa bawa hati mereka tertarik kepada Kristus, yang bisa sentuh dan jamah hati mereka, lembutkan hati mereka, insafkan mereka akan dosa, kebenaran dan penghakiman, <strong>bukan </strong>kita.  Hanya Bapa yang bisa.  Hanya karunia Bapa saja.  

Kita (manusia) --> sebatas jadi cerminan kasih Bapa (karena mereka ga punya channel/relationship dengan Bapa, so the only channel dan the only real living thing they can see is us).
Bapa di surga --> the only power yang bisa berikan kasih karunia penyelamatan dan hidup kekal.
Kristus --> jembatan yang menghubungkan keterpisahan kita melalui karya penebusanNya di kayu salib. Hingga kita yang tadinya terpisah dari Allah karena dosa-dosa kita bisa punya jalan masuk kepada Bapa.
Roh Kudus --> Roh Tuhan yang diberikan yang diberikan untuk tinggal di dalam kita setelah Kristus mati, dibangkitkan dan naik ke sorga.  Kristus harus mati supaya Roh Kudus bisa turun dan tinggal dalam kita. 

Inilah skenario teragung yang pernah ada di atas bumi ini, even di seluruh jagat raya.  Manusia terpisah dari Allah karena dosa.  Betapapun usaha manusia berbuat baik (pergi ibadah, sedekah, dll) tidak akan pernah bisa membawa kita ke surga.  Karena upah dosa adalah maut.  Tapi Bapa yang begitu besar kasihNya kepada ciptaanNya itu memberikan anakNya untuk lahir menjadi manusia.  

Mengapa harus jadi manusia? Karena yang berdosa itu manusia.  Jadi yang menjadi pertukaran untuk manusia berdosa itu (yaitu kita) <strong>harus </strong>berupa wujud manusia juga.  Harus equal.  Harus setara.  Kita ga bisa menebus emas dengan bebek misalnya.  Atau berlian dengan kue cucur. Yang ditebus harus sama harganya dengan yang menebus. 

Jadi Kristus, yang adalah AnakNya, harus turun derajat jadi manusia.  Supaya pertukarannya impas.  Manusia = manusia.  Jadi korban darah Kristus di kayu salib bisa diterima oleh Allah Bapa di surga.  

Satu Anak Manusia bisa menebus seluruh umat manusia.  Kenapa Satu bisa menebus semua?  Kan satu tidak equal dengan miliaran? Bagaimana harga satu Anak Manusia setimpal dengan seluruh umat manusia di dunia?  Jawabannya sederhana.  Karena yang Satu itu sangaaaaa....t berharga.  Yang Satu itu yang paling terkasih...

Bagi seorang bapak di dunia, satu anaknya jauh lebih berarti dari seribu anak lain di dunia.  Ga ada yang bisa gantiin harga anaknya sendiri, walaupun mungkin ribuan anak lain lebih tampan/cantik, lebih hebat, lebih pintar, dan lebih-lebih lainnya.  Ga ada anak lain manapun di dunia yang se-berharga anaknya sendiri. 

Begitu juga Bapa di surga.  Pengorbanan anakNya di kayu salib, kematian AnakNya yang mengorbankan nyawaNya dan darahNya, begitu berharga... Jauuuuuuh lebih berharga dari apapun juga.  Dan darahNya itu ditukar dengan keselamatan bagi seluruh isi dunia, termasuk kamu yang lagi baca blog ini...

Sayangnya tidak semua manusia menyadari ini.  Masih banyak saudara-saudara kita di luar sana yang belum bisa memahami betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus itu bagi mereka... Every second thousands of souls terhilang ke neraka, karena mereka belum menerima jalan masuk itu... 

Sebenarnya semuanya sudah tersedia bagi mereka, free of charge, gratis, cuma-cuma... Asal saja mereka mau menerima Kristus sebagai juru selamat mereka.  Tapi, sekali lagi, semuanya terpulang kepada mereka sendiri.  Apakah mereka mau? As simple as that. 

Jika mereka mau, maka Allah Bapa bisa mengaruniakan jalan masuk itu kepada mereka.  Dan sebelum itu terjadi, perlu ada kerjasama dari kita sebagai orang percaya.  Kita harus jadi duta dulu bagi mereka.  Namanya aja duta, ya kita jadi representasi Allah di bumi.  We represent our Father in heaven.  Kitalah yang bawa berita itu ke mereka.  Selebihnya, biarkan Allah Bapa bekerja melalui Roh Kudus dalam hati mereka. 

Karena...

TANPA TUHAN KITA TIDAK MAMPU
TANPA KITA TUHAN TIDAK MAU...
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/12/10/at-the-cross-i-bow-my-knees-where-your-blood-was-shed-for-me-part-ii/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>this is how much I love you&#8230; and I don&#8217;t want anything in return&#8230;</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/12/04/this-is-how-much-i-love-you/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/12/04/this-is-how-much-i-love-you/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2008 07:59:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>mengasihiMu</category>
	<category>WPDA</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/12/04/this-is-how-much-i-love-you/</guid>
		<description><![CDATA[Friends, kemaren malem gue mimpi... mimpinya sediiii....h sekali... 

Biasanya sih gue kalo tidur tuh jarang mimpi... tapi kemaren malem entah kenapa gue mimpi...

tentang Tuhan Yesusku...

yang disalib... 

Mimpi itu sedih sekali...Ditunjukin gimana tangan manusia kalo disalib... trus kaki yang ditumpuk trus dipaku berbarengan... sedih sekali... ga tau gimana cara ngungkapinnya... bikin dada gue sesak dan ga tau lagi mau nangis apa jerit...

Trus paginya pas setel musik, yang kesetel tuh lagu "Worthy Is The Lamb"-nya Hillsong...Gue langsung pengen nangis lagi... padahal gue bukan lagi doa, tapi lagi ngeringin rambut sembari dandan...

Gue ga pernah lupa pertama kali gue hancur hati abis2an waktu tau Yesus mati buat gue. For me. Personally.  Waktu itu lagi ada kelas KAYAP (Kenali Apa Yang Anda Percayai/Know What You Believe) di gereja.  Ini kelas permulaan buat calon-calon jemaat baru di gereja.  Trus ada pemasangan potongan film Passion of Christ.  Trus waktu adegan Yesus dicambuk pake cambuk bercabang, pas dicambuk, kepala Yesus kesamping, trus wajahnya dekeeeee....t ke kamera, mataNya bengkak, darah ngucur dari kepala... trus gue inget banget mataNya mandang ke gue, kesakitan, tapi dengan penuh kasih mandang ke gue... dan Dia bilang...

<em>...this is how much I love You...
and I don't want anything in return...</em>

Hati gue robek abis-abisan... Belom pernah gue liat ada orang yang rela disiksa sampe mati begitu buat gue... Padahal gue ga bisa kasih apa-apa buat Dia...

Sepanjang film itu, kata-kata itu terus terusan kedengeran kenceng di kuping gue:

<em>...this is how much I love You...
and I don't want anything in return...</em>

I don't want anything in return...

I don't want anything in return...

Rasanya hati gue meledak sama tangisan.  Kalo ga malu waktu itu, mungkin gue udah nangis kenceng bangeee...t di gereja.  Gue terharu banget sama kalimat "I don't want anything in return..." Soalnya selama ini gue sering kepahitan sama orang laen, terutama cowo... Yang gue tau kalo cowo bilang "I love you" ama gue, pasti ada maunya... Pasti he wants anything in return.  Semua cewe pasti tau, ga ada cowo yang rela "berbaik-baik" sama kita kalo mereka ga pengen apa-apa... Pasti ada pamrihnya... Semua cowo kalo berkorban buat kita pasti pengen "ambil" sesuatu dari kita... Bener kan girls?

Tapi Tuhan Yesus lain. Waktu Dia natap mata gue dan bilang "This is how much I love you... and I don't want anything in return..." gue tau it's for real.  Dia tau Dia ga minta apa-apa dari gue.  Not my body, not my money, not my reputation, not anything.  Dia lakukan itu semua purely karena kasih.  Dan Dia tau gue ga bisa berbuat apa-apa yang setimpal sama pengorbananNya...

Hati gue bener-bener ancur dengernya.  Ga pernah ada cowo yang rela lakukan itu buat gue.  But He did. Disiksa sampe mati, and there's no guarantee saya sebagai manusia akan nerima cintaNya... Dia ga pernah maksa... Dia kasih kehendak bebas... Tapi semuanya udah dibayar lunas... in advance... tinggal semuanya terserah saya... apa saya mau terima uluran kasihNya yang tanpa syarat itu... atau menganggap sepi semua pengorbananNya...

Saya ga tau kenapa malem itu Tuhan kasih saya mimpi itu... Apa karena sebentar lagi Natal?  Untuk ngingetin gue apa artinya Kristus lahir ke dunia?  Atau karena sebentar lagi gue ultah ke 34, dan akhir tahun ini gue ninggalin umur 33 yang penuh kesan ini???

Maybe...

And I remember salah satu email paling berkesan dalam hidup gue.  Ini gue copy paste di sini... untuk ingetin... what terrible things He had gone through... just for you (and for me also)... di akhir tahun ini...
 
At the age of 33, Jesus was condemned to death penalty.

<img src='/images/deathofjesus0101.gif' alt='jesusdeath01' /> 

That was then the “worst” death. Only the worst criminals could die like Jesus. And with Jesus things were worst, because not all the criminals condemned to death could receive nails on their hands and feet.

<img src='/images/deathofjesus0103.gif' alt='' /> 

Of course, nails… Big nails! Each was 15 a 20 cm long, with a point of 6 cm. Another point was sharp. 

The nails were craved into the pulses, and not into the palms, as we are used to hear. In the pulse, there’s a tendon which extends till the shoulder, and when the nails were being hammered, that tendon broke, obliging Jesus to reinforce all the muscles of his back, so that he could breath as He was loosing all the air from his lungs. 

<img src='/images/deathofjesus0104.jpg' alt='jesusdeath03' /> 

In this way, He was forced to support Himself onto the nail craved in his feet, which was bigger than those craved into his pulses, for both feet were craved together. And, as his feet could not endure for long time without tearing, Jesus was forced to alternate that “cycle” so that He could breathe. 

Jesus endured that reality over 3 hours. Yes, over 3 hours! Long time, isn’t it? Few minutes before He died, Jesus was not bleeding anymore. He was simply pouring water from his cuts and holes.

When we imagine Him injured, we only picture Him with injuries, but it is not enough; His wounds were true holes, made in his body. 

<img src='/images/deathofjesus0108.jpg' alt='jesusdeath04' /> 

He had no more blood to bleed, He only poured water. Human body is composed by near 3.5 litres of blood (for adult). 

Jesus poured all 3.5 litres of his blood; He had three nails hammered into his members; a crown of thorns on his head and, beyond that, a Roman soldier who nailed a spear into his chest. 

All these without mentioning the humiliation He passed after carrying his own cross for almost 2 kilometres, while the crowd spat on his face and throwed stones (the cross was almost 30 kg of weight, only for its higher part, where his hands were nailed).

<img src='/images/deathofjesus0109.gif' alt='jesusdeath05' /> 

Jesus had to pass all this experience, so that you can have free access to God. So that my sins and your sins could be “washed”. All of them, with no exception! Don’t ignore this situation. HE DIED FOR YOU! For you, who now read this in this site. Do not believe that He only died for others (those who go to the church or for pastors, bishops, etc).

He died for you! It is easy to pass jokes or foolish photos by e-mail, but when it comes to God, sometimes you feel ashamed to forward to others because you are worried on what they may think about your moral. 

Accept the reality, the truth that JESUS IS THE ONLY SALVATION FOR THE WORLD.. 

God has plans for you, show all your friends what He experienced to save you.. 

60 seconds with God…

During 60 seconds, leave whatsoever your doing and seize this opportunity!  Say this with all your heart... It's ok crying... It doesn't mean you're weak or sissy... You're crying because the Holy Spirit is working in your heart now...

Jesus, I know You are God and Savior.  You are the Son of God.  You died on the cross and rose up from death on the third day.  You died so that I can live.  Your blood has covered all my sins and shame.  I invite You to come into my heart, Lord.  I accept You as my God, my Lord and my Savior.  I confess all my sins now... (mention your sins... all of them... Holy Spirit will lead you...) I know if I accept You as my Savior, I will have an eternal life in heaven with You.  From now on, I am a new creation, and You are here in my heart.. Amen.

If you have just prayed this prayer, congratulations! You are now forgiven and you have a blessed assurance that You will meet Jesus in heaven... 

KARENA BEGITU BESAR KASIH ALLAH AKAN DUNIA INI MAKA DIBERIKANNYA ANAKNYA YANG TUNGGAL SUPAYA SEMUA ORANG YANG PERCAYA TIDAK BINASA MELAINKAN BEROLEH HIDUP YANG KEKAL (YOH 3:16)

]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/12/04/this-is-how-much-i-love-you/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>campur sari</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/11/11/campur-sari/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/11/11/campur-sari/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2008 06:20:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>personal</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/11/11/campur-sari/</guid>
		<description><![CDATA[brapa hari lalu gue iseng nonton tipi pas ada orkestra nyanyiin lagu daerah, judulnya ampar-ampar pisang kalo ga salah...

<em>Ampar-ampar pisang
Pisangku balum masak
Masak sabigi, dihurung bari-bari 2x
Masak sabigi, dihurung bari-bari 2x

Manggalepak, manggalepok
Patah kayu bengkok
Bengkok dimakan api,
apinya kakurupan
Bengkok dimakan api,
apinya kakurupan
Nang mana batis kutung, dikitip bidawang 2x</em>

dicontek dari "http://id.wikibooks.org/wiki/Ampar-Ampar_Pisang"

Kenapa gue niat banget googling n copy paste dari wiki segala? Karena pas nonton itu, gue dengan "iseng"nya protes sama bokap gue di samping:

Me : *after thoughtfully trying to mencerna isi lagu, a typical me yang hobi mikir* <strong>Pa, lagu ini sebenernya nyeritain apa sih?</strong>

Bokap: *mata ga beranjak dari koran* <strong>Hmmm... apa?</strong>

Me: <strong>Ini lagu. Tuh denger deh Pa.  Sebenernya dia pengen ceritain apa sih? Pisangnya belom mateng? Trus berhari-hari belom mateng juga?  Trus tiba-tiba kok cerita mangga? Dia tukang buah ya?  Kok tiba-tiba ada mangga?  Emang ada mangga namanya mangga lepok? Mangga apaan tuh?  Eh yang bengkok itu mangganya apa kayunya? Eh trus dimakan api tuh... Eh kok apinya kesurupan? Eh salah cangcurupan... Apa sih cangcurupan... *puzzled*</strong>

Bokap: <strong>Pizzang apa belum matang? </strong> *ga nyambung karena lagi liat jadwal bola di koran* <strong>Itu mangga zudah dipotong di kulkazzz....</strong>*btw bokap gue baek banget, tiap hari ngupasin mangga buat gue n dipotong2 dgn manis ditaruh di kulkas, always ready to eat tiap gue pulang kantor*

Me: <strong>Uuuuh...</strong> *Uuuuh Papa apaan sih, nanya apa dijawab apa*

Bokap: *still reading his sport news*

Me: *ngacir ke kulkas ambil mangga* nyam nyam nyam...

Tau ga napa gue tiba-tiba bikin posting tentang lagu daerah?  Soale gue lagi suka sama satu lagu rohani... n lagu itu pake bahasa batak! Bukan dari buku ende, loh... tapi dari CD-nya Sari Simorangkir...

<em>Dang alani hagogoanki
Boi ahu mardalan di ngolungku
aut unang Ho na dilambungki
tung so boi ahu songonon

Hodo hagogoon manungkoli ahu

hubereng bohim laos martangiang ahu
mangido pangurupion diahu
sai tiop tangan hu sai togu ma ahu
ai Ho do Tuhan pargogo di ahu</em>

ini versi Indonesia-nya:

<em>Bukan dengan kekuatanku
Ku dapat jalani hidupku
Tanpa Tuhan di sampingku
Ku tak mampu sendiri 

Engkaulah kuatku yang menopangku

Kupandang wajahMu dan berseru
Pertolonganku datang dariMu
Peganglah tanganku, jangan lepaskan
Kaulah harapan dalam hidupku</em>

Entah kenapa gue pengen belajar bahasa Batak gara-gara denger lagu ini.  Selama ini pengetahuan bhs batak gue tuh bener-bener pre-basic. Eh salah pre-pre-pre basic kaleee... Tapi kok bisa ya lagu ini bikin gue tertarik? Lumayan lah dapet brapa vocab. Kayanya gogo itu identik dengan kekuatan/harapan.  So the root is gogo.  Pargogoon itu derivative dari gogo, sebagai noun mungkin after possesive pronoun.    Trus ada juga bentukan lainnya yaitu pargogo. Ga jelas jadi verb atau noun *I'll think about it later* :)

Speaking of batak, gue mo bikin pengumuman kalo gue baru menemukan "rahasia" besar gimana bikin sayur singkong tumbuk ala lapo dengan cepat! Penasaran kan?

Ini resepnya:  

SAYUR DAUN SINGKONG TUMBUK versi kilat

1 bks santan cair (gue pake Kara 200 ml, campur air segelas)
2 batang sere (keprok pake ulekan)
1 lembar daun kunyit (klo ga ada gapapa)
4 iket daun singkong muda
150 gr tekokak (terong kecil-kecil) 

Bumbu halus: 
2 cm kunyit
1 cm jahe
2 cm lengkuas
8 butir bawang merah
6 cabai merah (kurangin kalo ga suka pedes)
garem 

Cara Bikin: 
Masak santan cair sama bumbu halus. Masukin sere, daun kunyit
Tumbuk *baca: blender* halus daun singkong. 
Cepet masukin daun singkong dan tekokak ke dalem santan berbumbu yang mendidih. 
Masak setengah matang. 
Masukin santan kentel *baca: kara murni tanpa campuran air*. 
Didihin, kecilin api.
Masak ampe mateng sambil diaduk supaya santan ga pecah. Setelah santan berminyak gitu, angkat, makan...

Paling enak dicampur sama teri kacang medan ->slurp! <-

Dulu gue suka males bantuin mama bikin sayur ini, soalnya lamaaaa, Bo! Numbuk singkong nya setengah mati, mesti alus lagi... Tapi sekarang gue nemuin teknik baru! It's called the "PULSE" button.  Masukin daon singkongnya, sedikit2 aja, sejumput dua jumput, ke dalem gelas blender yang buat daging. Inget yang buat daging (gelas kecil), bukan yang buah (gelas besar). Trus jangan pencet tombol speed 1 ato 2, tapi pencet tombol PULSE. Pencet berkali2 (otomatis brenti tiap 1 detik).  Akibatnya tuh daon jadi kaya abis ketumbuk ulekan, instead of being cair kaya jus... Gampang kan? Hemat waktu deh... Tapi mesti cepet loh, jangan ditinggal bikin ikan arsik mas apalagi nani ura segala :) Karena daon singkong ini mesti cepet dimasak, kalo kelamaan nanti jadi bau...

Oiya, foto menyusul ya... Lupa dipotret karena dah keburu abis dimakan si papa *wekekek*

btw ntar gue lanjutin lagi acara masak memasak, next posting-an tentang bikin ikan arsik, lengkap dengan penjelasan dan gambar apa itu tekokak, rimbung, kincung, rias, lokio bawang batak dan sejenisnya....

PS: buat kamu yang orang kalimantan jangan marah ya soal lagu ampar2 pisang tadi... asli gue ga ngerti isi lagu itu... kalo kamu orang kalimantan tulisin dong artinya di kolom comments... peace! indonesia bersatu hehehe...


]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/11/11/campur-sari/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>help dong&#8230;</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/10/24/help-dong/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/10/24/help-dong/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Oct 2008 10:18:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Uncategorized</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/10/24/help-dong/</guid>
		<description><![CDATA[	help !
	adakah yang tau gimana caranya ngubah warna font di posting-an ini? Maksudnya font color-nya engga cuma item doang, tapi bisa ganti biru merah ijo dll
	Abisnya di sini ga ada color palette nih&#8230;
	Trus gimana ya caranya upload lagu atau video di sini?
	Duh blogsome kok susah ya mau ini itu?
	Apa gue import ke wordpress ato blogspot [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/10/24/help-dong/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>bergembira dalam pekerjaannya - part II</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/10/24/bergembira-dalam-pekerjaannya-part-ii/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/10/24/bergembira-dalam-pekerjaannya-part-ii/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Oct 2008 10:07:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>kerja kerja kerja</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/10/24/bergembira-dalam-pekerjaannya-part-ii/</guid>
		<description><![CDATA[Friends, ini lanjutan posting sebelumnya (“bergembira dalam pekerjaannya”).  

Gini nih, waktu itu kan gue dengan “sukarela” ngebantu kerjaan si bos itu (gue bilang sukarela karena itu truly kerja bakti, meaning gue ga nge-charge overtime, gue ga nge-charge di job code, gue ga nge-charge meals and other expenses, bahkan gue ga nge-charge ongkos taxi sama sekali, which is ratusan ribu from sudirman to semper).  Emang sih lembur itu mahal sekali (habis waktu, habis tenaga, habis duit bayar taksi) *hiks*  

Tapi gue bilang ama Tuhan, inget loh Tuhan apa yang saya lakukan ini.  I did it just because I want to help them. Aku mau praktek mengasihi orang lain tanpa pamrih.  Aku mau belajar mengasihi orang dengan tulus, tanpa embel-embel ini itu.  FirmanMu bilang aku harus mengasihi sesama.  Karena duniaku dan jam-jam hidupku habis di kantor, maka aku pilih mulai mengasihi orang-orang di kantor.  Aku ga mau mulai jauh-jauh pilih anak kelaparan di Uganda atau Ethiopia.  Too far. Aku mau mulai praktek mengasihi mulai dari lingkungan terdekat. Dan bentuk kasih yang ku pilih adalah dengan membantu pekerjaan dengan tulus... dengan apa yang kupunya...with the little I have...

Tapi Tuhan emang luar biasa.  Apa yang gue tabur itu Tuhan lipat gandakan.  Emang sih yang gue tabur itu “cuma” berupa kehilangan ratusan ribu rupiah untuk jam lembur, ongkos taksi dan meals, tapi tuaiannya berlipat ganda.  

Cuma dalam sebulan setelah itu, favor of God mulai berdatangan.  Tiga hari sesudah itu tiba-tiba gue terima order terjemahan 300an halaman dari satu majalah anak-anak.  Ordernya cukup lumayan jumlahnya, dengan pekerjaan yang tidak terlalu sulit, deadline ga terlalu mepet, dan bisa dikerjain pas libur Lebaran.  Lumayan menghasilkan lah.  Trus bulan itu juga gue naek gaji, plus THR, plus bonus sebulan gaji! Intinya selama bulan September itu gue terima gaji 3x, plus extra “gajian” dari honor sebagai freelance translator.  Bener-bener luar biasa…

Rasanya seneee…ng banget bisa dapet favor kaya’ gini.  Firman Tuhan itu bener-bener nyata bekerja kalo kita berusaha mentaatinya.  Emang sih waktu ngejalanin-nya tuh susah banget.  Harus kasih buah sulung, perpuluhan, persembahan khusus, pembangunan rumah Tuhan, nabur ini, nabur itu, uahhh! Kadang-kadang gue suka nanya “Duh Tuhan, kapan sih bisa berhenti nabur terus?”  Tapi dengan telak Tuhan jawab…

<em>“Selama bumi masih ada, takkan berhenti-henti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam." (Kej 8:22)</em>

Walah… artinya seumur hidup dong Tuhan? 

“Iya, karena hukum tabur-tuai itu akan terus ada selama bumi masih ada.  Dan hukum itu takkan gagal.  Apa yang kau tabur, itu yang kau tuai.  Jika kau menabur kebaikan, kau akan menerima kebaikan.  Kau menabur benih, kau menuai buah.  Tapi selama menanti tuaian, jaga selalu sikap hatimu.  Jangan merengut, menggerutu, mengeluh, merengek kapan dapat hasilnya.  Berilah waktu untuk benih untuk tertanam, merambatkan akarnya sampai ke bawah, menguatkan dirinya.  Memang proses ini perlu waktu, dan kau takkan lihat apa-apa di permukaan tanah.  Tapi begitu proses pertumbuhan akar telah sempurna dan kuat adanya, maka benih itu akan bertumbuh cepat, dan berbuah-buah, terus berbuah, terus berbuah…”

Bener banget!!! Dulu-dulu gue suka menggerutu dalem hati kenapa gajinya kecil kalo kerjaan gue lagi banyak-banyaknya.  Akibatnya? Ya ga dapet apa-apa.  Yang ada cuma kesel, sebel, dan keuangan tetep pas-pasan.  Tapi sejak Tuhan tegor my stinking attitude, gue bertobat.  Bertobat dari sikap hati yang memandang kantor sebagai sumber penghasilan.  Totally wrong.  Wrong thinking.  Sumber gue bukan kantor, tapi Tuhan.  Tuhan-lah yang bisa buka sumbernya.  

Kuncinya cuma sikap hati yang percaya kalo benih itu pasti dilipat gandakan.  Sementara benih in the process of being dilipatgandakan, harus tetap menabur dalam pekerjaan baik.  

Menabur bukan cuma dalam bentuk uang, tapi juga kelakuan sehari-hari. Sikap baik, kerja yang baik, jujur dan tulus pengen bantu orang kantor yang lagi kerepotan or kewalahan *tanpa pamrih loh*, pasti Tuhan lihat semua.  Dan semua itu ga bisa kita lakukan dengan terpaksa.  Pasti rasanya menyiksa kalo terpaksa.  Apalagi kalo terbiasa hidup egois dan cuma mikirin diri sendiri. 

Ini cuma bisa kita lakukan dengan penuh kasih kalo kita mengasihi Tuhan.  Kenapa harus mengasihi Tuhan? Karena kasihNya-lah yang bisa mampukan kita untuk mengasihi sesama… 

Trus gimana caranya supaya kasih Tuhan bisa tetap terus menyala? Susah kan bertahan mengasihi orang yang sulit dikasihi?

<em>Itulah sebabnya aku sujud kepada Bapa, 
yang dari pada-Nya semua turunan yang di dalam sorga dan di atas bumi menerima namanya. 
Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan aku oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 
sehingga oleh imanku Kristus diam di dalam hatiku dan aku berakar serta berdasar di dalam kasih. 
Aku berdoa, supaya aku bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 
dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya aku dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 
Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang aku doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, 
bagi Dialah kemuliaan di dalam jemaat dan di dalam Kristus Yesus turun-temurun sampai selama-lamanya. Amin. </em>

Inilah caranya.  Ini doa yang gue bacain keras-keras tiap pagi.  Diambil dari Efesus 3:14-20, kata ‘kamu’ diganti dengan ‘aku’.  Ini doa yang diajarin sama salah satu leader di cell untuk didoain tiap hari, dari hari ke hari.  Inilah caranya supaya kita terus berakar dan berdasar di dalam kasih…tetap bisa mengasihi orang yang sulit dikasihi...

Dan sejak gue praktek doa ini, gue ga tau gimana jelasinnya, tapi sejak Tuhan bilang Dia mengasihi saya, sejak itu hati gue jadi berubah 180 derajat.  Gue jadi sabar dan malah jadi punya compassion sama orang paling jutek di kantor.  Gue lihat wajah mereka, tatap matanya, dan yang gue lihat adalah orang-orang yang perlu kasih Tuhan…

Mungkin kamu yang lagi baca ini jadi bertanya “Trus apa hubungannya mengasihi sama terobosan keuangan?” Mungkin kamu pikir itu dua hal yang berbeda dan ga ada hubungannya sama sekali.  Tapi buat gue itu sangat terkait.  Kenapa? Karena kalo nabur-nabur-nabur karena itu perintah, artinya dilakukan dengan terpaksa, ga akan ada hasilnya.  Yang ada cuma sebel duitnya berkurang, trus bete, trus ga percaya, trus emang bener ga ada hasilnya, trus kecewa. Eng ing eng… hati-hati.  

One single bitterness akan merampok semua tuaian yang siap dituai.  Yes, it’s that serious.  Dan jangan lupa juga, sekali aja kita pahit sama Tuhan, langsung hilang deh tuh kasih mula-mula kita… Yes, again, it’s that serious…

So, you see the connection? KASIH  itulah yang jadi dasar semua tindakan kita.  Ga mungkin bisa nabur untuk rumah Tuhan kalo ga mengasihi Dia. Ga mungkin bisa bersikap baik sama manusia kalo ga mengasihi Sang Pencipta manusia itu. Ga mungkin ada favor orang lain buat kita kalo mereka ga suka sama kita kan? Dan kalo mereka ga suka sama kita, gimana mereka bisa berkati kita?  Tuhan kan mesti pake orang lain untuk berkati kita? Masa pake kambing??? Kalo ga ada orang yang bisa dipake Tuhan untuk berkati kita, gimana Tuhan punya channel untuk blessing yang akan dikirim ke kita???

Jadi link-nya begini: 

<strong>Skenario 1:</strong>

Si A mengasihi Tuhan --> menabur untuk pembangunan rumah Tuhan -->  benih ditanam --> benih bertumbuh --> siap berbuah --> buahnya siap dituai --> tapi ga ada channel untuk kirim tuaian itu…

Surga mencari-cari channel/orang sebagai saluran untuk mengirim berkat itu ke si A…

Jika si A mengasihi Tuhan -->  berbuat baik/melakukan pekerjaan baik kepada orang lain -->  perbuatan baik diingat orang --> orang memberkati si A --> SI A HIDUP KELIMPAHAN

<strong>Skenario 2:</strong>

Si A mengasihi Tuhan --> menabur untuk pembangunan rumah Tuhan -->  benih ditanam --> benih bertumbuh --> siap berbuah --> buahnya siap dituai --> tapi ga ada channel untuk kirim tuaian itu…

Surga mencari-cari channel/orang sebagai saluran untuk mengirim berkat itu ke si A…

Jika si A mengasihi Tuhan --> tapi malas berbuat baik kepada orang lain karena terbiasa egois mikirin diri sendiri (only me myself and I) --> si A mikir "kerjaan gue aja ga ada yang bantuin ngapain bantu orang lain?!" --> si A jadi orang cuek n dingin (but still mengaku a Christian) --> orang jadi "jauh" sama si A karena si A orangnya cuek n dingin n jaga jarak --> tidak ada orang yang bisa memberkati si A --> SI A HIDUP PAS-PASAN

Jelas kan sekarang?  Menabur dan menuai itu hukum yang tak pernah gagal.  Tapi inget tuaian itu ga bisa dilempar pake karung dari langit.  Tuaian itu perlu saluran.  Misalnya? Gaji, bonus, order yang datang sendiri tanpa perlu setengah mati cari sana-sini, koneksi, hadiah, panggilan pekerjaan, kepercayaan, posisi/jabatan, pengaruh/influence, power untuk bikin strategic decision, dan masih banyak lagi.

So, this is a hard lesson learned that I want to share with you.  Sama sekali ga ada niat ngeguruin, engga, engga ada.  Tujuan utama gue di sini cuma pengen bagiin pelajaran berharga yang Tuhan ajarin ke gue setelah bertahun-tahun ga ada terobosan keuangan sama sekali.  Gue pengen smua orang yang baca bisa dapet "sesuatu" setelah baca ini. That's all.  Gue pengen jangan ada orang lain yang ngelakuin kesalahan yang pernah gue bikin.  And above all, to tell the world bahwa Tuhan kita itu ga pernah menahan kebaikanNya... 

Still I believe there is more
So I open my hands to receive
All that Your love has in store
Lord I believe...

Exceedingly abundantly 
More than my minds can imagine
Love overflowing
You are bestowing
Day after day after day
Lord I believe...

("I believe there is more" by Don Moen)

<strong><em>Bukankah firman-Ku baik terhadap orang yang benar kelakuannya? - Mic 2:7b  </em></strong>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/10/24/bergembira-dalam-pekerjaannya-part-ii/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>bergembira dalam pekerjaannya&#8230;</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/08/27/bergembira-dalam-pekerjaannya/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/08/27/bergembira-dalam-pekerjaannya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 06:04:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>kerja kerja kerja</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/08/27/bergembira-dalam-pekerjaannya/</guid>
		<description><![CDATA[kmaren malem pulang kantor jam 1 pagi...
skrg jam makan siang
tapi ga napsu makan
apalagi kerja:) huehehe
masih rada ga 'on' buat mikir yang berat-berat
so to lift up my spririt gue akan nge-blog aja...

topiknya tentang WPDA
WPDA tuh Waktu Pribadi dengan Allah or Time Alone With God 
sebenernya pas kemaren pagi WPDA belom terlalu "ngeh" Tuhan pengen ngomong apa 
Tapi yang pasti ada bagian yang lompat dari Alkitab 

Ecc 3:22  Aku melihat bahwa tidak ada yang lebih baik bagi manusia dari pada <em>bergembira dalam pekerjaannya</em>, sebab itu adalah bahagiannya. Karena siapa akan memperlihatkan kepadanya apa yang akan terjadi sesudah dia?

<em>bergembira dalam pekerjaannya...
hmm apa Tuhan negor gue ya?
gue inget sebelom long weekend kemaren  (16-17-18 agustus)
gue bener2 empet seempet-empetnya sama kerjaan
sampe2 gue ngepalin tinju ke Tuhan sambil marah-marah dan bilang gini
"Pokoknya ya Tuhan, kalo 3 hari merah ini gue mesti masuk kantor juga...
AWAS YA! AWASSSS! GUE AKAN RESIGN !!! 
RESIIII......GN!!"

"Yang bener aja dong Tuhan, masa sih orang2 pada liburan long weekend 
kite2 masuk kantor kaya orang gila ga punya hari esok aja...
Masih mending gajinya gede, udah gaji segitu-gitunya
Tuntutannya banyak bener
Okelah Tuhan minta gue kerja di sini
Oke I'll do it for You 
But enough is enough 
Gue bersedia masuk long weekend ini tapi abis itu liat aja
Terserah Tuhan approve apa engga, pokoke gue resign!"

Itu kata2 gue minggu lalu 
Tapi untungnya Tuhan baek
Udah tau gue marah2 gitu tapi Dia tetep diem aja 
Ternyata Tuhan ga bales marah
Tuhan jawab kemarahan gue dengan manisnya 
Ternyata gue ga perlu masuk kantor...
Gue langsung blep melempem kempis 
Hilang marahnya 
Ganti dengan bengong abis keilangan akal
Yah... ga jadi dong resign-nya hehehe

En then kemaren gue kerja ampe pagi 
Tapi entah kenapa gue ngerjainnya tenang aja
Ga ada tuh rasa mangkel
Yang ada cuma satu rasa aneh di hati ini aja
Entah kenapa gue jadi berbelas kasihan banget sama bos2 gue
Yang ada cuma rasa compassion luar biasa di hati gue
Gue ga tega banget liat wajah bos2 yang biasanya galak itu keliatan begitu lelah
Lelaaaaa....h banget
Sampe2 gue ga sadar bilang gini
"Ibu pulang aja, Bu... Istirahat tidur dulu...
Besok kan meeting pagi Bu... jangan sampe besok ga bisa bangun..."

Terus terang gue kaget aja gue yang staf bisa ngomong gitu sama bos gede
(Emang siapa yang jadi bos hehehe kok gue yg nyuruh pulang)
Dia juga sepertinya kaget karena mungkin berasa aneh aja ada staf yang ngomong gitu
Tapi gue bisa liat dari matanya that she really needs it
She needs care and attention just like another human being
Lupakan posisi lupakan jabatan
Yang aku inget dia manusia yang dikasihi banget sama Tuhanku
Dan aku harus juga mengasihi dia..

Trus dia beneran pulang 
N gue kerja terus sendirian ampe jam 1 pagi
Dan gue sama sekali ga berasa ditinggalin
Gue cuma pengen bos2 itu bisa istirahat
Karena besok mereka masih punya banyak battle yang harus di-fight
I can't help much with their fight tomorrow
But at least I'm trying to help with the best I can tonight

N pas nyampe jam 2-an di rumah 
Gue pengen langsung tidur
Eh entah kenapa ga bisa tidur2 
Mulut gue gerak2 terus pengen bahasa roh
I know that I know Tuhan pengen gue doa syafaat buat mereka
Ok Lord, I'll pray for them 
Gue bawa mereka satu demi satu dalam doa gue 
Gue rasain ada beban berat dalam diri ketiga bos cewe itu
Yang bikin gue ga bisa tidur sampe gue selesai syafaat buat beban mereka itu...

Then tiba-tiba Tuhan ingetin
"Ini loh artinya ayat dari WPDA kamu tadi pagi.."

Ecc 3:22  Aku melihat bahwa tidak ada yang lebih baik bagi manusia dari pada </em><em>bergembira dalam pekerjaannya</em>, sebab itu adalah bahagiannya. Karena siapa akan memperlihatkan kepadanya apa yang akan terjadi sesudah dia?

<em>bergembira dalam pekerjaannya</em>

Oooo... ini ya artinya Tuhan?
bergembira dalam pekerjaannya 
bukan berarti workaholic
tapi dengan sukacita menjadi 'perantara' antara Tuhan dan manusia
antara Tuhan dan bos2 di kantor saya 
pekerjaan saya bukan sekedar pekerjaan
tapi dalam pekerjaan itu Tuhan akan pertemukan saya dengan orang-orang
orang-orang yang perlu kasih Tuhan yang tulus
orang-orang yang perlu saya doakan
orang-orang berbeban berat yang perlu syafaat dari seorang pendoa
tapi bukan sekedar doa trus ga ngapa-ngapain
but then help them in practical ways..
bantuin kerjaan, bantuin ini, bantuin itu, 
apa aja yang bisa diperbuat tanganku
karena kasih Tuhan pun bisa memancar melalui itu...

Makasih Tuhan dah ajarin pelajaran penting hari itu
Tolong aku Tuhan untuk mengerti bahwa jiwa-jiwa bos-bos ku itu lebih berharga dari apapun
Lebih berharga daripada pekerjaan lain di luar sana
Lebih berharga daripada gaji tinggi di luar sana

Jiwa-jiwa mereka yang perlu kasih Tuhan
Yang perlu kasih tulus sesama manusia
Terlepas dari posisi, jabatan atau pekerjaan
Tolong aku Tuhan untuk bisa mengasihi mereka seperti Engkau mengasihi mereka...
In Jesus name I pray
Amen]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/08/27/bergembira-dalam-pekerjaannya/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>God&#8217;s family tree</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/07/14/gods-family-tree/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/07/14/gods-family-tree/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Jul 2008 12:07:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>kerja kerja kerja</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/07/14/gods-family-tree/</guid>
		<description><![CDATA[Friends, sebenernya sih gue mo lanjutin posting-an tentang marketplace ministry.  Tapi berhubung gue lagi dapet ”pewahyuan” baru, so serial marketplace ministry kita tunda dulu dan kita selingi dengan posting-an ini dulu.  So, here it comes... Be blessed! 

Ceritanya gini nih.  Udah hampir 5 bulanan ini gue lagi dapet kerjaan untuk ngurusin satu system yang ada hubungannya sama independence.  For your information buat yang baru dateng di blog ini, gue kerja di kantor akuntan.  Di kantor ini gue kebagian tugas buat ngurusin yang namanya auditor independence.  

So, salah satu bagian dari independence ini adalah independence system.  Dalam system ini (yang sifatnya online) ada 3,6 juta data perusahaan seluruh dunia.  Yap, you got it right, 3.6 million entities all over the world dalam satu website.  Dan karna gue kerja di Indonesia, gue kebagian ngurusin companies yang ada di Indonesia.  Tugas gue adalah membereskan family tree atau corporate structure perusahaan2 yang ada di Indonesia.  Artinya gue mesti bikin/benerin silsilah perusahaan2 itu, nentuin independence kantor akuntan kita terhadap perusahaan-perusahaan itu, and finally harus bisa analyze apakah kantor akuntan kita punya conflicts of interest kalo mereka minta kita jadi akuntan atau konsultan mereka.  

Step pertama adalah benerin family trees perusahaan2 itu.  Artinya perusahaan A adalah subsidiary/anak perusahaan B, trus B dimiliki oleh C, C dimiliki oleh D tapi tidak controlling, hanya significant influence.  Eh tapi D juga  ternyata merupakan subsidiary E yang dimiliki oleh F.  Udah cape-cape dibenerin, eh ternyata E mau diakuisisi sama G yang adalah subsidiary dari H.  And ternyata ultimate shareholder H adalah foreign companies yang baru diakuisisi juga sama I.  Huayaa.... 

Belom lagi nentuin materiality dari subsidiaries itu terhadap parent-nya.  Cari tau berapa ownership percentage, total assets masing-masing parent and subsidiaries, dan juga income from continuing operation before income tax-nya, trus diitung deh. Kalo ga material ya engga dimasukin di family tree.  Tapi kalo material dia harus dicantumin di family tree itu.  

Selama ngerjain ini, gue dibantu sama satu staff.  To protect his identity, saya singkat namanya menjadi SG.  SG stands for Staf Ganteng huehehe.  *Mudah2an dia ga pernah nemu blog ini kekekekek tapi kalo dia nemu ya gapapa juga sih* Kadang-kadang saking terbenamnya kita dalam website yang isinya ”silsilah-silsilah” perusahaan ini, kita jadi suka error:) Misalnya kalo seharian abis chatting ngurusin family trees company A punya subsidiaries B, C, D, tapi ternyata dia jual sekian persen sahamnya ke E, eh tau-tau si A jual lagi sahamnya ke E, trus kita ketuker-tuker informasi terakhir karena kebanyakan baca belasan laporan keuangan plus laporan kepemilikan saham yang gonta-ganti terus, tau-tau dia bisa end up discussion like this:  

SG: Mbak mo pulang duluan ya
Me: O ya gapapa
SG: Mo ke PRJ dulu nih, supaya ntar ga kemaleman
Me:  Okay

*senyap for a few seconds*

SG: Btw, PRJ punya subsidiary ga?

Me: Huahaha *masukin emoticon kepala kuning nyengir guling-gulingan*

Besok-besoknya...

SG: Mbak, kalo dipikir-pikir kita tuh satu family tree 
Me: Maksudnya?
SG: Iya, mbak kan Togatorop, berarti kita satu tree
Me: Tapi kamu kan Simatupang, berarti kamu global ultimate parent, dan saya subsidiary-nya

*PS for readers: for those yang bukan Batak, please be informed kalo Simatupang itu punya tiga anak yang namanya Togatorop, Siburian n Sianturi. FYI only*

SG: Sebenernya saya Siburian, tapi yang dipake Simatupang-nya
Me: O berarti kamu sama-sama subsidiary juga
SG: Iya, bukan parent jadi ga bisa approve 
Me:  Huahaha....

Ini salah satu efek samping buat kita berdua akibat dari berbulan-bulan ngurusin family tree perusahaan-perusahaan di seluruh dunia.  Salah satu akibat samping lainnya adalah I can’t stop thinking about corporate structure tiap kali gue liat/baca nama perusahaan Tbk di depan mata gue.  Misalnya pas lagi ada stand pameran ban mobil, trus ada nama perusahannya terpampang, mis: Multistrada Arah Sarana Tbk, yang gue pikirin bukan ban mobilnya tapi gue langsung mikir siapa parent-nya siapa subsidariesnya :)

Atau pas liat kantong plastik kresek Alfamart, otak gue langsung mendadak sontak processing and running reports: PT Alfa Retailindo Tbk, dibeli oleh PT Carrefour Indonesia which is held by Actis, and its global ultimate parent is Carrefour located in France, not an audit client :) Ato pas lewat Makro waktu mau brangkat cell di Gading, memory gue langsung retrieve information yang ada di database kepala gue: PT Makro Indonesia, dimiliki oleh SHV Holdings NV headquartered in Netherlands, one of our audit clients :)

Informasi2 gini adalah salah satu database penting buat gue karena siapa parent siapa subsidiaries akan sangat menentukan apakah kantor kita independen atau tidak terhadap entities apapun yang ada dalam family tree-nya.  Belom lagi kalo mesti ngecek apakah kita punya conflicts of interest terhadap mereka.  So, selama proses benerin ”silsilah” ini, gue ga boleh sembarangan narik data satu company dari tree satu ke tree lainnya.  Karena akibatnya bisa panjang.  Once ketarik, semua independence restrictions yang ada di family tree sebelumnya akan hilang, atau sebaliknya.  Once ditarik, company yang sebelumnya ”ga ada apa-apanya” (artinya bukan priority accounts, bukan listed company clients, bukan listed company’s affiliates), bisa jadi akan inherit semua restrictions yang telah ada di family tree yang baru. 

Misalnya ada company A yang tadinya dia stand alone di satu tree.  Artinya dia bukan priority accounts, ga ada restrictions sama sekali.  Siapa aja all over the world boleh ”ngapa-ngapain” company itu.  Artinya, mo audit kek, mo kasih tax service kek, transaction advisory kek, terserah aja.  Kaga perlu minta ijin sapa-sapa, ga perlu approval.

Tapi kalo gue tarik company A ini ke satu tree yang fully complicated alias complex banget, maksudnya dia priority accounts yang dianggap penting sama kantor kita, eg total assetnya above sekian triliun rupiah dan punya subsidiaries everywhere in the world, si company A yang tadinya ga ada apa-apanya ini akan mendadak menjadi bagian dari satu keluarga/satu tree khusus yang ga sembarangan treatment-nya.  Kalo mo ada service tertentu di negara ini, harus minta approval dulu sama global partner.  Why? Karena sebagai bagian dari keluarga besar tertentu, ada begitu banyak restrictions yang menyertainya.  Entah restrictions karena dia SEC registered, karena dia publicly listed, karena dia priority accounts, ato sekian banyak alasan lainnya. 
 
Dari sini Tuhan ajarin lagi satu hal.  Tuhan bukakan satu hal baru yang ga pernah gue nyadar sebelumnya.  Sewaktu gue terhilang, gue dicari sama Tuhan.  Persis seperti system admin yang nyari-nyari data satu company yang missing dari family tree-nya.  Dan pas dia finally ketemu satu company itu (among 3.6 million companies data), dia akan seneng karena akhirnya bisa tarik the missing sheep eh missing company kembali ke keluarganya.  Begitu juga Tuhan.  Tuhan cari saya di antara ratusan juta penduduk muka bumi ini agar Dia bisa adopt saya kembali ke silsilah keluargaNya.  Keluarga Allah.  

Seperti satu company kecil tapi dia merupakan salah satu anak dari perusahaan raksasa yang ada dalam priority accounts, maka otomatis company kecil itu akan menerima treatment seperti a big great giant company lengkap dengan semua special service plus prioritas yang menyertainya. Dan bukan itu aja, ada banyak restrictions mengenai company itu berdasarkan international/professional standards.  Bukan karena nama company kecil itu, tapi karena ”siapa” yang menaunginya, siapa parentnya, siapa yang memilikinya.  Dan saya persis company kecil itu.  Begitu saya ditarik masuk ke keluargaNya, otomatis saya akan inherit semua restrictions yang menyertai para crown prince and princes.  Saya bukan siapa-siapa, ga ada apa-apanya.  Tapi karena  Tuhan udah adopsi saya, Tuhan udah tarik saya ke dalam keluarga kerajaan Allah, saya sekarang adalah ahli warisNya.  Saya calon raja yang akan memerintah di bumi (Wahyu 5:10).  

Dan sebagai anakNya, saya dikasih/dicap restrictions tertentu yang ga bisa disentuh oleh setan.  Sebagai anak Allah, ada banyak restrictions yang ga bisa diutak-atik sama setan karena saya sepenuhnya udah jadi milik Allah.  
- Setan bisa ganggu saya, setan bisa goda saya, tapi dia sama sekali ga berkuasa atas saya, karena saya udah dipindah dari kerajaan setan ke kerajaan Allah (Kol 1:3-14).
- saya adalah bagian dari tubuh Kristus dan setan tidak mempunyai kuasa atas saya (1Kor 12:14-27, Luk 9:1, Luk 10:19)
- saya didudukkan bersama dengan Kristus di alam surgawi (Ef 2:4-6)
- saya didudukkan di alam surgawi jauh di atas semua penguasa kegelapan dan segala sesuatu ada di bawah kaki saya (Ef 1:20-23)

So, dari sini ada banyak pelajaran yang Tuhan lagi ajarin ke saya.  Tuhan bisa pake cara apa aja to reveal Himself, to reveal who I am in Christ.  What is my new identity in Christ.  Dan saya bener-bener amazed bagaimana Dia pake hal2 kecil dalam keseharian saya, dalam pekerjaan rutin saya, untuk mengajarkan saya tentang kebenaran firman Tuhan.

<em>Thank you Lord for adopting me 
Thank you Lord udah tarik saya jadi bagian dari keluargaMu 
Thank you Lord for my daily work 
Teach me just to click ”accept” button in Your system 
Don’t ever allow me to click ”reject” button when it comes to Your plan...</em>

And sebelum posting-an ini ditutup, let me persembahkan one of my favorite songs from Israel &#038; New Breed: IDENTITY from Live - A Deeper Level album... This song has been repeated a thousand times in my earphone:) 

<em>You are my Father, You are my Father
You are my future and destiny 
Yeah yeah yeah yeah

You are my Father, You are my Father
In you I found my identity
Yeah yeah yeah yeah 

Lay Your hands on me
Tell me who I am 
I can do all things 
If You say I can 

Show me I am free 
Free to accomplish 
Your plan for me 

You are my Father, You are my Father
You are my future and destiny 
Yeah yeah yeah yeah

You are my Father, You are my Father
In you I found my identity
Yeah yeah yeah yeah </em</em>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/07/14/gods-family-tree/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>marketplace ministry part I</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/06/19/marketplace-ministry-kita-adalah-pelayan-baris-depannya/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/06/19/marketplace-ministry-kita-adalah-pelayan-baris-depannya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Jun 2008 05:41:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>bagi bangsa ini</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/06/19/marketplace-ministry-kita-adalah-pelayan-baris-depannya/</guid>
		<description><![CDATA[Friends, ini lanjutan dari postingan sebelumnya.  Kali ini gue ngomong eh nulis serius ya.  Serius banget malah...

Sebagai orang yang ada di marketplace, kita jadi pelayan baris depanNya.  Kita2 inilah yang dilihat, sebagai mahluk hidup real flesh and blood yang bisa dilihat oleh mata fisik saudara2 kita yang belum percaya.  That's why gaya hidup kita, kebiasaan kita, cara kita bertindak, pilihan2 hidup yang kita ambil, cara kita mengatasi masalah, dan lain sebagainya adalah refleksi dari apakah kekristenan itu sebenarnya bagi mereka yang bukan Kristen.  

Sebagai pelayan garis depan Allah di tempat kerja, kita jadi masuk ke dalam konflik antara sistem dunia/kerajaan  gelap dengan sistem kerajaan Allah.  Kita ada di garis depan culture conflict.  Bayangin si garis depan!  Bayangin aja film perang Benhur ato apa kek yang pernah kamu tonton (Braveheart etc) trus taroh muka kamu sebagai pasukan terdepan!  Jiper juga kan?  Tapi Tuhan tempatin kita di sana dan mengurapi kita untuk menjadi suara yang berpengaruh.  Kita dipersiapin Tuhan (melalui gereja dan cell) untuk menjadi tentara dari pasukan korporatnya Allah yang akan penetrasi the 9-5 window.  Kita yang ada di marketplace harus membawa masuk sistem kerajaan Allah n then dorong mundur tuh kegelapan di dunia usaha. 

Tapi untuk masuk ke dunia usaha, tangan kita harus bersih dan hati harus murni.  Kita juga butuh banyak energi, bukan hanya kekuatan fisik tapi juga rohani.  Ini untuk mengejar panggilan tertinggi.  Kenapa? Karena kita perlu gairah dan semangat yang menyala-nyala untuk ngalahin keletihan luar biasa yang akan melanda kita selagi kita sedang melawan arus dunia.  You'll be drained off.  Bayangin aja ngelawan arus deras sendirian... Kita akan berperang melawan struktur yang sudah ada.  Mengubah pola pikir orang-orang. Dan itu akan membuat kita letih luar biasa, secara fisik dan rohani.   Inget Paulus bilang: "aku mendesak maju meraih panggilan tertinggi..."   That's why kita harus siap mental.  Kita harus punya prinsip.  Dan kita ga akan punya prinsip sampai kita punya value.

Gimana caranya supaya punya prinsip?  Punya value?  Kita harus buat pernyataan visi (vision statement) pribadi.  Visi ini penting sebab kita harus bisa membagikan nilai-nilai kita kepada orang lain ketika kita masuk ke marketplace.  

That's why kita masing-masing harus punya vision statement pribadi.  Vision statement ini ga dateng dari langit, tapi harus dateng dari dalem diri kita sendiri karena masing-masing kita punya panggilan pribadi yang sangat spesifik sifatnya.  Bikin sendiri disini maksudnya bukan ngarang2 sendiri, tapi dengan tuntunan Roh Kudus of course.  Kalo ini dari Tuhan, pasti hal ini membara di hati kamu, kamu akan bergairah just to think about it.  Padahal mungkin jalan ke sana kelihatannya jauu...h banget.  Kelihatannya ga mungkin banget... Tapi itulah uniknya visi.  Kalo visi itu gampang dilakukan, berarti itu bukan visi.  Visi dari Tuhan itu cirinya impossible to do by our own strength.  Why?  Karena Tuhan ingin menunjukkan kuasa kemuliaanNya atas hidup kita.  So that people will say "this must be from God" begitu ngeliat visi hidup kita digenapi... 

Trus gimana caranya bikin vision statement?  Tanyain pertanyaan-pertanyaan berikut ke diri kita sendiri: Mau jadi orang seperti apa 10 tahun mendatang?  Keberadaan seperti apa yang saya inginkan?  Akan menjadi siapa saya? Gaya hidup dan kualitas hidup seperti apa yang saya ingin miliki?

Supaya bisa menjadi orang yang seperti saya mau:
1. Bagaimana saya harus mengatur kehidupan saya di kelima area ini: emosi, fisik, hubungan dengan orang lain, rohani dan keuangan?
2. Bagaimana kondisi keberadaan saya sehari-hari: kondisi emosi saya, kondisi pikiran saya dari waktu ke waktu? (quality life)
3.  Dengan apa/di mana saya harus terlibat?
4. Disiplin hidup seperti apa yang harus  saya kembangkan?
5. Pengetahuan apa yang harus saya peroleh untuk mencapai kualitas hidup tersebut?
6. Kondisi harian macam apa yang harus saya miliko untuk saya bisa menentukan nilai-nilai saya?
7.Bagaimana cara saya melayani orang lain?  Kebutuhan apa yang harus saya penuhi?
8.  Hal-hal apa yang membuat saya paling bergairah dan hidup?

Jawaban2 atas pertanyaan ini adalah kunci dari tujuan hidup kita.  Ini mengenai who we are and apa identitas kita.  Kesuksesan di 10 tahun mendatang ditentukan oleh bagaimana kita mendefinisikan diri kita dan keinginan kita sekarang.  

Vision statement ini sangat penting.  Kenapa?  You must be able to declare your vision statement.  If not, kenapa juga orang lain harus berubah?  So, if you are able to declare it, people can understand where you're going.  Dan percayalah kalo itu visi dari Tuhan, sepanjang perjalanan kita menuju visi itu, akan ada banyak divine meeting, divine appointment, divine encounters yang secara manusia ga mungkin terjadi, tapi buktinya terjadi.  Itu emang sengaja Tuhan ijinkan dateng dalam hidup kita supaya skenarioNya Tuhan bisa terlaksana...

Trus gimana caranya declare our vision?
1. kita mesti bikin cap "non-negotiable" di vision statement kita itu.  Tau kan maksudnya?  Non-negotiable artinya harga mati, ga bisa ditawar-tawar lagi...
2. kita mesti pursue it
3. kita mesti bikin patokan yang akan menjadi code of conduct buat diri kita sendiri

Nah, kalo udah dicap "non-negotiable", trus gimana caranya supaya kita ga akan pernah mundur lagi?
1. fervent spirit (artinya rohnya harus menyala-nyala terus)
2. passionate for Jesus 
3. terus menerus dipenuhi Roh Kudus
4. terus menerus berjalan sesuai firman Allah (aktivitas kita diatur oleh undangan-undangan Tuhan) 

Gimana friends?  Berat yah topiknya?  Emang sih, tapi ini penting sekali untuk dipahami tiap orang percaya.  Tapi bukan ekedar dipahami aja, mesti dibikin trus dikerjain... Mungkin posting-an ini masih belum cukup jelas untuk dipahami in one digest.  Don't worry, I'll be back with posting-an berikutnya ! 
 

]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/06/19/marketplace-ministry-kita-adalah-pelayan-baris-depannya/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>kekelaman</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/06/09/kekelaman/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/06/09/kekelaman/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jun 2008 01:29:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>bagi bangsa ini</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/06/09/kekelaman/</guid>
		<description><![CDATA[Friends, di Indonesia belakangan ini lagi gencar-gencarnya didengungkan kata-kata ”kebangkitan nasional”.  Inggrisnya national awakening.  Ga terasa udah 100 tahun sejak pertama kali kita mendengar istilah ini.

Dulu waktu gue masih sekolah, gue ga terlalu peduli ama hal ini.  Mau bangkit kek, engga kek, emang gue pikirin.  Yang penting nilai sejarah gue bagus di rapor and that’s all.  Trus waktu jaman sekolah, gue tuh paling sebel sama acara2 peringatan hari2 bersejarah nasional.  Secara saluran TV cuma satu, which is TVRI of course.   So, kalo ada siaran langsung TVRI memperingati hari apa gitu, gue jadi sebel banget karena pasti acaranya pangung-panggungan, trus ada tarian2 daerah, plus medley lagu-lagu daerah dari sabang sampai merauke, trus drama visualisasi perjalanan bangsa Indonesia, trus menteri ini naek panggung, sambutan, trus pak presiden beserta ibu naik panggung trus salam-salaman, ditutup dengan seluruh pengisi acara naik ke panggung, dan ending-nya mbak Ussy Karundeng dari TVRI whose voice is similarly alike or reminding me of upacara bendera akan tiba-tiba muncul di depan kamera, setengah screen tv kita, dengan latar belakang panggung yang dilimpahi potongan kertas warna-warni berguguran dari atas, plus background lagu kebangsaan, dengan salam ala TVRI yang begitu terkenal “Saudara-saudara sebangsa setanah air, demikian telah kita ikuti siaran langsung memperingati .....” 

Tapi itu dulu.  Tahun berganti tahun, saluran TV mulai bermunculan.  Mulailah kita dibombardir sama film-film holywood yang penuh darah, sinetron kebengisan mertua vs mantu, infotainment yang isinya gosip mulu, berita kriminal orang dibunuh, dibakar, diperkosa, dan semua acara-acara yang ga mendidik.  Terus terang sekarang gue kangen ama TV jaman dulu.  Acaranya bener-bener santun, sopan, dan disensor.  Bahkan belakangan ini kalo gue lagi iseng gue suka banget nonton kuis bahasa inggris di TVRI, watching those bright and smart high school students in english competition *walopun gambarnya burem karena TVRI ga jelas ditangkep di daerah rumah gue* Rasanya berharga banget acara edukatif begini ditengah semua acara ga bermutu di belasan stasiun tv sekarang ini.  Gue juga kangen sama persatuan semua stasiun tv yang rela give up agenda acara mereka sendiri demi bela-belain ikut relay siaran langsung acara peringatan hari bersejarah Indonesia... Rasanya saat itu united we stand, semua bersatu, mengesampingkan kepentingan sendiri, demi mengenang bahwa negara kita ini (pernah) bersatu... dan mencoba mengangkat kembali kenangan indah persatuan masa lalu... supaya kita tersadar kembali siapa kita sebenarnya... 

Dan begitu bangsa kita ditimpa masalah bertubi-tubi, krisis moneter, ekonomi collapsed, kerusuhan mei, demonstrasi di sana-sini, pembakaran rumah-rumah ibadah, gue sering merenung what has been going on with this country.  Kemana bangsa yang “katanya” ramah-tamah ini?  Apalagi setelah kenaikan BBM ini.  Rasanya ada tekanan berat di bangsa ini yang membuat orang-orang jadi pada galak dan gahar.  Dikit-dikit marah.  Tersinggung dikit, langsung bakar, langsung jarah... Apalagi pas denger lagu-lagu perjuangan yang banyak dipasang di tv menjelang hari kebangkitan nasional lalu, entah kenapa gue jadi tersentuh banget dan mata gue langsung panas dan berair.  Satu nusa, satu bangsa, satu bahasa kita...  Tanah air pasti jaya... Indonesia tercinta...  Kemana perginya satu nusa satu bangsa itu?  Kenapa kita sekarang saling serang, saling bakar, saling bunuh, hanya karena kita berbeda?  Kenapa?  Kenapaaa???

Dan pertanyaan yang lebih  penting lagi adalah: kemana orang-orang Kristen yang seharusnya berdiri atas bangsa ini?  Apa yang kita lakukan bagi bangsa ini?  Ngumpet di balik tembok gereja, yang penting adem, dingin, ada  AC, praise worship nya bagus, dah bayar perpuluhan, dah bayar pajak, selesailah tugas kekristenan gue.  Yang penting gue diberkatin, ada penghasilan, anak sehat, sekolah beres, selesai.  At least ada bahan kesaksian: Tuhan Yesus kasih berkat berupa ini itu dll.  Yang penting kita sekeluarga dah bantu pelayanan si hamba Tuhan ini itu, tiap hari Minggu setor muka untuk digembalakan, trus si gembala ”mengawetkan” kita alias preserve us di ”kulkas” adem gereja sampai Tuhan Yesus datang.  Trus masuk sorga. 

Is that all?  Terus terang gue wondering apakah kekristenan cuma segitu doang.  Bertobat, lahir baru, dibaptis selam, terima baptisan Roh Kudus, bisa bahasa roh, udah... mentok.  That’s it and that’s all.  Ambil pelayanan, trus sokong/support pelayanan hamba Tuhan tertentu, trus setia supaya bisa di”awet”kan sama gereja sampe Tuhan Yesus dateng.  Kok rasanya kita ”cuma” dipake sama hamba Tuhan untuk bantu mereka?  Aren’t we supposed to do something better than that???

That’s why gue ninggalin gereja lama gue karena itu.  Kok rasanya kekristenan di sana jadi egois banget ya?  Yang sering gue denger dulu adalah ”senang terus, menang terus, makan terus” dari balik mimbar.  Why does it sound so selfish?  Yang penting gue-senang-gue-kenyang trus peduli banget orang lain gimana?  Aren’t we supposed to weep and cry for this country when our fellow Indonesians are suffering? Aren’t we supposed to do something about it?

Apakah ini bukannya ignorance?  Ketidakpedulian?  Kekelaman dahsyat?  Bikin kita jadi kebal, mati rasa, tumpul nuraninya, dan akhirnya jadi bebal alias stupid ga mau diajar.  Yang penting perusahaan gue maju, terus  produksi, peduli amat perusahaan lain bangkrut.  Kalo mereka bangkrut asik dong.  Ga ada kompetitor.  Gue tambah kaya.  Order masuk ke gue semua.  Dia Kristen apa bukan sih ga urusan.  Apakah ini namanya kekristenan?  Just me and my money?  Apakah ini yang namanya kesuksesan?  Sukses di atas ketidaksuksesan orang lain?  I don’t think so.  Kesukesan sejati artinya kita bisa membuat orang lain sama suksesnya seperti kita. Jika semua orang Kristen bermental seperti ini, betapa majunya bangsa kita.  Kita akan bahu membahu saling menolong, dengan satu tujuan: agar orang lain bisa sesukses kita dan orang itu bisa kembali mengajarkannya ke orang lain.  Mengajar.  Memuridkan.  Satu sukses jadi dua.  Dua multiply jadi empat.  Empat jadi lapan.  Lapan jadi enambelas.  Dst dst.  Akibatnya?  Ekonomi satu daerah meningkat, meluas ke daerah sekitarnya, satu propinsi, satu pulau, satu bangsa.  

That’s why lama-lama gue jadi mencari-cari sesuatu.  Cari jawaban apakah cuma gue aja yang mikir gini. Cari gereja yang bisa jawab pertanyaan di kepala gue ini.  Cari tau apa yang salah dengan mentalitas kita-kita orang Kristen ini yang cenderung merasa nyaman as long as I am blessed. Dan begitu gue nemuin satu gereja ini dua tahun lalu, gue belajar suatu pelajaran berharga.  Senior pastor-nya bilang bahwa tugasnya sebagai seorang gembala adalah memperlengkapi kita-kita ini, jemaatnya, untuk suatu pelayanan di marketplace.  Artinya, bukannya jemaat “dipake” untuk bantuin pelayanan gembala, tapi justru sebaliknya.  Gembala memperlengkapi, mengajar, menyiapkan jemaatnya untuk “pelayanan” yang sesungguhnya di dunia nyata, yaitu marketplace ministry.  Di hari Minggu gembala mengajarkan kebenaran firman Tuhan bagaimana menegakkan kingdom principles dan kingdom values di dunia kerja kita masing-masing.  Bagaimana piercing the darkness with kingdom values.  Bagaimana stay strong dan make influence ke sekeliling kita dengan prinsip firman Tuhan.  Bagaimana memenuhi amanat agung kita sebagai pengikut Kristus di bumi ini: yaitu menjadikan semua bangsa muridNya.  Bagaimana mengadakan pelayanan pendamaian antara sesama yang terhilang dengan Tuhan.  Dengan demikian, kerajaan Tuhan ditegakkan di muka bumi ini...

Kita adalah pelayan baris depanNya Tuhan.  Kita-kita inilah yang harus bergerak di semua bidang.  Dimanapun kita bekerja,  itulah platform yang telah Tuhan sediakan bagi kita untuk menjangkau jiwa-jiwa, untuk take dominion, untuk occupy the land, untuk jadi agent of change, agar terjadi koalisi pengusaha bermental kerajaan sorga karena kita ditetapkan Tuhan untuk menjadi berkat bagi bangsa-bangsa... 

Gue begitu seneng begitu tau hal ini.  Inilah yang gue cari selama ini. Gue tau Christianity is much more exciting than “senang terus, menang terus, makan terus”.  I know that I know that I know I must do something for this country.  Gue tau Tuhan bikin gue jadi anakNya untuk suatu tujuan besar, suatu tugas besar, dan bukan sekedar maju altar call, bahasa roh, merinding-merinding, rebah glepak, trus pulang.  Memang rebah dalam roh tidak bisa disangkal. I do agree with that.  Tapi abis itu apa?  Begitu terus tiap minggu? Ya engga lah.  Mesti naek level dong.  Abis terima Roh Kudus itu ya kita mesti do something.  I know He has a special calling for each of us untuk membawa perubahan bagi bangsa ini.  Go ahead.  Pergi ke marketplace ministry.  Keluarga, hukum, kepemerintahan, media dan komunikasi, art-entertainment, pendidikan, ekonomi.  Taklukkan seven mountains itu.  Setiap orang pasti at least berada dalam one of those seven mountains.  Occupy the land, take dominion.  Ubah mountain itu menjadi kemuliaan Tuhan.  Jangan sekedar dateng kerja sekedar kerja.  Yang penting setia kerja, dapet gaji bulanan, cukup untuk makan minum transport bayar cicilan rumah/mobil, bayar uang sekolah, dan sedikit sisa untuk liburan or jalan-jalan.  That’s it.  How boring.  Life’s much more than that.  Masih banyak visi Tuhan yang belum tergenapi.  Masih banyak jiwa-jiwa yang setiap detik terhilang ke neraka.  Masih banyak mereka yang haus kasih Tuhan yang tanpa syarat.  Masih banyak orang yang kelihatannya begitu sibuk tapi ga tau untuk apa sebenernya mereka hidup di dunia.  Sayangnya masih banyak gereja yang belum menyadari ini...

Sejak gue tau kebenaran ini dua tahun lalu, gue jadi semangat banget ngejalanin hari-hari gue.  Setiap minggu senior pastor selalu bukakan hal-hal baru tentang market place ministry yang bikin gue bergairah menjalani hari-hari kerja gue.  Senior pastor selalu membakar semangat kita setiap minggu-nya untuk terus maju berperang di hari senin-sabtu dengan fresh strategies, new revelation, new creative ideas, yang semuanya berasal dari Biblical principles.  Rasanya seneng banget ada mentor yang terus mendorong kita menegakkan kerajaan Allah dalam pekerjaan kita sehari-hari, apapun pekerjaan itu.  Rasanya seneng banget knowing that I can do something for the Lord.  Rasanya seneng banget bisa jadi satu balok bagi pembangunan Indonesia, walopun gue cuma kerja kantoran biasa.  Tapi Tuhan ga anggep itu biasa-biasa aja.  Tuhan punya big assignment untuk gue.  I’m in a special mission from the Lord.  But He doesn’t leave me alone.  He provides me with a community that can teach me and equip me.  Rasanya seneng banget kita punya komunitas cell yang melatih kita how to win souls for Christ in our marketplace ministry.  

Ga ada masalah apapun pekerjaan itu.  Semuanya kita punya peran sebagai the missing piece in a puzzle yang membuat lengkap satu gambaran utuhnya Tuhan.   Economy? Kerja dengan prinsip integritas, honesty, no double bookeeping.  Legal? No bribery, no compromising, the whole truth nothing but the truth.  Government? fight for the people rights.  You’re the servant and milikilah mental seorang servant.  Media? Conquer the media world with Biblical truths. Use your creative talent to glorify the Lord.  No pornography, no violence as the minimum standard.  Use the creativity in you because He is a creative God.  He’s the Creator, anyway. Art-entertainment?  Jangan serupa dengan dunia ini, tapi berubahlah oleh pembaharuan budimu.  Ga perlu ngikutin gaya dunia, create your own style that can draw people to God.  Pendidikan?  Tanamkan nilai-nilai kebenaran sedari dasar.  You have all the chance untuk menanamkan biblical truths dari hari ke hari and you’ll see that your students never forget it sampai dewasa  nanti.  

Tapi on top of that, jangan pernah lupa panggilanmu sebagai anak Allah.  Great Commission: Pergilah dan jadikanlah semua bangsa muridKu... Jiwa-jiwa di sekelilingmu itu akan Tuhan tuntut di hari penghakiman nanti.  “Berapa banyak yang terhilang yang telah kau bawa kepadaKu?”  

So, orang-orang marketplace, ga usah sibuk pelayanan sana-sini.  Sibuk pelayanan ga bikin kita benar di hadapan Allah.  Fokusin aja satu pelayanan: pelayanan pendamaian.  Damaikan manusia dengan Allah.  Itulah pelayanan terbesar yang bisa kita bawa ke Tuhan.  Kalo kita peluk peranan kita sebagai spiritual parent, maka kehidupan pekerjaan kita tidak akan pernah sama lagi.  Jiwa-jiwa itu menanti kasihNya.  Kita kerja di kantor bukan karena duit semata.  Kita ada di sana karena Tuhan tetapkan kita disana.  Menggarami.  Menginjili.  Memenangkan.  Merawat.  Memuridkan.  That’s the big picture, the main idea.  The work is only the platform for us to enter in.  

Why? 

<em>Karena jiwa-jiwa berharga di mata Tuhan... 

Karena jiwa-jiwa berharga di mata Tuhan...

Karena jiwa-jiwa berharga di mata Tuhan...

Karena jiwa-jiwa berharga di mata Tuhan...

Karena jiwa-jiwa berharga di mata Tuhan...

Karena jiwa-jiwa berharga di mata Tuhan...

KARENA JIWA-JIWA BERHARGA DI MATA TUHAN...</em>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/06/09/kekelaman/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/06/03/155/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/06/03/155/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Jun 2008 06:19:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>personal</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/06/03/155/</guid>
		<description><![CDATA[	di posting an lalu gue promised mo posting-an serius.  sbenernya dah ada ide ngegolak yang siap tertumpah sih, tapi gue mo nulis ini dulu. 
	gini loh. hari apa tau pas lagi tanggalan merah, gue nonton tipi.  filmnya airbud. 
	 
	Itu loh anjing retriever yang bisa maen basket.  Don&#8217;t know kenapa gue suka [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/06/03/155/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>those little tiny creatures part II</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/05/13/those-little-tiny-creatures-part-ii/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/05/13/those-little-tiny-creatures-part-ii/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 May 2008 06:38:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Uncategorized</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/05/13/those-little-tiny-creatures-part-ii/</guid>
		<description><![CDATA[	as promised, nih gw bikin analysis buat cartoon characters fave gue&#8230; Just warning aja, ini sekedar keisengan gue semata n sama sekali ga ada dasar ilmiahnya huehehe 
	miss candy-candy
si miss duo permen dueto ini nampaknya kurang kasih sayang orangtua.  Secara dia hidup di panti asuhan dan ga jelas sapa bokapnya.  Maybe that&#8217;s why [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/05/13/those-little-tiny-creatures-part-ii/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>those little tiny creatures</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/04/30/those-little-tiny-creatures/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/04/30/those-little-tiny-creatures/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Apr 2008 11:15:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>personal</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/04/30/those-little-tiny-creatures/</guid>
		<description><![CDATA[	friends, setelah lama bikin blog, gue baru notice dua hal. Pertama, tulisan gue makin lama makin serius, n jarang becanda lagi *mungkin karena tambah tua ngkali ya&#8230;* Kalo dulu-dulu gue perhatiin tone tulisan gue tuh masih banyak bcanda nya, tapi skarang ntah napa jadi serius banget.  Kedua, blog ini punya kekurangan yaitu&#8230; kurang&#8230; kurang [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/04/30/those-little-tiny-creatures/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>the integrity test</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/04/28/150/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/04/28/150/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Apr 2008 06:17:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>happy teaching</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/04/28/150/</guid>
		<description><![CDATA[Sabtu pagi.  Sebelom berangkat kuliah baca koran dulu.  Halaman pertama Kompas: ”Ketika Pinsil Anak-anak Tidak Bergerak...” Details: 284 siswa harus mengulang UN.  Baca lanjutannya: anak-anak kelas 3 yang ikut UN di salah satu SMU di daerah Sumatera harus ngulang UN.  Alasan: Guru-guru mereka membetulkan lembar jawaban murid-murid.  Barang bukti: pinsil, penghapus, serutan.  Tindak pelanggaran: memalsukan surat berdasarkan KUHP pasal sekian.  Ancaman hukuman: 6 tahun penjara.  Modus operandi: 4 guru bahasa inggris secepat kilat menjawab soal begitu amplop dibuka dan langsung membuat kunci jawaban.  Begitu selesai, guru-guru lain langsung membagi 4 kunci jawaban itu dan kemudian membetulkan jawaban anak-anak yang salah dengan penghapus.  Lokasi: ruang guru BP.  

Duh Tuhan... apalagi ini?  Miris bener baca pengakuan guru-guru itu.  Katanya mereka ga tega melihat anak-anak didik mereka yang tidak bisa mengerjakan soal-soal itu. Kasihan mereka udah sekolah bertahun-tahun harus gagal hanya karena standar UN yang ga adil buat anak daerah.  Mungkin buat anak Jakarta soal seperti itu mudah.  Tapi di daerah, anak-anaknya tidak sepintar anak Jakarta karena minimnya fasilitas.  Tidak adil menyamakan standar kelulusan, begitu keluhannya.  

”Pinsil anak-anak tidak bergerak...” Guru mana yang ga sedih melihat wajah-wajah putus asa anak-anak muridnya menghadapi lembar ujian?  Guru mana yang ga berpacu jantungnya melihat lembaran-lembaran jawaban yang kosong di meja anak-anak sementara jam dinding di kelas terus berdetak menunggu bel berdering tanda ujian selesai?  Guru mana yang tega hatinya membayangkan wajah-wajah itu harus mengulang kembali tahun depan?  Guru mana yang ga putus asa melihat pinsil-pinsil itu tegak terdiam di tangan basah keringat dingin murid-muridnya ...???

Hati saya menjerit bertanya “Tuhan, apa yang salah dengan sistim pendidikan di bangsa ku ini?  Apa yang salah, Tuhan?  Apa...???  Murid yang tidak mau belajar?  Apakah mereka salah kalau mereka tidak punya buku untuk belajar?  Apakah mereka salah kalau mereka kelelahan untuk belajar karena harus bekerja sambil sekolah?  Apa mereka salah kalau mereka harus bekerja keras agar bisa bayar uang sekolah sekaligus biaya makan sehari-hari? 

Jika murid tidak bersalah, lalu siapa yang harus disalahkan?  Gurunya?  What can they do with such heavy burden of national passing grade?  Bagaimana mungkin mereka bisa mengajar dengan sempurna dengan minimnya jam pelajaran plus minimum exposure of the language itself?  Where can they get the audio tapes for pronunciation, video tapes for context learning, good dictionaries for reference, etc etc? 

Lalu siapa lagi yang harus disalahkan?  Pembuat kebijakan di negara ini yang sepertinya “memaksakan” semua anak harus pintar, no matter what?  Atau sistem pendidikan di negara ini yang menitikberatkan pada hasil?  If you get lower than 4.25, then you’re stupid.  If you’re stupid then stop going to school cause you got no future.  Is that what you want to say?  How can you make such high standard like Japan if you know the quality of schools here?  Are you blind???  Please someone in Depdiknas, give me an answer... How could you make such a policy when you know your own system is not ready yet?  Why are you too proud, too arrogant to admit that the UN system is not effective at all?  How could you have such a cold heart, insisting on your system while hundreds of students jatuh bergelimpangan akibat kekerasan hatimu?  Apakah begitu sulitnya membatalkan kebijakanmu hanya karena malu karena kebijakan itu terlanjur diberlakukan?  Tell me the truth, apakah murid-murid di bangsa ini bisa langsung pintar dengan adanya UN?  Apakah hasil akhir begitu berharganya di jaman sekarang ini ??? Bukankah dengan demikian bapak ibu mengajarkan shortcut, jalan pintas demi hasil semata?  Generasi macam apa yang bapak ibu ingin lahirkan dengan sistem shortcut ini? Bagaimana dengan konsep pendidikan moral, budi pekerti, kejujuran, integritas, usaha keras, karakter, penghargaan bakat/talenta yang jauh lebih berharga bagi masa depan mereka dibanding sekedar bisa lewat angka 5 di UN? 

Duh, saya bener-bener ga tau mau ngomong apa lagi.  Saya ga tau mesti gimana lagi, mesti berbuat apa lagi.  Saya cuma mantan guru bahasa inggris for the past wonderful 12 years. I’m no longer a teacher but as a teacher in heart saya bener-bener gerah sama semrawutnya sistem pendidikan di negara ini.  Para petinggi di dunia pendidikan kita seakan-akan ingin menunjukkan bahwa di masa kepemimpinannya mereka berhasil menaikkan standar ”kepintaran” anak-anak Indonesia.  Padahal semuanya semu.  Semuanya hanya mengejar hasil akhir.  Semuanya mengejar statistik semata agar tampak bagus di laporan.  Begitu terengah-engahnya anak murid jaman sekarang mengejar nilai hingga mereka lupa untuk apa mereka belajar.  Belajar menjadi sesuatu yang hanya mengejar angka.  Bukan agar pintar.  Bukan agar cerdas, bisa menganalisis, bisa memakai logika, bisa menyimpulkan sebab akibat, yang merupakan esensi belajar itu sendiri.  Anak-anak harus tahu mengapa mereka bisa menjawab sesuatu sebagai A misalnya, dan bukan B, karena mereka mengerti teorinya, bisa menganalisanya, dan mengambil kesimpulan atasnya.  Tapi kenyataannya?  Sekarang yang mereka tahu jawabannya A dan bukan B adalah karena mereka menghafalnya.  Bukan karena mereka mengerti, but because they are being told to do so.  Mereka jadi mesin-mesin penghafal mati yang tidak bisa reasoning, tidak bisa analyzing, let alone explaining to others...

Rasanya frustasi banget ngeliat sistem pendidikan di negara ini.  Mo dibawa kemana anak-anak jaman sekarang ini?  Rasanya semua udah dicuci otaknya bahwa hasil akhir lah yang terpenting, bukan prosesnya.  Akibatnya akan sangat mengerikan: lahirlah generasi yang hanya mau peduli dengan nilai akhir.  Peduli amat sekolah cape-cape tiap hari, toh yang menentukan juga cuma 2 hari ujian akhir aja.  Mo bolos tiap hari juga ga ngaruh lah, yang penting dateng ujian, tau jawaban, lewat nilai minimal, lulus.  Tapi mereka lupa bagaimana mereka keluar akan menentukan bagaimana mereka masuk.

Jika mereka keluar dari sekolah dengan pola pikir seperti itu, bagaimana nanti mereka masuk dunia kerja sebagai orang dewasa?  Bawa angka-angka ujian semu, yang penting keterima dulu.  Udah masuk kerja, peduli amat sama integritas, kejujuran, yang penting hasil akhir: duit banyak, mobil keren, rumah mentereng.  Yang mereka pikirin adalah: hasil akhir, hasil akhir, hasil akhir.  Toh orang ga akan peduli apakah mereka jujur apa engga.  Yang mereka tau: people respect them with the final results, not the process behind the results... 

Betapa menyedihkannya harus membayangkan kalau seperti ini jadinya.  So, jangan pernah salahkan koruptor-koruptor yang semakin merajalela tanpa rasa malu lagi.  Siapa yang menjadikan mereka seperti itu?  Kita sendiri.  Kita sendiri yang selalu mengagungkan hasil akhir tanpa mau tau gimana mereka mendapatkannya.  Kita sendiri yang memupuknya dengan menganggap bahwa mereka yang kaya adalah mereka yang berhasil.  Sikap kita sendiri yang membuat praktek seperti itu makin subur.  So, jangan pernah menyalahkan orang lain as if we’re holy holy holy, never guilty.  Cek dulu diri kita.  Apakah kita lebih menghormati orang yang bermobil mewah dibanding yang naik ojek misalnya?  Apakah kita lebih melayani orang yang berpenampilan rapi dibanding yang lusuh?  Apakah kita lebih membanggakan anak kita yang dapet 9 dibanding yang dapet 6 misalnya?  Apakah kita pernah berusaha tau betapa kerasnya usaha sang anak yang harus belajar berhari-hari dulu sampe bisa dapet 6?    

Gue jadi makin sadar bahwa ada something that is really wrong with the mentality in this country.  Kita terlalu mengagungkan apa yang kelihatan dibanding yang tidak kelihatan.  No wonder corruption semakin bersimaharajalela.  Semua yang wow pasti memukau.  Padahal yang memukau itu ga jelas darimana asalnya.  Dan kita akan terus terpukau seperti itu sampai suatu saat orang tersebut ditangkap KPK.  Serta merta semua orang akan langsung sahut-menyahut memberi julukan-julukan yang intinya mencaci.  Sebenernya kalo mau dirunut ujung pangkalnya, koruptor tidak lahir dalam sehari.  Itu orang ga lahir langsung pengen korupsi.  Engga, engga seperti itu.  Waktu lahir pasti dia pasti jujur.  Tapi semakin dia besar, masuk sekolah, dia mulai belajar nilai-nilai tertentu yang sayangnya salah.  Kalo dapet 9 orangtua bangga, padahal hasil nyontek.  Bisa bikin PR bagus, guru muji-muji, padahal boleh nyalin kelas sebelah.  Masuk universitas favorit, keluarga besar bangga, padahal papinya cari kenalan sana sini yang bisa dapet jatah/fasilitas.  Masuk kerja, egois abis-abisan, yang penting dapet duit banyak biar calon mertua terpukau.  Gesek kartu kredit, hutang sana-sini, yang penting pesta perkawinan megah biar dilihat semua sodara udah jadi orang berhasil. Istri harus penampilannya gemerincing emas berlian di atas yang lain, biar semua orang tau suaminya orang sukses.  Punya anak, set up the same standard, and the list goes on and on and on...     

So, what should we do now?  May be not much karena kita just an ordinary citizen.  Tapi kita-kita yang ordinary people ini extraordinary di mata Tuhan.  Kita lahir di Indonesia ini bukan cuma sekedar menuh-menuhin bumi Indonesia aja.  Tuhan punya assignment buat masing-masing kita.  Kita punya special mission yang Tuhan taruh di hati kita masing-masing.  Kita punya chance, punya kesempatan untuk touch the lives of people around us.  Cobalah untuk lebih menghargai proses dibanding hasil.  Kenapa?  Karena Tuhan kitapun lebih tertarik sama proses perubahan karakter kita.  Karakter lebih berharga daripada kekayaan.  Karakter lebih berharga daripada bakat/talenta.  Why?  Karena jika kita udah sampai di posisi puncak/level atas, karakter lah yang menguji kita apakah memang kita layak di sana.  Bukan bakat kita, bukan kepintaran kita, bukan kekayaan kita.  

That’s why mulai sekarang, kita harus coba untuk melihat sesuatu bukan dari luarnya aja.  Tapi coba lihat proses dan usaha keras untuk sampai di sana. Kalo kamu guru, jangan hanya memuji mereka yang dapet nilai paling tinggi, tapi coba juga puji usaha mereka-mereka yang bisa benerin nilai merah jadi biru misalnya.  Anak pinter dah biasa nerima pujian, tapi cobalah puji mereka yang ga pernah dapet pujian, karena mereka sangat membutuhkannya.  Kalo kamu pimpinan, cobalah menghargai staf kamu yang walk an extra mile.  Jangan hanya lihat mereka sebagai support yang harus bantu kamu mencapai target yang kamu inginkan.  Cobalah lihat kelebihan mereka dibanding yang lain, and you’ll be grateful about it.   Kalo kamu masih staf, jangan menganggap dia selalu sempurna: always know everything, can always decide everything.  Cobalah menghargai dia sebagai seorang manusia biasa yang kadang-kadang lelah, stress, ga sabaran, ga percaya diri, butuh kata-kata dukungan, bingung ambil keputusan, dll.  Hargai setiap perubahan positif di dirinya dan pujilah dia untuk itu.  In short, kita harus bisa nunjukin ke semua orang di sekitar kita bahwa kita set up a different standard.  Our standard is not the same as the world’s.  Dunia boleh menghargai hasil akhir, tapi kita sebagai anak Tuhan, lebih menghargai integritas dan kejujuran karena buat Tuhan kita, karakter adalah segalanya...

Thanks ya friends udah baca blog saya ini.  Saya yakin kamu dateng di blog ini bukan kebetulan.  Saya percaya kamu pun punya passion yang sama.  Kamu juga pengen ada perubahan di bangsa kita ini.  Kamu juga rindu bisa touching the lives of others, as the agent of change in this country... Jangan pernah nyerah ya friends... Tetap terus jaga integritas kamu... Jangan pernah kompromi dengan standar firman Tuhan, terus lift up the standard... Mari kita sama-sama berusaha bikin perubahan di sekitar kita, bawa dampak buat sekeliling kita, sampai kita lihat jiwa-jiwa diubahkan, kehidupan dipulihkan... Kita ubah atmosfir di sekeliling kita, sampai bumi Indonesia penuh kemuliaanNya... Amin.  
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/04/28/150/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>in the name of the law</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/02/17/in-the-name-of-the-law/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/02/17/in-the-name-of-the-law/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Feb 2008 14:43:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>mengasihiMu</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/02/17/in-the-name-of-the-law/</guid>
		<description><![CDATA[In case u wanna know gue mo nulis apa kali ini, ini nih judulnya .... Tinjauan historis sosiologis yuridis terhadap hukum bangsa Israel (suatu studi komparatif antara hukum Israel dan hukum Indonesia)  Wakakak panjang bener yah  Judul blog kok kaya judul paper, untung gue ga pake NIM gue disini hihihi 

Gini loh friends, alasannya kenapa gue pengen banget nulis hal ini cuma satu hal.  Gue pengen share apa yang gue dapet setelah sekian lama bergulat melawan ketidaksukaan gue sama kitab Imamat.  Tau Imamat kan?  Entah kenapa yah dari dulu gue kurang suka baca Imamat.   Untuk tahun ini, gue nyampe round 8 in Bible reading.  Artinya dah 7 kali selesai baca Kejadian ampe Wahyu, dan tahun ini round 8 ulang lagi Kejadian ampe Wahyu.  Pas Kejadian sih seru ada penciptaan plus all-time favorite Yusuf, Keluaran juga seru ada Musa segala, tapi pas masuk Imamat, duuuu...h rada2 boring deh.  Kalimat-kalimat ajaib kaya “Janganlah engkau masak anak kambing dalam susu induknya…” itu kok kaya’nya ga ada relevansinya banget sih sama hidup gue??? 

So, dari tahun ke tahun, gue selalu jadi males saat teduh kalo dah nyampe di Imamat. Pengennya langsung buru-buru baca aja biar cepet selesai dan bisa pindah ke kitab selanjutnya.  Emang sih gue bisa aja langsung loncatin bagian yang ga suka itu, tapi rasanya susah buat gue. Soalnya gue tuh orangnya teratur, sistematis dan prosedural.  Jadi dari tahun ke tahun gue ngikutin prosedur mulai Kejadian, Keluaran, Imamat dst sesuai urutan dari halaman pertama sampe halaman terakhir.  Gue yang prosedural abis ini paling ga suka ada bagian yang longkap-longkap, bagian kosong, bagian yang missing, etc.  Call me weird, but I always follow procedures and I like procedures Bahkan footnotes-pun gue baca hihihi 

Sampai malem ini gue baca Imamat 19 di KJV.  Gue bener-bener terpana sama “sistematisasi” nya yang ga sistematis sama sekali ini.  Semuanya campur aduk aje.  Bayangin, hukum tentang witchcraft (ramalan) langsung diikutin sama improper haircuts (mencukur tepi rambut berkeliling), trus tiba-tiba ngomongin tato (merajah kulit), eh tau-tau ngomongin hukum yang menentang making your daughter into a prostitute (perempuan sundal).  Hah?  

Buat gue yang lagi ngambil S2 hukum, undang-undang bangsa Israel bener-bener ajaib.  Pertama, undang-undang bangsa Israel jumlahnya kurang lebih cuma 600-an dalam Keluaran+Imamat+Bilangan+Ulangan.  Coba bandingin sama banyaknya UU di Indonesia. Kedua, undang-undang mereka itu simple.  Karena simplicity-nya itu, ga perlu masuk FH dulu biar ngerti UU-nya mereka.  Ketiga, ini yang paling amazing, ga ada particular order.  Suka-suka aja ga pake pasal ayat dsb dsb.  Bandingin sama, misalnya BW atau Burgerlijke Wetboek alias KUHPerdata yang dibagi dalam empat buku (perihal orang, benda, perikatan, dan pembuktian &#038; lewat waktu).  

Sepertinya hukum-hukum yang tercantum dalam Perjanjian Lama ini punya ciri khusus.  Cirinya: kehidupan mereka ga dianalisis dalam komponen-komponen yang terpisah, tapi dipandang sebagai satu kesatuan.  Artinya, buat bangsa Israel, ga ada tuh yang namanya pemisahan antara gereja dan Negara.  Tiap aspek kehidupan – politik, keluarga, makanan, ekonomi – semuanya berhubungan dengan Tuhan.  Bahkan 10 Perintah Allah pun mencakup perintah mengenai hubungan dengan Tuhan, dan juga hubungan dengan sesama.  Dua-duanya jadi tidak terpisahkan.  

Makin gue pelajarin hukum-hukum di Imamat ini, makin kebuka mata gue bahwa hukum ini pun sangat sangat sangat mempengaruhi hukum di negara-negara modern sampe skarang ini.  Misalnya: 
1.   Manusia lebih penting dari property. 
Misalnya, ga pernah ada hukuman mati untuk kejahatan terhadap property.  Dan juga, budak dianggap sebagai manusia, bukan harta milik.  
2.   Tidak ada kelompok/kelas dalam sistem hukum mereka
Di Israel, semua orang sama di hadapan hukum.  Equality before the law.  Bahkan orang asingpun punya hak-hak yang jelas ketentuannya.  Bandingin sama BW jaman Belanda kita yang masih membedakan golongan Eropa, Timur Asing, dan pribumi/bumiputera.  Please deh... hare geneeee ???
3.   Sanksi sesuai dengan perbuatan 
Buat bangsa Israel jaman itu: eye for an eye (Im 24:20). Untuk membatasi balas dendam.  Tapi itu jaman Perjanjian Lama.  Setelah karya penebusan Yesus di kayu salib, ga ada lagi eye for an eye.  Yang ada hukum kasih.  Ampuni, ampuni, dan ampuni... Bagian pembalasan itu bukan bagian kita, pembalasan itu hak-Nya Tuhan... 
4.   Perzinahan mendapat hukuman keras
Bandingin sama di negara kita yang kaya’nya ga terlalu peduli whether you slept with your neighbor’s wife
5.   Pihak yang lemah dan miskin memperoleh perlindungan 
Ada ketentuan khusus yang melindungi hak-hak kaum lemah.  Orang kaya harus memberikan jalan bagi mereka agar mereka dapat hidup, misalnya ” sisa-sisa buah anggurmu janganlah kaupetik untuk kedua kalinya dan buah yang berjatuhan di kebun anggurmu janganlah kaupungut, tetapi semuanya itu harus kautinggalkan bagi orang miskin dan bagi orang asing” (Im 19:10) 
6.   Sikap, dan juga tindakan, punya arti penting. 
Hukum ”kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” (Im 19:18) mengandung arti bahwa mematuhi undang-undang tertulis aja ga cukup.  Kenapa? Karena hukum ini tujuannya untuk membangun hubungan dengan sesama dengan dasar kasih.  

Pas baca semua itu gue jadi inget sama kuliah kemaren, pas Sabtu kemaren sore.  Pas mata kuliahnya Sejarah Hukum, dan temen gue lagi presentasi tentang Hukum dan Agama Kristen.  Temen gue yang laen nanya apakah ada contoh negara di dunia ini yang menerapkan semacam ”syariat” Kristen.  Yang lagi presentasi ini – Kristen yang udah lahir baru – menjawab bahwa kekristenan tidak mengajarkan do this do that dalam kehidupan bernegara.  Yang penting adalah pemerintahan manapun berasal dari Allah dan kita sebagai warga negara wajib mematuhi hukum negara dan tunduk pada otoritas. Tapi yang terpenting dari semuanya adalah hukum kasih.  Karena kalo kita punya kasih, kita ga akan melakukan tindakan apapun yang menyakiti orang lain, bahkan jika tidak ada satupun peraturan tertulis yang dibuat mengenainya.  Tapi kalo kita ga punya kasih, mau ditulis peraturan sekeras dan sebanyak apapun, tetap aja akan ada pelanggaran dan saling menyakiti sesama.  

Bahkan jika orang lain menghina Tuhan Yesus Kristus pun, kita ga akan marah.  Kita malah justru berdoa buat dia supaya Tuhan mengampuni orang itu karena dia tidak tahu apa yang dia perbuat.  Kenapa bisa gitu?  Karena Tuhan kita ga perlu dibela.  Ga perlu kita bentuk Front Pembela Yesus karena Tuhan Yesus kita terlalu besar untuk dibela.   Kalo sampe kita merasa perlu membela Yesus, artinya kita mengecilkan keTuhanan Yesus.  Masa sih manusia membela penciptanya?  Artinya kan Tuhan itu terlalu lemah makanya perlu kita untuk membela Dia.  Engga, lah... Engga seperti itu.  Jadi kalo ada begitu banyak orang yang menghina Yesus, atau menghina kita sebagai pengikut Kristus, ga bakalan deh kita bawa mereka ke pengadilan.  “Pembalasan adalah hak-KU” begitu kata Tuhan Yesus.  Bagian kita sebagai pengikut Kristus adalah mendoakan mereka dengan penuh kasih agar mata hati mereka terbuka.  Jadi pada dasarnya the so-called law in Christianity itu semuanya berdasar hukum kasih.   Jadi kalo mau dilihat lebih mendalam, hukum kasih itu menyangkut semua aspek kehidupan manusia.  

Sekarang gue pelan-pelan mulai ngerti kenapa Tuhan suruh gue ambil hukum.  Selama 6 bulan ini gue terus bertanya-tanya apa sih manfaatnya ilmu hukum yang gue pelajari sekarang ini sama hidup gue.  Soalnya pelajarannya ga ada hubungannya sama sekali sama kerjaan gue di kantor, apalagi kehidupan gue sehari-hari.  Gue sempet ragu bener ga sih gue mesti ambil semua SKS ini yang keliatannya sama sekali ga penting dan ga ada relevansinya – with the real life.   

Tapi pelan-pelan Tuhan mulai bukain satu demi satu lewat kejadian yang gue alamin day by day.  Semuanya mengarah ke pemahaman betapa besarnya Tuhan kita.  Betapa tinggi rancanganNya.  Betapa dalam hikmatNya.  Dan semuanya itu makin membuat gue menyadari betapa kecilnya diri gue.  Betapa ceteknya pikiran gue dibanding hikmatNya.  Betapa sombongnya gue menganggap kitab Imamat itu ga penting buat dibaca… Betapa angkuhnya gue berpikir bahwa semua Perjanjian Lama itu ga ada artinya lagi buat kita yang hidup di jaman anugerah… 

Membuat saya tertempelak untuk merendah di hadapanNya… dan menyadari betapa saya harusnya bersyukur bahwa ada darah Yesus yang tertumpah untuk menebus saya… sebagai atonement… sebagai pendamaian… sebagai pembayaran… atas semua kesalahan dan pelanggaran yang saya lakukan… 

Karena ada Yesus sebagai pembela saya… as my Lawyer… di hadapan Allah Bapa Hakim yang adil… di hadapan iblis sebagai pendakwa yang sangat membenci saya… yang berusaha dengan segala macam cara agar saya masuk ke dalam hukuman kekal… Tapi semua senjatanya tidak akan pernah berhasil menempa saya… Hanya karena satu Nama yang berkuasa... Nama Yesus yang berkuasa... 

*thank you Jesus for being my Lawyer... No fees can ever pay for what You’ve done for me…*
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/02/17/in-the-name-of-the-law/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>I’m attracted to you&#8230;</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/02/04/p148/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/02/04/p148/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Feb 2008 02:06:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>LSD</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/02/04/p148/</guid>
		<description><![CDATA[I’m attracted to you...

Girls, how do you feel if Someone so adorable says He’s attracted to you …???
Sebelum dijawab panjang lebar, coba perhatikan baik-baik capitalization kalimat di atas. Harap perhatikan bahwa S dan H dalam Someone dan Him itu bentuknya capital letters.  Got it?  Bisa tebak kemana arahnya posting-an ini? 

Yap. Betul sekali.  Someone who says “I’m attracted to you” itu Tuhan Yesus kita…

Pasti kamu nanya kenapa tiba-tiba gue nulis dengan topic attract meng-attract ini.  Girls, topik beginian nih walopun keliatannya sepele tapi penting banget buat jaga diri kita sebagai cewe-cewe single.  Tau ga napa? 

Gini loh, kamu pasti ngerasa ada banyak perubahan yang terjadi pada kamu begitu kamu bertobat, lahir baru dan terima Kristus.  Begitu kita penuh dengan Roh Kudus, di samping perubahan-perubahan batiniah yang terjadi, ada banyak juga perubahan lahiriah yang terjadi, either you realize it or not…

Pertama, makin lama wajah kita makin bersinar.  Bukan karena pake produk pemutih wajah merk ini itu, sama sekali engga *awas merkuri –Red*.  Tapi sebagai anak Tuhan yang penuh terang kemuliaan-Nya, ada sebagian kharisma Kristus yang terpancar dari wajah kita.  Orang-orang akan looking at our faces intently dan bertanya ada apa di muka kita karena terus menerus bercahaya dan bersinar *they don’t know it comes from within: joy of the Lord, peace from Holy Spirit, freedom from bondage* Begitu kamu lahir baru pasti kamu pernah ngalamin ditanyain gini.  Kalo bahasanya temen2 sih biasanya nanya kenapa muka gue bisa kelihatan mengkilap hehehe.  Mereka bener-bener curious dengan produk pembersih wajah apa yang gue pake (which is actually cuma sabun biasa yang harganya ga nyampe ceban:)  Dan besoknya mereka langsung beli dan pake waktu ketemu mereka di toilet.  Hehehe sabun itu mesti bayar gue tuh buat promosi gratis...

Kedua, makin banyak cowo yang entah terang-terangan atau diem-diem jadi suka ngeliatin kita.  Mereka jadi suka atau berusaha deket-deket kita. Bukan karena kita cakep seksi atau sebangsanya, tapi karena mereka ngerasa nyaman deket kita.  Sebenernya sih ga masalah buat kita kalo banyak yang pengen deket-deket kita, ya kan?  Itung-itung membagikan damai sejahtera Kristus buat sekeliling lah... Tapi yang repotnya kalo gara-gara kita mereka jadi berantem berebutan pengen deket kita (entah di staff room di kantor, di kursi kelas, etc).  Dan begitu kita beranjak ninggalin tempat itu, mereka akan bilang ”fading like a flower” karena hilanglah rasa damai as soon as we leave the room.  Inget kan cerita Saul?  Roh Saul selalu merasa nyaman deket Daud dan petikan kecapinya.  Kenapa?  Karena roh-roh jahat yang ada dalam diri Saul langsung letoy bin lemes begitu ngadepin Roh Kudus yang diam dalam diri Daud.  Roh Kudus yang membawa damai itu punya kekuatan dengan radius tertentu yang sanggup melumpuhkan seluruh kuasa gelap yang berada dalam wilayah/radiusnya.  Tapi begitu Saul menjauh dari Daud, roh-roh jahat itu kembali punya kekuatan untuk berontak, makanya Saul kembali dikuasai roh jahat dan berubah jadi benci dan pengen bunuh Daud.  Mungkin inilah dasar Alkitab dibalik teori kepribadian ganda atau schizophrenic *bener ga sih ini spelling-nya*

Ketiga, sebagai anak Tuhan yang punya anointing, kita akan menjadi desirable but untouchable. Most of them akan komentar seperti ini tentang kita “Emmm, suka sih sama dia, tapi kok ga bisa deketin ya…” 

Kenapa? Alasan pertama: karena tubuh kita ini ditutup bungkus oleh darah Yesus.  Akibatnya ada “selubung” yang melindungi kita kemanapun kita pergi. 

Alasan kedua: the woman’s heart is so hidden behind God’s heart that a man must find God’s to find hers.  Terjemahan bebasnya, hati perempuan kita begitu tersembunyi di balik hatiNya Tuhan hingga pria harus menemukan hatiNya Tuhan dulu, baru kemudian dia bisa mendapatkan hatinya kita *kenapa jadi panjang banget gini terjemahannya hihihi*  Maksudnya, ga sembarang cowo bisa masuk ke hati kita.  Mereka mesti ngerti hatiNya Tuhan dulu baru mereka bisa ngerti hati kita.  Kenapa? Karena hati kita udah jadi milikNya Tuhan, begituuuu.... 

Alasan ketiga, kita ini termasuk tipe cewe expensive.  Remember, expensive!  How expensive? As expensive as Jesus' blood... Inget, diri kita ini begitu amat sangat very expensive sampai-sampai Yesus harus mati di kayu salib untuk "membayar" harganya kamu... Ada darah Yesus yang harus tertumpah demi menebus diri kamu... Now you realize how expensive you are?  So, kamu ga boleh sembarangan kasih diri kamu/hati kamu/ tubuh kamu untuk cowo manapun juga...

Walopun untouchable, tapi kita tetep desirable karena ada anointing yang turun atas kita. But, anointing attracts bugs, begitu kata Benny Hinn.  Maksudnya?  Anointing/urapan itu terus “menyemir” kita dari hari-hari sehingga kita akan menjadi begitu shining, persis lampu terang yang attract bugs.  Tapi hati-hati, kita ga bisa membatasi what kind of bugs yang akan datang ke kita, termasuk hot passionate bugs yang dateng tanpa diundang… Maksudnya?  Bukan karena kita anak Tuhan trus yang tertarik ke kita itu pasti cowo-cowo anak Tuhan yang baek-baek, eits jangan salah.  Anointing itu juga akan menarik cowo-cowo laen yang bukan anak Tuhan.  So, sebagai cewe, kita mesti bener-bener jaga diri.  Bukan semua cowo yang attracted to us itu “berasal dari Tuhan”.   Kita harus tau yang mana hot passionate bugs yang harus kita hindari.  Menghindari bukan berarti menyakiti loh.  Tapi menghindari-nya dengan cara yang penuh dignity ya, dengan kasih.  Kan kita anak Tuhan, jadi caranya harus sopan, jangan galak-galak... Kamu ga mau kan dikejer-kejer cowo mirip Saul yang ngejer-ngejer Daud pake tombak siap terhunus hehehe

Masih banyak lagi tanda-tanda lahiriah yang bisa dicontohin di sini, tapi dipilih tiga aja biar ga kepanjangan.  Kamu sendiri pasti tau deh.  But the point is, the more we (as girls) are attracted to God, the more men are attracted to us.  Akibatnya? Kita bisa dibikin bingung sama mereka.  Bingung pertama mungkin gimana caranya menghindari mereka yang pengen kita hindari (kategori hot passionate bugs).  Bingung kedua mungkin gimana cara menyeleksi mereka yang “kelihatannya” baek (kategori anak Tuhan).  Bingung ketiga mungkin milih which one is the one (kategori the one and only).  Dan kalo kita masih di tahap kedua (tahap seleksi), bisa-bisa kita jadi bangga dan berkata dalam hati “Eh, he’s attracted to me…” 

Be careful, girls.  Kalo kita ga hati-hati di tahap ini, bisa-bisa kita jatuh dalam dosa kesombongan loh.  Bisa-bisa kita jadi bangga sendiri dan menyombongkan diri dalem hati (cuma) gara-gara ada cowo, anak Tuhan yang baek, ganteng, pinter, dll attracted to us.  Kalo kita udah sombong gini, berarti kita udah lupa sama Tuhan loh… Kenapa? Karena kalo gue nganggep diri gue keren karena he is attracted to me, berarti gue udah meletakkan posisi cowo itu di atas posisi Tuhan...

Ayo, mana yang lebih keren?  God is attracted to me atau he’s attracted to me?  Bukankah lebih penting God is attracted to me?  Karena Sang Pencipta langit bumi beserta isinya itu attracted to me, turns His eyes on me, whistles on me… And He thinks I’m attractive… The God of all universe thinks I’m attractive…Isn’t it sooooo flattering?  Much more flattering than any flowers/chocolate/gifts/romantic eyes from the most adorable man on earth?

Girls, please understand kalo ini bukan artinya kamu ga boleh pacaran with the adorable one itu.  No, no, no, that’s not what I’m saying.  Maksudnya adalah, jangan sampe kamu lupa diri dan terlena dengan semuanya itu.  Jangan sampe kamu meletakkan mereka pada porsi dan posisi yang salah.  Jangan sampe kebahagiaan ”attraction” dari satu cowo ganteng mengalahkan kebahagiaan ”attraction” dari kekasih hatimu yang sejati – Tuhan Yesus. 

Buat apa semua cowo attracted to you but God isn’t attracted to you anymore karena hati kamu sudah beralih dariNya?  Isn’t it a big disaster?  Bukankah lebih penting – dan lebih indah – jika God is attracted to you, and you’re attracted to Him, with all your heart, more than anything else in this world ???  Ada kasih yang begitu dalam antara kamu dan Dia… Kasih yang ga bisa diungkapkan dengan kata-kata indah, ga bisa dibandingkan dengan apapun juga, ga mau kamu tukarkan dengan apapun juga… Kasih yang hanya bisa dirasakan oleh kamu dan Dia… Yang begitu hangat, begitu hangat mengalir di hati kamu, lebih hangat dari apapun juga...

And makes you realize, no man on earth can give what Jesus can give to you… KehangatanNya, kasihNya, perhatianNya, kesetiaanNya, waktuNya, hatiNya, mataNya… hanya untuk kamu… 

Jesus thinks you’re beautiful, so beautiful, so precious, more precious than His life… that He is willing to die for you… Is there any man on earth willing to die for you? Is there any ???

<em>My God and King 
To You alone I sing 
For the things I see 
For all eternity

My God and King 
Through the storm I sing 
Covered by Your wings 
This song of love I bring

You’ll be my dream come true
Just to be with You
How I see brand new
With eyes for only You 

I have eyes for only You</em>

*to Jesus, my true love… This song of love is only for You…*
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2008/02/04/p148/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>feminisme ???</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/11/19/feminisme/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/11/19/feminisme/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Nov 2007 05:59:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>personal</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/11/19/feminisme/</guid>
		<description><![CDATA[Friends, beberapa minggu lalu gue bener-bener pusing.  Tau ga napa? Kan semester ini ada yang kuliah Etika, dan dosennya kasih tugas bikin paper per bab.  Pas nama gue dibacain, eh tau-taunya gue dapet bab tentang feminisme.  Yaiks!!! Mungkin karena waktu itu gue satu2nya cewe yang ada di kelas itu, mangkenye dosennya langsung assign gue bikin paper tentang feminisme.

Aduh pusyiiii...ng.  Kenapa juga gue?  Kenapa juga mesti feminisme?  Perasaan gue kan lagi ngambil jurusan business law, tapi kenapa mesti bikin tugas kaya' ginian?  Au ah gelap...

Setelah macet berhari-hari *karena no idea at all what to write*, akhirnya gue nyerah dan coba bikin pelan-pelan.  Tapi susah loh nulis tentang sesuatu yang ga kita tau.  Akhirnya gue coba baca sana-sini untuk bikin summary pendapat para feminis.  Tapi semakin gue baca, semakin gue tau ini bertentangan sama kebenaran firman Tuhan...

Gue berusaha bersikap akademis dengan berpijak pada dasar ilmu pengetahuan.  Tapiiii... sejak gue bertobat, gue selalu mendasarkan semuanya pada Biblical principles.  Firman Tuhan itu jadi buku di atas segala buku, firman Tuhan itu udah mendarah daging, jadi part of my being.  Tidak bisa tidak. Mau kata ahli ini kek, itu kek, semuanya cuma jadi reference aja kalo ga sejalan sama firman Tuhan.  Ibaratnya default atau template, semua pendapat para experts cuma di-copy paste insert delete aja pada satu cetakan master slide (powerpoint sekaleee...:) Maksudnya, master slide dalam otak gue itu ya Biblical principles.  So, pendapat para ahli cuma jadi tambahan info aja dalam master slide. 

Memang sih belajar banyak ilmu ga salah.  Tapi semua ilmu itu seharusnya bukan bikin kita jadi keblinger dan sok pinter, tapi malah harus bikin kita makin rendah hati dan makin menyadari kedalaman hikmatNya Tuhan.  Semua ilmu harus tunduk sama kebenaran firman Tuhan...

Soooo, setelah berkutat sekian lama baca referensi ini itu, semua reference itu -- sperti biasa-- patah sama kebenaran firman Tuhan.  

Tapi masalahnya, gue ga tau apa pernah ada mahasiswa sekuler yang pake ayat Alkitab sebagai reference/kutipan sebagai dasarnya dalam satu karya tulis ilmiah.  Gue mikir lama banget sampe akhirnya gue memutuskan untuk menyertakan ayat Alkitab itu sebagai reference gue yang final, reference yang gue setujuin sebagai landasan pemikiran gue.  Terserah loh dosen nya setuju apa engga, but that's what I believe as the final truth.  Semua teori dari semua ahli boleh ngomong berbeda dengan dasar2 ilmiah yang luar biasa mantapnya, tapi semuanya ga ada yang bisa menandingi kedalaman hikmat firman Tuhan...

Dan inilah kutipan dari bagian akhir paper gue:

<em>Sebagai kesimpulan, penulis berpendapat bahwa etika kepedulian (ethics of care) lahir dari suatu kesadaran penuh yang mengakui wanita memang lebih caring in nature.  Hal ini bukanlah sekadar teori ciptaan manusia semata, namun semuanya berawal dari proses penciptaan wanita – untuk apa wanita lahir ke dunia ini.  Sesuai dengan firman Tuhan yang menyebutkan wanita adalah penolong yang sepadan bagi pria (TUHAN Allah berfirman: ”Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja.  Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.” – Kej. 2:18)  

Seorang penolong pastilah bukan seseorang yang dingin, acuh, tidak pedulian.  Seorang penolong pastilah mempunyai empati, belas kasihan, dan kepedulian terhadap sesamanya.  Itulah sebabnya etika kepedulian banyak didengungkan oleh kaum wanita.  Bukan karena wanita lebih unggul atau superior dalam hal ini, tapi lebih karena ada sifat-sifat alamiah yang ditanamkan dalam hati seorang wanita oleh Tuhan untuk memenuhi panggilannya sebagai seorang ’penolong’.  

Tuhan tidak akan meminta kita melakukan sesuatu yang Dia tahu kita tidak mampu melakukannya.  Tuhan juga tidak akan memanggil kita menjadi ’penolong’ tanpa terlebih dulu memperlengkapi kita dengan kualitas-kualitas seorang ’penolong’ seperti kepedulian, perhatian, belas kasihan, kemampuan nurturing, dsb.  

Hal ini bukan berarti pria tidak diperlengkapi dengan rasa kepedulian.  Pria juga mempunyai rasa kepedulian, seperti dibuktikan oleh banyaknya dokter pria yang truly altruist, guru pria yang a teacher by heart, dan masih banyak contoh lainnya.  Namun pria tidak dipanggil untuk menjadi ’penolong’, tetapi pria dipanggil untuk menjadi ’kepala’.  

Seperti layaknya kepala yang dipenuhi oleh pikiran, maka pria lebih cenderung menggunakan pikirannya daripada hatinya.  Hal ini bukan berarti pria lebih unggul atau superior dari wanita, namun di sinilah letak kedalaman dan kedahsyatan rancangan Tuhan.  Tuhan mempunyai panggilan yang berbeda untuk pria dan wanita agar mereka dapat saling melengkapi.   Sepertinya Tuhan merancangkan bahwa pria menjadi alat untuk mencerminkan PIKIRAN-Nya, dan wanita untuk mencerminkan HATI-Nya.  Mana yang lebih unggul? Tidak ada.  PIKIRAN membutuhkan HATI untuk menjaga arah langkahnya, dan HATI mempunyai kekuatan untuk mempengaruhi pikiran.   

Karena itu, etika kepedulian adalah salah satu bentuk kelembutan yang dapat mengatasi sisi kosong dari etika keadilan yang menemui jalan buntu untuk menjawab tingkat kekerasan yang semakin brutal saat ini.  Ketika etika keadilan gagal menyelesaikan letupan-letupan kekerasan dengan mengajukan pertanyaan pada ada/tidak adanya bukti, maka etika kepedulian menjadi alternatif. 

Etika kepedulian memberikan peluang bagi diberikannya kesempatan untuk merubah diri, memulai hidup baru dan memperbaiki kesalahan serta bersama-sama belajar dari kesalahan itu.  Dengan ketulusan, akan terjadi sebuah pemulihan hubungan interaksi antara manusia.  

Di titik ini, etika kepedulian patut untuk dibangun, dengan memusatkan diri pada saling keterhubungan.  Saling mendengarkan.  Saling menyampaikan.  Saling mempedulikan.  Dan inilah insting kewanitaan (maternal) yang menyebabkan wanita seringkali mengambil keputusan yang berbeda dengan pria.  

Terakhir, penulis menyimpulkan bahwa bahwa men and women are different, but none is superior than the other.  Perbedaan yang ada itu tidaklah membuat wanita lebih inferior dari pria atau sebaliknya.   Perbedaan khas wanita ini berhubungan dengan pengalaman, cara dibesarkan di keluarga, dan yang terpenting, panggilan terutama dalam hidup seorang wanita.  Panggilan wanita adalah memelihara dan melahirkan kehidupan.  Dan nilai-nilai kehidupan – seperti memelihara dan melahirkan kehidupan itu – bukanlah nilai-nilai yang inferior. 

Sebaliknya, wanita harus menyadari bahwa cara maskulin yang mengambil keputusan etis berdasarkan prinsip-prinsip etika yang abstrak (yaitu menerapkan satu prinsip umum untuk semua kasus), rasionalitas, ketidakberpihakan, keadilan, dan objektivitas, bukanlah sesuatu yang superior atau bahkan sesuatu yang tidak berperasaan.  Sebaliknya, pria juga harus menyadari bahwa cara feminin yang mengambil keputusan berdasarkan particularity (yaitu menerapkan prinsip kasus-demi-kasus, dan bukannya satu prinsip umum untuk semua kasus), kepedulian, dan hubungan, bukanlah sesuatu yang inferior atau lembek atau plin-plan.  

Perbedaan ini tidaklah untuk diperdebatkan yang mana lebih superior atau lebih inferior.  Perbedaan ini ada sebagaimana adanya, karena memang begitulah adanya.  Dengan menyadari perbedaan ini, pria dapat menjadi rambu penuntun bagi wanita untuk dapat mengambil keputusan secara bijaksana tanpa terlalu terhanyut dengan perasaannya dan kepeduliannya terhadap orang lain.  Sebaliknya, wanita dapat menjadi rambu pengingat bagi pria untuk mengambil keputusan dengan tidak terlalu kaku berpegang pada prinsipnya sehingga melupakan perasaan dan kepentingan orang lain.  Sekali lagi, perbedaan ada untuk saling melengkapi, karena memang kita – pria dan wanita – diciptakan untuk saling melengkapi. </em>

<em>God made the sun, God made the moon
To harmonize a perfect tune
One can’t do without the other 
They just have to be together ...</em>

-fentybukanfeministapiharusbikinpapertentangfeminisme-
 ]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/11/19/feminisme/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>ngecat atep</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/11/12/ngecat-atep/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/11/12/ngecat-atep/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Nov 2007 11:40:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>mengasihiMu</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/11/12/ngecat-atep/</guid>
		<description><![CDATA[Friends, hari Minggu kemaren gue seneng banget.  Dan gue heran banget kenapa satu hal yang keliatannya simpel banget bisa bikin gue bener-bener rileks...

Tau ga kegiatan itu ngapain?  Ngecat atep.  Iya bener, atep rumah.  Biar dikate gue anak cewe satu-satunya (boru sasada – Red:) bukan berarti gue ga bisa naek atep kan?  Sekarang kan era reformasi (loh kok???)    

Pas pulang gereja hari Minggu kemaren, ntah kenapa gue kangen ama bokap gue.  Rasanya dah lama banget ga ngobrol ama bokap sejak gue mulai sibuk kuliah malem.  Praktis senin ampe sabtu gue berangkat pagi n pas sampe rumah bokap dah tidur (kalo dah tua emang tidurnya cepet tapi bangunnya pagi).  So, kinda miss him gitu loh...

Pas sampe rumah, gue liat bokap gue lagi ngecat atep.  Trus karena panas dia pegang payung tanan kiri dan pegang kuas di tangan kanan.  Gue ga tega liat bokap kepanasan gitu.  Trus gue pegangin aja payungnya, kemana dia bergerak gue ikutin aja.  Lama-lama gue juga pengen bantuin ngecat.  Bokap bilang jangan.  Nanti tangannya kotor, katanya.  Tapi gue sih cuek aja, kalo kena cat kan entar bisa diilangin pake pembersih kuteks gue (looohhh???) 

Kita sih ga banyak ngomong waktu itu.  Cuma sibuk ngecat bedua aja sampe ga terasa dah sore.  Aktivitasnya dikit, ngecat only, dan ngomong nya juga dikit.  Asli cuma repetitive action aja tanpa banyak mikir ato pake otak ato pake laptop ato pake research plus analysis.  Engga, sama sekali ga.  Pikiran gue sama sekali ga lari kemana-mana (mikir kantor, mikir klien, mikir judul thesis, mikir data primer, sekunder, tersier, etc etc) Bener-bener semuanya gue lupain dan cuma fokus ke satu hal doank.  Pikiran dan tangan cuma focus on one thing: NGECAT…

Dan herannya abis selesai itu rasanya gue tenaaa…ng banget.  Bener-bener fresh.  Apalagi pas selesai trus kita pesen siomay dari tukang yang lewat.  Sambil makan siomay dan mandangin hasil karya hari itu, gue duduk di samping bokap di atas genteng.  Sore-sore, adem, angin sepoi-sepoi, matahari dah mulai turun, duduk diem ga ada kerjaan, ngobrolin remeh temeh yang ga penting, rasanya dunia ini tenang banget... Ga ada bos yang ngejar ini itu, ga ada klien, ga ada reports, ga ada dosen yang ngasih tugas, ga ada tumpukan buku, ga ada ada laptop, ga ada bunyi telpon, aaahhh indahnyaaa...

Gue bersyukur banget bisa ngabisin waktu yang berharga sama bokap.  Sebenernya gue pengen bisa lebih sering ngabisin waktu berdua sama dia.  Gue pengen buat kenangan indah sama bokap selagi Tuhan masih kasih umur panjang buat papa.  Gue ga pengen ada why-didn’t-I-spend-more-time-with-him regrets kalo nanti saatnya tiba papa dipanggil pulang sama Tuhan... Gue pengen treasure everyday I still have with him...

Tapi masalahnya interest kita beda, so susah buat matching-nya.  Susah cari aktivitas yang kita berdua bisa sama-sama enjoy.  Yang pasti sih bokap gue demen banget nonton bola.  So gue berusaha lah untuk masuk ke dunianya dia dengan cara nemenin nonton bola, beli tabloid olahraga, baca sport news di internet, supaya gue ngerti dikit dan bisa nyambung ngobrol ama dia.  Hasilnya?  Huehehe... diketawain mulu ama bokap.  Masa gue ga tau apa bedanya liga champion ama liga eropa hihihi... Yah maklum dong Pa, masa lupa kalo anak Papa ini cewe :)

Tapi gapapa lah gue belajar ”masuk” ke dunianya bokap.  At least gue dah tau apa yang dia sukain so gue bisa punya bahan obrolan dan aktivitas bareng.  

Begitu juga hubungan kita sama Bapa di surga.  Kita, sebagai anakNya, harus berusaha mengenal hati-Nya, mengenal diri-Nya, supaya kita bisa tune-in, bisa berada pada frekuensi yang sama.  Gimana mau fokus ngobrol sama Bapa di surga yang kudus kalo pikiran kita masih sibuk sama hal-hal laen?  Gimana bisa ”nyambung” sama pikiranNya kalo pikiran kita lari kemana-mana?  Gimana bisa ngerti tulisanNya (Firman Tuhan) kalo dibaca aja jarang?  Gimana bisa totally and fully connected kalo kita sendiri ga mau usaha untuk me”nyambung”kan diri padaNya???

<em>Maapin saya ya Tuhan saya jarang usaha untuk ”connect” sama Tuhan
Maapin juga ya saya ga mau cari cara supaya bisa ”nyambung” sama Tuhan 
Help me to be more interested in You, in my heavenly Father’s Word
As I am trying to be in interested in my earthly father’s words</em>

PS: Walopun sebenernya menurut gue bola tuh ga terlalu interesting apalagi exciting, tapi gue akan tetap berusaha ngerti demi bokap tercinta:) Belajar bola udah, belajar ngecat udah, belajar benerin keran udah, cuma belajar benerin pompa aer yang belon...  

Pa, minggu depan kita ngecat lagi yuk? Apa kek gitu kita cat... 
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/11/12/ngecat-atep/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>wasted talents</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/10/28/wasted-talents/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/10/28/wasted-talents/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Oct 2007 15:52:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>vision and dreams</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/10/28/wasted-talents/</guid>
		<description><![CDATA[Friends, gue mo cerita.  Gini nih.  

Baru-baru ini gue denger ada satu klien yang mencatat nilai asetnya (rig dan sumur minyaknya) hanya sekitar x miliar.  Tapi pas aset-nya itu terbakar, perusahaan asuransi ganti kerugiannya jauuu...h lebih besar dari yang di-record.   Untuk rig dan sumur minyak nya yang kebakar itu, insurance membayar 7x lipet, dan itupun hanya untuk rig-nya aja!  Belom termasuk sumur-nya yang jelas-jelas jauh lebih berharga...

Dari sini gue belajar sesuatu.  Kadang-kadang, kita sebagai anak Tuhan, cenderung underestimate sama “value” kita di dunia ini.  Kita menganggap diri kita ini hanya senilai x aja, ga lebih ga kurang.  Kita melihat diri kita begitu kecilnya sampe-sampe memberi label harga yang begitu rendahnya.  Persis seperti perusahaan itu yang mencatat nilai asetnya begitu rendahnya, selama bertaon-taon.  Tapi begitu aset-nya itu terbakar,  datang perusahaan asuransi, dan eng ing eng... Insurance comes up with such a high price that nobody has ever imagined before.  Bahkan nilai penggantian itupun baru untuk rig-nya yang cuma konstruksi pendukung, belom untuk sumur-plus-minyak yang terkandung di dalamnya.     

Pasti ada alasan kenapa insurance bisa come up dengan harga setinggi itu.  Pasti karena insurance melihat asset itu jauh lebih berharga dari apa yang dilihat perusahaan pemiliknya.  Pemilik mungkin menganggap apa yang dimilikinya itu sebagai sesuatu yang “biasa-biasa aja”.   Tapi ternyata di mata orang luar, apa yang “biasa-biasa aja” itu adalah sesuatu “yang luar biasa”, sampai-sampai dia berani bayar mahal untuk itu. 

Friends, begitu juga dengan kita.  Kita sebagai anak Tuhan punya sesuatu luar biasa dalam diri kita.  Ada kebesaran Tuhan dalam diri kita.  Ada sesuatu yang sangat berharga dalam diri  kita.  Ada great talents, great potentials ready to explode yang Tuhan taruh dalam kita.  Dan iblis tau itu.  Dia tau persis kalo masing-masing kita itu ancaman besar buat dia.  Iblis itu juga sebenernya (tadinya sebelom jatuh dalam dosa kesombongan) punya great potentials dalam dirinya (bisa nyanyi luar biasa indahnya, amat sangat tampan rupawan).  Tapi karena jatuh dalam dosa kesombongan, akibatnya dia jadi wasted talents.  Potentials-nya mati, ga bisa dipake.  Akibatnya, yang ada cuma broken dreams.  So, dia menderita banget karena great potentialsnya ga kepake, dreams-nya harus broken dan mati...  

Jadi iblis pengen liat kita ikut menderita seperti dia juga.  Dia benci sekali kalo kita bisa explore potentials dalam diri kita.  Hal ini mengingatkan dia sama sesuatu yang ga akan pernah lagi bisa dia lakukan.  So, dengan segala cara dia berusaha agar kita bener-bener buta dan ga menyadari great potentials yang ada dalam diri kita, akibatnya kita ga akan pernah mencapai fulfillment (penggenapan rencana Tuhan dalam hidup kita).  

Kita persis seperti perusahaan pemilik aset itu.  Ga menyadari betapa mahalnya miliknya.  Tetapi perusahaan asuransi berani bayar mahal untuk itu, persis seperti Yesus yang berani bayar mahal untuk diri kita.  Sebegitu mahalnya sampai harus ditebus dengan darahNya dan nyawaNya.  

So, friends, jangan pernah lagi berpikir ”gue ga ada apa-apanya, gue ga bisa apa-apa, gue cuma segini-gini aja...”  Stop thinking like that.  Begitu kita terima Yesus dalam hati kita, ada aliran-aliran air hidup yang memancar.  Kalo sumur minyak hanya bisa mengucur selama sekian tahun,  aliran air hidup dari Tuhan itu akan terus memancar setiap saat.  Dan aliran air hidup itu begitu berharga karena bisa mendampaki ribuan orang yang haus dan lapar akan kasih Tuhan.  That’s why kita menjadi begitu bernilai di mata iblis.  Kita jadi ancaman serius buat iblis.   

Mungkin kamu bertanya “Tapi Kak, saya aja ga tau potensi apa yang Tuhan taruh dalam diri saya.  Gimana caranya raih fulfillment itu?  Kalo mau nyampe ke penggenapan janji Tuhan dalam hidup saya kan berarti saya harus tau dulu apa potensi saya...” 

Yap, betul sekali.  Kamu perlu tau potentials apa dalem diri kamu.  Gimana caranya? Simple, just ask God to reveal it to You.  Minta Tuhan tunjukin ke kamu hal-hal apa yang bisa kamu lakukan lebih baik dari orang lain.  Hal-hal apa yang sangat suka kamu lakukan, bahkan kamu rela melakukannya berjam-jam tanpa dibayar sekalipun.  Hal-hal apa yang sangat mudah kamu lakukan, begitu mudahnya dan begitu cepatnya, tapi orang lain perlu bersusah-payah baru bisa selesai.  Hal-hal apa yang bikin kamu begitu passionate, sampai kamu rela begadang untuk itu but still you enjoy doing it.  Hal-hal apa yang bikin kamu semangat bangun pagi.  Hal-hal apa yang bikin kamu terbakar semangatnya everytime you think about it.  Hal-hal apa yang sering kamu impikan dan bayangkan.  Hal-hal apa yang ada dalam setiap tarikan nafas kamu.  You think about it, you dream about it, you breathe in it...

I can’t tell you what it is.  Nobody can tell you what it is. Only you  -- and you only -- who knows what it is…

But if you don’t know what it is, ask God, right now, to start reveal it for you

Ayo kita sama-sama berdoa:

<em>Bapa di surga
Aku minta agar Engkau singkapkan potensi luar biasa dalam diri mereka
Jangan biarkan potensi itu terkubur bertahun-tahun lamanya
Jangan biarkan the great potentials become wasted talents 
Jangan biarkan mereka gagal mencapai fulfillment 
Jangan biarkan mereka gagal mencapai penggenapan janji Tuhan dalam diri mereka

Aku tahu Tuhan ada begitu banyak potensi dalam diri setiap adik-adikku yang sedang baca blog ini
Ada banyak calon pengusaha, ahli ekonomi, hukum, teknologi, pembangunan, kedokteran, sains, pendidikan yang sedang Tuhan persiapkan saat ini
Yang sedang Tuhan siapkan untuk membangun bangsa ini
Untuk membawa bangsa ini bangkit dari keterpurukannya 
Ada begitu banyak anak muda di luar sana yang siap menyambut masa depannya bersama Tuhan 

Tunjukkan panggilan hidup mereka sejak mereka muda ya Tuhan
Perjelas visi mereka mulai sekarang ya Tuhan
Karena ada begitu banyak hal yang harus dibereskan di bangsa kami ini
Pakai setiap anak-anakMu ya Tuhan, tanpa terkecuali
Biar setiap kami, dari segala bidang ilmu yang ada 
Bisa saling membangun, saling menolong, saling melengkapi
Untuk membangun kesejahteraan kota dan bangsa di mana kami Kau tempatkan 
Hingga kami bisa membawa kemuliaanMu 
Di bangsa kami, Indonesia...

Dalam nama Yesus kami berdoa
Amin</em>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/10/28/wasted-talents/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>intelligent debt management</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/10/10/intelligent-debt-management/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/10/10/intelligent-debt-management/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Oct 2007 05:56:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Uncategorized</category>
	<category>personal</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/10/10/intelligent-debt-management/</guid>
		<description><![CDATA[Friends, hari ini gue legaaa… banget.  Rasanya ada sekarung beras yang diangkat dari pundak gue.  Tau ga napa?  Karena... hari ini semua utang kartu kredit gue LUNAS!  I repeat, SEMUAnya, Rp 0, lunas, impas pas pas...

Mungkin temen-temen nanya kenapa sih bisa bayar utang kartu kredit aja heboh banget?  Mungkin buat temen-temen lain hal ini biasa aja, tapi buat gue ini satu major breakthrough yang luar biasa banget buat gue.  Soalnya setelah lebih dari 2 tahun ini akhirnya gue lepas dari ”ikatan” cicilan kartu kredit yang bener-bener ”mencekik” leher. Padahal friends, gue sama sekali ga menikmati uang pinjaman itu.  Semuanya habis dipake untuk biaya pernikahan ade gue tahun 2005 lalu, trus beberapa bulan kemudian tiba-tiba bokap gue mesti operasi jantung.  Akibatnya utang credit card gue jadi membengkak ke angka puluhan juta...

Dan tau ga, seringkali malem-malem sebelom tidur gue pandangin billing statements (dari 5 bank yang berbeda!) itu dan gue miris banget ngitungin jumlah payable yang mesti gue bayar.  Saat itu juga gue sadar kalo tukang becak depan rumah gue itu bisa jadi jauh lebih kaya dari gue.  Kenapa?  Karena tukang becak itu mungkin cuma punya 20ribu di kantongnya, tapi hutang-nya zero.  Artinya dia berkelebihan, dan gue berkekurangan.  Karena saldo gue minus puluhan juta, padahal gaji cuma sekian juta.  Selisihnya masih puluhan juta.  Berarti gue yang saldo nya minus jauh lebih miskin dari tukang becak yang saldo nya plus. Kalo keuangan gue tuh ibaratnya laporan keuangan perusahaan,  mungkin opini-nya independent auditor akan bilang bahwa dia punya doubt tentang going concern yang ga jelas huehehe... Ga punya fixed assets, cash flow seret, yang ada cuma short-term liabilities.  My goodness... 

Saat itu juga gue bertobat di hadapan Tuhan.  Gue akuin kalo gue udah jatuh dalam dosa hutang dan gue mau lepas dari semuanya.  Tapi gue mau bertanggung jawab atas setiap sen yang ada.  Gue ga lepas tangan dan minta Tuhan yang beresin semua.  Engga, itu ga adil.  Gue yang berbuat kok gue minta Tuhan yang tanggung jawab bayarin? Enak aja!  Gue mesti bertanggung jawab atas semua sen hutang yang gue bikin.  Di hadapan Tuhan gue janji kalo gue akan bayar semuanya, sedikit demi sedikit, dengan segenap kemampuan gue, dengan seluruh ide menghemat yang bisa gue pikir, sampe akhirnya semua bisa lunas terbayar.  Dan janji itu menuntut komitmen yang sungguh-sungguh…

Langkah pertama adalah bikin list semua hutang yang ada.  Dari yang paling kecil sampe yang paling gede. 

Langkah kedua adalah nutupin kartu kredit, satu demi satu.  Dari lima jadi empat, dari empat jadi tiga, dari tiga jadi dua.  Dan itu artinya mulai dari hutang yang paling kecil dulu, supaya semakin banyak kartu yang bisa ditutup. 

Langkah ketiga adalah mulai memangkas semua pengeluaran yang bisa dipangkas.  It hurts, really hurts.  Karena artinya gue mesti menurunkan standar hidup gue.  Dan itu ga gampang sama sekali.  But I have to do that.  I have promised to God and I will do it.  Gue dah janji sama Tuhan gue mau bayar semuanya, betapapun iritnya hidup gue sehari-hari...  Ga pernah naik taksi lagi.  Kemana-mana slalu berusaha naik bis, walopun pulang lembur sekalipun. Gapapa naik bis sambung-menyambung, jatohnya pasti lebih murah daripada taksi.  Ga beli makan siang di kantor, tapi bawa dari rumah.  Kalo di rumah ga sempet masak, beli aja di warteg deket rumah sebelom brangkat ke kantor.  Jauh lebih murah daripada ngabisin 25ribu cuma buat nasi goreng doang di resto lantai 1 di kantor (belom minumnya!).  Kalo kepengen jus, bikin aja sendiri dari rumah.  Beli tomat di tukang sayur, trus blender sendiri dan bungkus buat di kantor.  Gampang kan? 

Hari-hari pertama emang berat, tapi lama kelamaan jadi biasa.  Trus makin lama jadi makin mahir hidup hemat.  Karena mau ngirit ongkos, jadi males ke mall. Akibatnya, jadi jarang banget belanja-belanja yang ga perlu.  Beli baju jadi jarang banget.  Apalagi sepatu, tas, accessories yang ga penting, wah ga kepikiran sama sekali deh.  Prinsip gue selama belom rusak, akan gue pake terus itu baju/sepatu/tas.  Pelit?  Bukan… Ini mah kepaksa:)

Sampai suatu saat, suatu siang di kantor, Roh Kudus bawa gue nonton streaming khotbahnya Ps. Crefflo Dollar tentang intelligent debt management.  Dari khotbah itu gue dapet penghiburan banyak banget, dan dari khotbah itu juga akhirnya gue bisa belajar selesaiin semua utang.  

Ini ringkasannya...

Hampir semua orang tau Ps. Crefflo Dollar itu salah satu pastor terkaya di dunia.  Mansion-nya luar biasa megah, punya pesawat pribadi, mobilnya super mewah, etc etc.   Tapi ga banyak yang tau kalo dulunya dia itu terlilit hutang 15 ribu dollar AS.  Sampai suatu saat dia masuk dari garasi rumahnya, duduk di pojokan di rumahnya, dan  menyadari bahwa mobil yang dikendarainya, kursi yang didudukinya, tivi yang ditontonnya, kulkasnya, mesin cucinya, tempat tidurnya, dan semua furnitur-nya, dibeli dengan kartu kredit.  Alias semua barang di rumahnya adalah HUTANG.  Saat itu dia menyadari kalo dia mati nanti, dia ga punya apa-apa untuk diwariskan.  He is a man of zero.  Saat itu pula dia bertobat, mengakui dia punya masalah dengan hutang, dan minta Tuhan membantunya untuk mengatasi ikatan itu. 

Dengan hikmat Tuhan, Ps. Crefflo Dollar mulai mengambil langkah ini:
1. bikin daftar semua hutang yang dia punya
2. mulai menabur di tanah yang subur (artinya di gereja lokal yang memang punya track record yang bagus dalam hal tabur-tuai) Kenapa?  Karena, jujur dia mengakui, bahwa dia perlu gereja yang terbukti bisa open heaven when he sows there.  Tanah nya mesti bagus supaya benih yang dia tabur di sana bisa berbuah.

Selanjutnya, ada juga langkah-langkah praktis yang harus dilakukan:
Pertama. keluar dari sistem pinjaman (get out of renting system).  Hutang itu bondage, suatu ikatan.  Dan yang namanya ikatan, dia pasti mencengkram kita terus supaya kita ga bisa lepas darinya.

Kalo rasanya there’s a hole in your pocket, watch where your money is going.  And watch what your money is doing.  
Tapi sebelom itu, selesaikan dulu semuanya dengan Tuhan:
- akui kalo butuh bantuan (recognize that you need help from God)
- ambil komitmen untuk menyelesaikan semua hutang, even if it takes a long time (remember God likes commitment, because God respects covenants. He is the God of covenants)
- konsolidasikan semua hutang
- jangan pernah lagi pake credit card 
- usahakan untuk cari extra money from side job, even if it means you must take the heavy load
- lihat gaya hidup sekarang, dan ubah!  Cut down the expenses yang ga perlu (mis. Ps. Crefflo ga pake cellphone lagi, tapi selalu kasih tau istrinya dia ada di mana- di mana, jadi istrinya bisa telpon pake telpon kantor.  
Dia dan istrinya ga lagi beli-beli pizza.  Semua masak sendiri.  Belanja sekali seminggu, dan belanjaan itu HARUS cukup untuk seminggu.  Jadi menu harus diatur seminggu. 
Mereka ga pergi nonton bioskop lagi, gantinya nonton aja di rumah, artinya: hemat waktu, hemat uang, hemat bensin.  
Istrinya ga lagi pergi ke salon seminggu sekali cuma buat hairdo aja. Istrinya beli satu wig aja yang bagus supaya ga perlu ke salon mulu.  
Dan setelah melakukan semua perubahan itu, mereka terkaget-kaget menyadari betapa banyaknya uang yang bisa dihemat.  Mereka surprised karena ternyata mereka bisa nabung.  Trus mereka makin semangat nabung.  
Beli bensin cuma sekali seminggu, dan bensin itu harus cukup seminggu.  Kalo ga ada bensin, ya ga bisa pergi kemana-mana sampe hari beli bensin di minggu berikutnya dateng.  
Ps. Crefflo waktu itu cuma punya 2 jas, tiap minggu khotbah 2 jas itu aja yang dituker pake.   
- bikin agreement sama orang bank untuk bayar 2 kali per bulan (dan bukannya sekali sebulan) supaya bisa selesaiin cicilan lebih cepet *ini di Amrik, ga tau di Indo bisa apa engga* Dan tau ga, dalam 4 ½ tahun akhirnya cicilan rumahnya terbayar lunas.  Mungkin denger 4 ½ tahun rasanya lama banget.  Tapi kalo kamu pikirkan bahwa dalam waktu 5 tahun mendatang kamu masih punya hutang, lebih baik ambil langkah sekarang, walupun menyakitkan (kencangkan ikat pinggang etc) tapi setidaknya ada sesuatu yang selesai.  At least you’re in different spot, posisi kamu dah berubah.  
- Jangan pernah anggep enteng nabung 5 dollar juga.  *mungkin di Indonesia-kan artinya jangan anggep enteng nabung cuma goceng aja* Mungkin kamu pikir what’s it gonna do?  Tapi dari sedikit itu jangan kaget kalo kamu akhirnya bisa nabung banyak. 
- Bikin pembukuan. Untuk semua pengeluaran harus ada anggarannya, harus ada posnya, harus jelas kemana larinya uang.

Jangan lupa kalo semuanya itu ada dasarnya.  Semuanya itu Alkitabiah.  Diligent hard work? That’s biblical.  Making wise decision? That’s biblical.  Setting up a budget? That’s biblical.

Mau tau rinciannya? Nih:
1. diligent hard work --> Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak:  (Ams 6:6)
semut, bangsa yang tidak kuat, tetapi yang menyediakan makanannya di musim panas (Ams 30;25) 
2. making wise decision -->Harta yang indah dan minyak ada di kediaman orang bijak, tetapi orang yang bebal memboroskannya. 
3. setting up a budget --> SEbab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya … (Luk 14:28) 

Selain itu Ps. Crefflo Dollar juga kasih kesaksian bahwa setelah dia berusaha menerapkan prinsip-prinsip Alkitabiah itu, heaven starts to back him up.  Tiba-tiba ada unexpected income, dari sini dari sana.  Tapi kalo udah terima uang kaget gitu dia ga langsung foya-foya.  Uang itu langsung dia potong perpuluhan (karena dia butuh God’s supernatural help to support his finance), dan sisanya langsung buat bayar sisa hutang.  Kenapa? Karena diligence demands partnership with the Spirit.  Dia perlu melaksanakan a law of diligence.  Dan begitu dia taat, assistance from heaven shows up in his life.

So, gimana friends, bagus banget kan khotbahnya Ps. Crefflo Dollar ini?  Khotbah ini bener-bener ngebuka mata gue kalo pastor sehebat dan setenar dia pun dulu punya pernah punya masalah seperti yang gue alami.  Tapi dia berhasil mengatasi semuanya dengan prinsip Alkitab.  So, begitu gue denger khotbah ini, gue langsung bertekad (dan berdoa): kalo dia bisa, gue pun harus bisa.  Ps. Crefflo anak Tuhan, saya juga anak Tuhan.  Dan Tuhan ga membeda-bedakan orang.  Asal kita mau partnership sama Roh Kudus, pasti heaven starts to back us up, ya kan?  Dan hasilnya? Ps. Crefflo bebas dari hutang sejak saat itu, dan mulai hari ini pun saya bebas lepas dari hutang…

<em>Thanks Lord for speaking to me through his sermon, through his experience
As I have been really blessed by his sermon, I also want to bless others by sharing my experience here
Right now Lord, I’m praying for anyone who’s visiting this blog
Anyone who’s reading this blog because (s)he’s having problems with debt
Bless them Lord, wherever they are
Bless their finance, bless their income
Teach them how to manage their money
Give them wisdom how to get out of their debt
Break the curse or the bondage that they mave
So that Your children are totally debt free
And can start enjoying the life of abundance
That You have promised to us
In Jesus name I pray 
Amen…</em>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/10/10/intelligent-debt-management/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>the wedding</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/09/05/draft-1/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/09/05/draft-1/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Sep 2007 11:28:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>personal</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/09/05/draft-1/</guid>
		<description><![CDATA[akhirnyaaa... tanggal 1 september lewat juga...

Rasanya lega banget bisa ngelewatin minggu lalu.  Minggu lalu tuh bener-bener ribet banget dah.  Soalnya kan abang gue merit tanggal 1, pake acara adat batak lagi, aarrrgggh!!! 

Sejak gue bertobat 7 taon lalu, Roh Kudus ngajarin gue banyak hal.  Salah satunya adalah praktik okultisme yang banyak banget ditemuin di adat batak.  Salah satunya yang parah adalah upacara pernikahan adat batak yang penuh penyembahan berhala.  (Gue ga bisa cerita panjang lebar di sini, but someday I'll make a posting about it - in details) 

So, begitu Roh Kudus ajarin hal itu, saat itu juga katakan gue katakan gue putus hubungan sama upacara pernikahan adat batak.  Gue ga akan pernah lagi terlibat dalam, hadir pada, atau ikut dalam adat pernikahan batak, siapapun orang yang menikah itu.  Gue ga mau mmenyakiti hati Tuhan dengan melakukan sesuatu yang gue tau mendukakan hati-Nya.  

Terserah lah gue dibilang ga tau adat sama keluarga.  Lebih baik gue ditolak keluarga daripada ditolak Tuhan.  Lebih baik dikucilkan keluarga daripada menyakiti hati Tuhan...

Emang sih sejak gue ambil keputusan itu, gue diejek abis-abisan sama keluarga gue, terutama abang gue.  Gue dicap ga tau adat, terlalu ekstrim, dan bahkan disindir dengan bahasa rohani "ga punya kasih..."  Disindir-sindir "buat apa nyanyi lagu rohani terus tiap hari di kamar tapi ga punya kasih sama keluarga"  Dianggap sesat sejak masuk gereja baru.  Dianggap dicuci otak sama pendeta karismatik. Dan berbagai celaan lainnya.    

Selama 7 tahun ini gue berusaha bertahan diem aja kalo disindir-sindir gitu.  Gue cuma minta kesabaran aja dari Roh Kudus untuk bertahan melalui itu semua.  Gue berdoa agar suatu saat mata hati mereka dibukakan oleh Tuhan.  Gue ga bisa mendesak Tuhan supaya hal itu terjadi segera, tapi gue tau pasti suatu saat nanti hal itu pasti terjadi...

Selain gue ga setuju sama acara adat, gue juga menentang usaha-usaha demi terlaksananya acara adat itu.  Tau ga, udah tau merit biasa aja mahal, eh malah pake acara adat lagi yang jauh lebih mahal.  Masih mending punya dana besar, ini ga punya dana lagi!  Tau ga, demi gengsi agar bisa melangsungkan pernikahan mewah di gedung dengan full adat, bokap dan abang gue bela-belain ngutang!  Ampuuuu...nnn!  Udah tau ga punya duit kok malah bikin acara gede-gedean dengan cara ngutang!  Gue jadi inget khotbah-nya Pst. Creflo Dollar.  Dia bilang "debt is trying to impress others with what you don't have"  Bener banget!  Utang itu sebenernya adalah usaha untuk membuat orang lain terkesan dengan apa yang sebenernya tidak kita punya...

Bokap dan abang gue berusaha membuat orang lain terkesan dengan (uang) yang sebenernya ga mereka miliki.  Dalam usaha membuat orang lain terkesan dengan pernikahan megah, mereka berhutang dari orang lain.  Dan ini juga sesuatu yang bener-bener gue tentang abis-abisan.  Buat gue, pernikahan itu yang penting adalah sah di mata Tuhan.  So, yang paling penting adalah pernikahan di gereja-nya.  Tapi kalo emang punya uang lebih ya gapapa bikin resepsi.  Tapi itu kalo punya uang loh... Kalo ga punya ya engga usah resepsi.  Buat apa pesta gede-gedean kalo abis itu kelilit utang ?  Buat apa pesta megah sehari doang tapi abis itu mesti nyicil kartu kredit sampe 5 taon?  Buat apa kemegahan 2-3 jam (yang belom tentu diinget orang) tapi abis merit bingung mau tinggal dimana? Ga punya uang buat ngontrak, apalagi beli rumah, yang ada cuma utang kartu kredit dengan bunga 45% per taon yang mencekik leher???

Kenapa gue mesti ngomong keras gini?  Karena gue dah belajar hard lesson dari pernikahan adik gue di tahun 2005 lalu.  Tau ga berapa utang kartu kredit ade gue setelah merit itu?  Puluhan juta!!! Dan sampe detik ini dia harus bayar semua utang itu!  

Itu baru ade gue doang.  Dari gue, sebagai kakaknya, gue harus nyicil bayar utang kartu kredit sampe 2 taon!  Dan sampai sekarang pun masih... Tiap bulan gaji gue mesti kepotong 1/3 cuma buat bayar utang peninggalan biaya merit dari dua taon lalu.  Gue sama sekali ga bangga ngomong ini.  Gue cuma pengen orang laen belajar dari kesalahan yang udah gue perbuat. 

Tapi bokap dan abang gue ga mau belajar dari kesalahan gue itu.  Mereka lebih mementingkan terlihat keren dimata keluarga dan ga peduli sama saran dari gue dan ade gue.  Mungkin karena mereka belom merasakan lelahnya harus nyicil hutang bertahun-tahun... (yang financing biaya pernikahan ade gue tahun 2005 itu emang cuma gue dan ade gue, mereka ga bisa bantu finance waktu itu...)  

Dan suatu hari, di tengah ketegangan kesibukan yang makin meningkat, pertengkaran pun akhirnya terjadi.  Abang gue ngatain gue terlalu ekstrim gara-gara gue bilang ga mau ada adat-adatan atau batak-batakan kalo gue merit nanti.  Karena tersinggung, abang gue langsung ngatain gue terlalu ekstrim.  Karena kesel, gue akhirnya bilang ya udah gue emang terlalu ekstrim.  Dan karena ekstrim itulah gue bilang gue cuma mau dateng pas pemberkatan gereja dan SAMA SEKALI GA MAU DATENG pas acara adat.  Dan sejak saat itu abang gue keliatan benci sekali sama gue... 

Sebenernya sehabis pertengkaran itu gue sedih sekali.  Gue tanya Tuhan apakah gue salah mempertahankan iman gue di tengah keadaan seperti ini?  Apakah taat sama Tuhan itu artinya harus dibenci keluarga? Gue sayang abang gue, I really do.  Tapi gue juga sayang sama Tuhan dan gue sama sekali menyakiti hatiNya... Kenapa orang lain ga bisa mengerti bahwa okultisme, penyembahan berhala itu kekejian di mata Tuhan?  Kenapa orang ga bisa ngerti kalo kita bener-bener harus putus hubungan apapun dengan praktik okultisme, sekecil apapun itu, begitu kita decide to follow Jesus?  Apakah mentaati Roh Kudus (which is tidak terlibat lagi dalam okultisme) itu begitu ekstrim nya di mata manusia sampai bikin abang gue benci sama gue? 

Dan pas saat teduh berikutnya, Tuhan hibur gue dengan ayat ini...

Dengarlah firman TUHAN, hai kamu yang gentar kepada firman-Nya! <strong>Saudara-saudaramu, yang membenci kamu, </strong>yang mengucilkan kamu oleh <strong>karena kamu menghormati nama-Ku</strong>, telah berkata: "Baiklah TUHAN menyatakan kemuliaan-Nya, supaya kami melihat sukacitamu!" Tetapi mereka sendirilah yang mendapat malu (Yes 66:5) 

Begitu gue baca "saudara-saudaramu, yang membenci kamu"  itu, gue pengen nangis... Gue pengen nangis karena Tuhan tau apa yang gue alami.  Tuhan tau apa yang rasa.  Tuhan tau gue sendirian lewatin ini semua.  He knows what I'm going through...  Dan Tuhan kasih gue penghiburan luar biasa yang ga bisa gue dapet dari siapapun juga...

Dan begitu gue baca lanjutannya "karena kamu menghormati nama-Ku", gue jadi tenang.  Tuhan pengen bilang kalo apa yang gue lakuin itu dah bener.  Tuhan sendiri yang bilang "menghormati nama-Ku"... Berarti God approves.  And that's all that matters for me... All I want is to menghormati nama-Nya, above everything else...

So, sejak dapet ayat itu, gue jadi tenang.  Gue tetap stick to my belief, regardless of what people say, what people may think of me, or how they treat me.  Gue bilang sama Tuhan "Tuhan, saya pernah mau diusir dari rumah ini gara-gara masalah ini.  Kalaupun akhirnya saya bener-bener diusir, I'm ready Lord.  I'm ready for Your name.  Karena apapun yang terjadi, Yesus takkan pernah tinggalkan saya sendiri..."

Dan akhirnya pernikahan itu tiba.  Gue ikut pemberkatan di gereja, of  course. Tapi acara adat sama sekali gue ga terlibat.  Gue cuma dateng sebentar liat pengantin masuk gedung, dari pintu luar, and that's it.  Abis itu gue pamit untuk beres-beres di rumah.  Sebagai cewe sendirian di rumah, gue harus beresin rumah, bersihin ini itu, nyapu, ngepel, nyiapin makan untuk puluhan orang yang akan datang nanti malem, beserta nyiapin tetek bengek perlengkapan makan minum. Belom lagi nyuci piring, gelas, sendok, tatakan, mangkok, baskom, dll dsb yang buaaaanyaaaa...k banget.  Belom lagi geser-geser perabotan yang berat-berat.   Kalo cape sih jangan ditanya.  Kalo gue pengen nangis dan inget mama (seandainya mama masih ada pasti gue ga bakalan secape ini nanggung beban ini sendirian), gue langsung tengking pikiran itu dan bersyukur bahwa mama udah senang di surga... 

Tapi sisi baiknya sih pas hari H-nya itu gue udah terbiasa dengan segala kerepotan rumah tangga itu.  Soalnya kan kalo adat batak tuh panjang banget prosesinya, ada 8 tahap kalo ga salah.  Jadi beberapa minggu sebelumnya gue dah "terlatih" menyiapkan makanan untuk 60-80 orang sekaligus dalam satu rumah.  So, gue dah tau apa-apa aja yang mesti disiapin, plus dah tau jaga stamina supaya engga ambruk beberes rumah sendirian tanpa pembantu.  Gue juga dah sistematis ngurus prosedur persiapan, pemakaian, pencucian, sekaligus penyimpanan kembali semua perabot *wekekek*

And thank God, akhirnya semua selesai juga... Akhirnya tanggal 1 lewat juga... Dan bagian yang paling mengharukan adalah: sesaat sebelum berangkat meninggalkan rumah, abang gue dateng ke kamar gue dan bilang "De, doain abang ya..." dengan mata berkaca-kaca dan suara yang bergetar.  Gue jadi terharu banget sampe ikutan mau nangis.  Dia yang selama ini keliatan begitu membenci gue dan iman gue, ternyata minta gue doain dia di acara besarnya (walopun tanpa dia minta pun gue selalu doain dia...)  

Pas ngeliat dia begitu gagah dengan jas pengantinnya, gue bener-bener ga tahan pengen nangis inget masa-masa kecil kita dulu. Di sekolah dulu.  Dimarahin mama.  Ketawa-ketawa bahagia.  Terutama inget masa-masa susah waktu mama sakit.  Inget gimana hancurnya hati dia, sebagai anak kesayangan mama, waktu mama meninggal.  Inget masa-masa susah waktu mama sakit.  Inget pengorbanan dia nginep berbulan-bulan di kolong tempat tidur mama di rumah sakit sementara gue go outside day and night working my head off untuk bayar biaya cuci darah mama.  Inget betapa remuknya hati dia nangis di samping peti mati mama.  I remembered well those moments with him...

Dan sekarang abang masuk tahap baru dalam kehidupannya.  Meninggalkan masa lajangnya di belakang dan mulai kehidupan baru bersama istrinya.  Terus terang gue sedih banget ditinggal sendirian sama papa, but I realize this is the moment that we all have to go through.  So I release blessings for him.  Waktu abang gue peluk gue dengan jas pengantinnya, gue peluk dia kenceng banget sambil nangis "Wah abang sekarang merit... Selamat ya Bang..." cuma itu yang bisa gue omongin sembari nangis.  Kita berdua sama-sama nangis berdua di kamar itu, ga bisa ngomong apapun kecuali pelukan kenceeee...ng banget.  Dan bahkan waktu lepas pun kita masih pelukan tiga kali lagi sembari nangis... Cuma kita berdua yang ngerti what we have gone through.  I know he knows that I love him.  Regardless of our differences, kita adalah kakak adik seumur hidup dengan ikatan darah yang ga bisa dipisahin sama apapun juga... 

Selamat ya Bang...
Selamat menempuh hidup baru...
My prayers are always with you...
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/09/05/draft-1/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>copet = batak ?</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/08/27/copet-batak/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/08/27/copet-batak/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Aug 2007 12:17:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>personal</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/08/27/copet-batak/</guid>
		<description><![CDATA[dasar batak eh dasar copeeee...ttt !!!

Kalo dipikir-pikir, bener ga sih copet itu mayoritas orang batak?  Maap yah, bukannya gue rasis ato prejudice.  Tapi ini pertanyaan beneran (n please remember juga: gue asli batak loh! 100% dari papa dan mama, including ompung boru dan doli dari dua sisi :) 

Gara-garanya gini nih.  Pertama kali gue ditodong di terminal senen, diambil jam tangan gue, sama orang batak (dah jelas lah dia batak, biar ga pake label nama. Dari logatnya aja dah ketauan, plus rahang hastakona yang terdeteksi dari jarak 100 m juga:)  Itu sih dah lama, kira-kira 5-6 taon lalu.

Yang kedua kali, kemaren sabtu, mau dicopet di bis, sama 6 orang, gerombolan orang batak.  Kan gue nunggu bis di halte rawasari.  Trus gue dah berasa ga enak sih ada segerombolan cowo batak bertampang serem-serem yang ngeliatin gue terus.  Gue sih cuek aja diliatin *biasa sih dimana-mana cowo-cowo suka ngeliatin gue, gue kan cakep hehehe geer pisan :) * Tapi lama-lama gue sebel juga diliatin mulu, untung bis gue dateng, trus gue naek aja. 

Eh ternyata 6 batak itu ikutin naek juga.  Trus mereka langsung pepet gue abis-abisan.  Gue geser kiri, mereka ikut geser kiri.  Gue geser kanan, mereka ikut geser kanan.  Padahal sebelah sana masih kosong banget.  Trus dua orang pepet gue dari depan, temen2nya di belakang.  Asli gue kesel banget.  Gue dorong aja tuh cowo di depan gue dengan keras dan ngomong "Apaan sih dari tadi ?!!"   Eh tau ga, bukannya dia minta maap malahan dia marah-marah pake bahasa batak!  Untung gue ga ngerti! Kalo gue ga ngerti, berantem kali gue saat itu juga hehehe...

Tapi untunglah tiba-tiba ada orang yang mendadak mau turun, so gue langsung bergerak cepat dan duduk.  Selamat lah gue... Akhirnya gue duduk, tapi sebenernya dalem hati masih mangkel banget sama gerombolan batak itu..

Ga lama kemudian terjadi kehebohan lagi.  Gerombolan itu belagak mau turun, tapi sembari sok dorong-dorongan sampe bikin satu cowok di depan gue bener-bener pissed off dan naek darah.  Ya iyalah, siapa juga ga marah didorong-dorong dan dipepet gitu...

Akhirnya gerombolan itu turun.  Begitu turun, langsung deh orang-orang di sekitar gue langsung pada komentar.  "Mbak tadi mau dicopet ya?"  "Mbak tadi saya lihat udah mau digerayangin tuh?"  "Mbak sebenernya sih kita dah lihat tadi mereka mau nyopet..."  

Ya amploooo....ppp!  Dah tau gitu, tapi orang satu bis pada diem aje!  Ga ada yang tergerak nolongin kek, ngomong kek, apa kek... Yah beginilah di jakarta, orang pada cari selamet aja...  Walopun gitu, gue ga nyalahin mereka kok.  Mereka juga pasti ga mau cari masalah.  Biarlah gue ga diingetin siapa-siapa, tapi yang pasti Roh Kudus selalu ingetin gue...

Sejak gue nunggu di halte, emang sih Roh Kudus dah ingetin gue "Hape di kantong, hape di kantong, hape di kantong..."  Saat di halte itu gue sih sebenernya pengen ngeluarin hp dari kantong trus pindahin ke tas.  Tapi gue pikir risiko banget kalo gerombolan itu ngeliat, apalagi gue sendirian cewe malem-malem gitu.  

Dan pas gue dikepung sama 6 cowo itu, dengan tegas Roh Kudus ingetin gue berulang-ulang "Copet. Copet. Copet..." Terus terang aja gue sebagai cewe takut dikepung sama 6 cowo yang tampangnya menyeramkan gitu.  Tapi rasa takut itu kalah sama rasa kesel gue sama kepengecutan mereka.  Ih, beraninya sama cewe! Cewenya sendirian lagi!  Dan mereka beraninya berenam! Beraninya keroyokan!  Bener-bener pengecut!  Tampang aja serem, kelakuannya level keroyokan...

Jujurnya sih gue sempet bertanya sama Tuhan. "Kok gini sih Tuhan?  Kok dari orang satu bis itu, cuma saya yang dipepet?  Saya kan anak Tuhan... Kok Tuhan ga bikin saya invisible supaya saya ga jadi target copet-copet itu?  Tuhan kan paling jago lindungin anak-anakNya..." Tapi begitu muncul pikiran itu, langsung gue tepis aja.  Gue switch pikiran negatif itu ke pikiran positif aja.  Gue bersyukur Tuhan masih lindungi gue malem itu.  Gue juga bersyukur Roh Kudus selalu ingetin gue pada saat-saat yang tepat.  

Dan besok paginya, pas saat teduh, gue dapet ayat ini: 

<em>Setiap senjata yang ditempa terhadap engkau tidak akan berhasil... </em>(Isa 54:17) 

Gue langsung senyum lebaaaaaaa....rrrr banget pas baca ayat ini.  Ooooo... ternyata Tuhan mau ngajarin ini ya?  Setiap senjata yang ditempa terhadap anak Tuhan tidak akan berhasil, ya Lord?  Makasih ya Tuhan... Cara Tuhan ngajar tuh bener-bener orisinil dah, kaga ada duanya.  So unpredictable, but so creative... Gue langsung tenang pas dapet ayat ini.  Gue makin yakin kalo Tuhan ga pernah tinggalin gue SEDETIK pun.  Tiap hal yang terjadi dalam hidup kita itu penting buat Tuhan.  Ga ada yang insignificant.  Ga ada yang missed dari kendali Tuhan.  Everything is under His control...

Abis itu gue ditegur juga sama Tuhan.  Gue berasa ditegor karena gue punya kebiasaan jelek yang Tuhan mau ubah.  Kebiasaan jelek gue tuh suka anggap enteng hari Sabtu or weekend.  

Karena hari Sabtu tuh jadual gue ga terlalu berat, lumayan ringan, alias ga ke kantor tapi cuma ngajar doang, jadi gue suka ngegampangin saat teduh hari Sabtu.  Kalo hari Senin ampe Jumat, gue bener2 serius saat teduhnya, karena working days itu berat buat gue.  Berat pekerjaan di kantor, susah, perlu hikmat luar biasa, dan perlu stamina untuk kerja dari pagi ampe malem.  Karena workload yang berat dan susah, gue bener2 serius saat teduh pas paginya supaya I can go through the day.  Supaya gue bisa jawab semua pertanyaan bos gue hari itu dengan hikmat Roh Kudus.  Supaya gue bisa selesaiin those difficult tasks with wisdom.  Supaya gue dikasih stamina lembur terus tanpa jatuh sakit.  That's why I'm really serious with saat teduh hari Senin ampe Jumat. 

Tapiii, kalo hari Sabtu, gue jadi nyantai.  Gue pikir "Ah cuma ngajar aja, ga susah kok.  Ga berat. Gampang aja..." Makanya gue saat teduhnya juga cincay-cincay aja.  Ga serius-serius amat.  Tapiii... ternyata Tuhan ga suka itu.  Tuhan pengen ngajarin gue kalo hari Sabtu pun bisa terjadi hal-hal yang di luar dugaan.  Dikepung copet misalnya.  Makanya gue harus selalu siap sedia setiap hari.  Harus isi full tank, full armor, dengan firman Tuhan, minta Tuhan tutup bungkus kita di pagi hari supaya dijauhkan dari yang jahat...

Makasih ya Tuhan udah ngungkapin kebiasaan jelek saya. Makasih ya Tuhan udah ngajarin pelajaran yang "nyentil" saya. 
Makasih ya Tuhan udah lindungin saya.
Tolong saya Tuhan untuk selalu berjaga-jaga setiap pagi.
Tolong saya Tuhan untuk selalu menganggap serius setiap hari, setiap pagi, yang masih boleh saya jalani...
Dan satu lagi...
Ampuni saya ya Tuhan yang udah prejudice sama orang batak...
Ampuni saya ya Tuhan yang udah bersikap kasar sama copet itu...
Ampuni saya ya Tuhan yang marah-marah sama mereka, walaupun seharusnya saya mendoakan mereka...
Ampuni orang batak yang suka nyopet ya Tuhan...
Sadarkan mereka, jamah hati mereka, dan terutama, cukupi kebutuhan mereka supaya mereka ga nyopet lagi...
Dan juga, ampuni saya ya Tuhan yang sebel sama orang Batak, yang sebel sama suku saya sendiri, yang malu melihat kelakuan suku saya sendiri...
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin. ]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/08/27/copet-batak/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>lift up your standard</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/08/13/137/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/08/13/137/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Aug 2007 13:00:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>kerja kerja kerja</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/08/13/137/</guid>
		<description><![CDATA[Friends, gue baru terkaget-kaget loh kalo standarNya Alkitab, yang bikin kita harus lift up our standard dari hari ke hari, sering bentrok sama standar orang-orang di sekeliling kita ...
 
Semakin kita mengenal firman Tuhan, semakin kita dituntut untuk naikin standar kita (lift up our standard) dalam semua aspek hidup kita sehari-hari.  Tapi kadang-kadang standard kita itu terlalu tinggi buat orang2 sekitar kita...

Gara-garanya gini nih.  Gue baru tau kalo ada atasan yang ngerasa risih kalo nerima pekerjaan yang terlalu bagus dari staf-nya.  Ceritanya gini. Kan bos gue mau meeting sama bos-nya dia.  Trus gue diminta persiapin bahannya.  Ya udah gue bikin aja sesuai instruksi.  Trus waktu gue kasih, eh dia malah bilang "Ga udah terlalu bagus deh, saya jadi risih..." 

Haaa? Asli gue bengong. Kok jadi risih nerima pekerjaan bagus?  Gue jadi bertanya-tanya sendiri apa yang salah dengan pekerjaan yang bagus.  

Temen-temen juga suka nanya sama gue kenapa gue kok semangat banget kerjanya.  Kenapa gue kok mau-maunya kerja rajin, nerima banyak banget kerjaan, dengan gaji yang... gituuuuu deh:)

Well friends, kalo gue ceritain semuanya, pasti panjang banget.  Tapi intinya satu: Tuhan yang ubahkan gue.  Tuhan yang buka pikiran gue, buka pikiran sempit gue, kalo kerja tuh bukan buat gaji semata.  Emang sih gue ga muna' kalo gaji tuh bisa boosting semangat kerja.  Tapi baru dua tahun ini gue nyadar kalo bukan cuma gaji yang bisa boosting semangat kerja.  Booster yang paling utama itu cuma satu:  kerja buat Tuhan dan bukan buat manusia... (Kol 3:23)

Senior pastor gue pernah bilang satu kalimat penting.  Dan kalimat inilah yang terus gue inget sebelom gue mulai kerja.  "Work at the level of excellence with an attitude of humility"  

Maksudnya?  Jangan pernah ngasih hasil kerja yang ecek-ecek, yang asal-asalan, harus yang excellent (inget: excellent loh, bukan perfect!).  Kenapa mesti excellent? Karena Tuhan kita itu excellent, dan kita adalah anak-anakNya yang fearfully and wonderfully made.  Jadi ciptaan yang fearful dan wonderful itu harus selalu berada pada tingkat excellent, ga boleh mediocre, ga boleh average, ga boleh sedang-sedang saja.  Anak Tuhan punya standar khusus.  Bukan standar dunia.  Tapi standarnya Tuhan.  Apa standarNya? StandarNya: bekerja seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia...

So, kalo kerja buat Tuhan (ga perlu di gereja, di kantoran pun itu juga kerja buat Tuhan), ga boleh sembarangan alias asal-asalan.  Harus berikan yang terbaik.  Sekali lagi: YANG TERBAIK.   

Tapi kalo udah bisa berikan yang terbaik, jangan sombong.  Jangan mentang-mentang trus petantang petenteng.  Ga boleh itu.  Inget itu semua bisa terjadi cuma karena kasih karunia Tuhan aja.  Harus tetap rendah hati walaupun mungkin kamu (kadang-kadang) lebih bener dari orang lain.  Dan caranya untuk tetap rendah hati adalah: inget kalo kita bisa di tempat itu karena Tuhan yang bawa kita ke sana.  Inilah maksud dari "with an attitude of humility" 

Sekali lagi:  <strong>work at the level of excellence with an attitude of humility</strong>... Itu yang jadi pedoman gue dari hari ke hari...

Gue naekin standar gue bukan karena bos gue.  Bukan karena kantor gue.  Bukan karena pekerjaan gue.  Bukan karena siapa-siapa, tapi karena TUHAN yang minta... Because my God deserves the best that I can give...

So friends, kalo kamu diejek sama temen kantor kamu karena kamu dianggap kerajinan, dianggap aneh sama temen kantor kamu karena kamu mau kerja keras dengan gaji kecil, jangan kecil hati... Jangan patah semangat... Jangan pernah menyerah... Inget standar kamu sekarang udah beda.  Standar kamu itu standar yang dibuat oleh Tuhan.  Standar itu di level yang disebut excellence.  Tetap terus stay excellent no matter what people say.  Ga peduli orang ngomong apa, yang penting kita berusaha menyenangkan hati Tuhan.  Inget Tuhan selalu liatin kita.  Selalu perhatiin kerjaan kita...

*PS: Bukan hanya God yang notice pekerjaan kamu, tapi orang-orang yang ga kamu kenal pun akan notice kalo kamu work at the level of excellence. Mungkin sedikit sharing tambahan gue ini bisa membesarkan hati kamu.  Beberapa minggu lalu gue denger berita dari senior managers gue kalo bos-nya dia (yaitu division head) gue cerita bahwa gue tuh jadi rebutan di divisi laen.  Ada orang-orang lain di divisi lain (yang gue ga kenal sama sekali!) yang rebutan pengen minta gue jadi staf-nya mereka.  Tapi bos itu langsung nolak seketika itu juga karena dia ga ijinin orang laen ambil gue. Dia tetep pengen gue kerja sama dia.  The point is: terus lift up your standard, friends... Jangan pernah turunkan standar kamu, terus dan terus lift up your standard!  And see how God promotes you with His own way...in His own time...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/08/13/137/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>ga bisa tidur? loh kok bisaaaa&#8230;???</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/08/13/ga-bisa-tidur-loh-kok-bisaaaa/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/08/13/ga-bisa-tidur-loh-kok-bisaaaa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Aug 2007 11:59:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>kerja kerja kerja</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/08/13/ga-bisa-tidur-loh-kok-bisaaaa/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari yang lalu temen2 gue di kantor lagi kena musim mata bengkak.  Tau ga musim mata bengkak tuh apa?  Itu tuh penyakit kurang tidur.  Ciri-cirinya adalah: mata bengkak, sedikit merah (jangan banyak-banyak, kalo merahnya banyak itu sih sakit mata:), daerah sekitar mata menghitam, dsb.

Dan kalo pagi-pagi ketemu orang2 begini, satu pelajaran berharga yang gue pelajarin selama 7 taon di kantor ini adalah: stay away from them!  Kenapa? soale orang2 yg cirinya gini pasti kurang tidur.  Dan orang kurang tidur tuh biasanya pemarah dan sumbunya pendek.  Jadi ga bisa diajak ngomong basa-basi.  Pasti bawaannya gampang marah kalo ada satu hal aja yang ga beres, atau ada satu pernyataan remeh yang dia ga suka atau dianggap ga penting buat dia. 

Dalam 2 hari berturut-turut ada 3 orang di sekitar gue yang lagi kena musim mata bengkak.  Yang pertama lagi deadline jadi baru pulang  jam 4 pagi.  Yang kedua, masih mending, bisa pulang jam 2 pagi, tapi baru 2 jam tidur, eh bayinya nangis minta susu.  Yang ketiga, bos gue sndiri (wekekek:)  

Si bapak bos ini pagi-pagi nongol ke tempat duduk gue, dengan mata bengkak, sedikit merah, belom shaving, so keliatan cape n berantakan banget.  

Trus dia langsung curhat "Kemaren malem saya ga bisa tidur."  

Dengan hati-hati, dengan asumsi orang kantor smua galak kalo kurang tidur, gue nanya walopun gue dah tau pasti jawabannya, "Kenapa Pak? Mikirin apa?" 

And I have already guessed, he said "Mikirin kerjaan..." 

Trus gue langsung nyerocos aja "Aduuuh Pak, sayang banget ga bisa tidur cuma gara-gara mikirin kerjaan..." (Sok tau banget ya gue???hehehe)  

Gapapa deh gue dibilang sok tau ato apa.  Gue cuma pengen sharing aja pendapat gue sama si bos.  Soalnya gue ga tega ngeliat bos gue jadi kucel dan kecapean gitu. Menurut gue, kalo kita stay up all night till morning, mikirin kerjaan, sebenernya tuh rugi dua kali.  Rugi pertama, rugi kehilangan tidur.  Rugi kedua, rugi kehilangan waktu yang kebuang sia-sia cuma buat mikir tapi sebenernya kerjaan tetap aja ga selesai.  Iya kan?  

Masih mending lah kalo ga tidur tapi kerja, so besok paginya kerjaan selesai walopun ga tidur.  Artinya kan satu masalah selesai?  (masalah kerjaan dah selesai when morning comes).  Tapi kalo cuma "mikirin" doang, dua masalah sama-sama ga selesai.  Pertama: masalah ga tidur, kedua: masalah kerjaan yang tetap aja ga selesai walopun dipikirin sepanjang malem ampe ayam berkokok juga (btw, masih ada ga sih orang di jakarta yang tetangganya miara ayam yang berkokok pagi-pagi?  Kok di deket rumah gue ga ada lagi orang yang piara ayam ya :) 

Loh kok jadi ngomongin ayam?  Oke, back to the topic.  Tadi apa topiknya?  O ya, ga bisa tidur.  Satu hal yang gue ga pernah bisa ngerti adalah kalo orang ga bisa tidur.  Kalo orang ga bisa makan gue bisa ngerti.  Gue juga kadang-kadang ga bisa makan kalo lagi stress or sakit.  Tapi ga bisa tidur?  Seumur hidup gue ga pernah ngerasain ga bisa tidur.  Gue sih tipe pelor (nempel langsung molor).  

Biarpun lagi ada masalah, lagi banyak pikiran, gue tetep bisa tidur.  Prinsip gue sih ngapain gue pikirin, biar dipikirin ampe pagi juga itu masalah kan tetap ada?  So, kalo besok pagi itu masalah masih tetap ada, mendingan gue tidur aja dulu malem ini dan besok pagi baru gue pikirin lagi hehehe.  Lagian tuh masalah kan ga bakalan lari kemana-mana ampe besok pagi juga:)

Eits, jangan salah, ini bukan berarti gue ga peduli sama kerjaan.  Sama sekali bukan gitu.  Gue tetap mikirin kok tanggung jawab kerjaan.  Gue tuh sebenernya tipe pekerjakeras.  Kalo ada deadline Senin, gue kerja hari Sabtu Minggu di rumah.  Kalo emang bos gue butuh selesai malem ini juga, gue akan kerja non stop dari jam 7 pagi ampe jam 7 malem tanpa lunch.  Kalo perlu makan di depan laptop, tangan kiri pegang makanan tangan kanan tetap ngetik.  Kalo emang harus selesai malem ini, gue rela overtime tanpa dibayar.  Harus training ampe jam 10 malem juga gue jabanin, kalo emang harus sperti itu.  I know how hard people work hard at this office, and I want to help them to lessen such hard work.  Buat gue, anak Tuhan tuh harus bisa jadi solusi buat orang sekitarnya.  I have to be the solution for someone else's problems, because that's why God puts me there. 

I like working hard, because my God also works hard.  My God is a hardworking God (He never slumbers nor sleeps), so I am hardworking too.  Tapi gue bukan Tuhan yang never slumbers nor sleeps.  Gue manusia yang butuh tidur.  Gue bisa rontok kalo ga tidur.  I need sleep because I realize God creates me as a human with a need of sleep.   

Mangkenye gue bingung banget kalo ada orang yang bisa kuat ga tidur semaleman.  Buat gue itu ajaib banget, bener-bener luar biasa.  Tapi di sisi lain, gue jadi bertanya dalam hati?  Kenapa sih Tuhan saya TIDAK pernah TIDAK BISA tidur?

Dan, amazingly, setelah bos gue curhat dia ga bisa tidur, pas di malem hari itu gue nanya pertanyaan iseng ga penting itu sama Tuhan sebelom gue bobo, besok paginya, pas saat teduh...
 
<em><strong>Apabila bertambah banyak pikiran dalam batinku, penghiburan-Mu menyenangkan jiwaku</strong></em> (Mzm 94:19)

Doeeeng... itu ayat yang gue dapet besok paginya pas saat teduh.  Oooo... jadi ini ya alasan kenapa gue gampang banget tidur?  So, kata Alkitab, biar dikate banyak pikiran juga, orang-orang yang mendapat penghiburanNya itu akan tetap tenang jiwanya, alias ... bisa tidur!  Kenapa?  Karena mereka dapet jaminan yang menghibur dari janji Tuhan bahwa everything is under His control.  Ga perlu kuatir, ga perlu bingung, everything will be all right with God.  Tuhan akan berperang buat kita dan kita akan diam saja.  Itulah bedanya orang dunia dengan orang2 yang punya pengharapan pada Tuhan.  

Dan saking under control-nya everything itu, Tuhan ijinin gue tau jawaban dari pertanyaan remeh temeh gue.   Bahkan pertanyaan iseng yang ga mutu pun, dengan senang hati DIA jawab!  Hehehe, bener-bener top dah Babe gue di surga !!! ]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/08/13/ga-bisa-tidur-loh-kok-bisaaaa/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>limited connectivity (baca: KAGA NYAMBUNG)</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/08/13/135/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/08/13/135/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Aug 2007 06:32:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>personal</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/08/13/135/</guid>
		<description><![CDATA[bbrpa hari lalu, pas iseng abis makan siang, gue baca artikel di salah satu web kristen tentang gmana caranya komunikasi alias ngobrol sama "target" supaya nyambung.  Hehehe asli gue setuju banget sama tips-tips yang dia kasih, sayangnya dah telat :) karena gue bacanya pas dah putus wekekek

knapa gue setuju banget ama tips-nya dia?  karena gue selama masa-masa awal pacaran bener2 ketipu sama tampang, tapi lupa satu hal yang mendasar yang akhirnya bikin gue super enek dan super cape jalanin hubungan itu...

tau ga napa?  gini nih.  di awal masa pedekate, si mantan gue tuh bilang, dari cewe2 yang dia kenal, dia ngerasa "cocok" banget sama gue.  maksudnya tuh gue "nyambung" kalo diajak ngobrol ama die.  Katanya sih dia banyak kenal cewe cakep, tapi susah nyambung.  So begitu kenal gue dia ngerasa gue cocok ama die sooo dia pdkt deh ama gue.  Dengan alasan utama "nyambung" 

Tapiiiiii.... lama-lama, gue malah ngerasa gue ketipu berat sama dia.  Kenapa?  Karena kok lama-lama gue ga ngerasa nyambung sama sekali sama dia?  Pertama-tama sih dia emang keliatan keren, ganteng, berwibawa, cukup rohani, dsb.  Tapi kenyataannya?  Belakangan gue tau semuanya palsuuuuuu......

Belakangan gue tau kalo dia tuh minderan banget.  Sebenernya buat gue sih it's okay, benerrrr it's okay punya cowo yang pendidikannya sma.  benerrr! gapapa.  Asal dia dah bertobat, takut akan Tuhan, bener-bener berusaha mengetahui kehendak Tuhan dalam hidupnya, itu syarat utama buat gue.  Karena kalo template-nya dah gitu, gue yakin tuh orang pasti karakternya akan terus berubah menyerupai Kristus, day by day.  Tapi alangkah kecewanya gue begitu tau kenyataan yang sebenernya. 

Kekecewaan pertama.  Gue pikir, karena dia udah jadi pengurus di gereja, pasti dia punya hubungan pribadi sama Tuhan dan berusaha mengenal kehendakNya.  Tapi tau ga?  Makin lama gue makin curiga karena kalo gue ngajak ngobrol tentang apa sih arti ayat ini, kenapa Tuhan ngomong ini dan bukan itu, gimana caranya win the lost souls, doa puasa, etc, dia sama sekali GA NYAMBUNG.  Bener-bener buta total dan obrolan langsung mandek sama sekali.  Rasanya kaya ngomong sama tembok karena ga ada respon sama sekali.  Gue pikir bahan obrolannya terlalu berat, tapi kok tiap kali ganti bahan mentok mulu?  

Trus pelan-pelan gue selidiki, ternyata dia kalo hari Minggu tuh suka bolos gereja.  Gue pikir sih sekali-kali mungkin karena dia cape atau sakit atau apa.  Tapi kok hampir tiap Minggu gitu?  Kalo ga gue ajakin dia pasti bolos dan tau ga alasannya apa? Ketiduran.... weleh weleh.  Gue bener-bener kaget.  Dan yang paling ngagetin adalah: waktu gue tanya kenapa Alkitabnya kok ditinggal terus di motor.  Gue tanya gimana besok pagi kalo mo baca Alkitab pas saat teduh?  Tau ga jawabannya apa?  "JARANG BANGET, HAMPIR GA PERNAH MALAH..." dengan tampang cuek dan ga bersalah gitu.  Haaaaaa??? ga pernah baca Alkitab?  Gubrakssss!!! Pengurus gereja ga pernah baca Alkitab?!!  Bener-bener syok berat gue malem itu... 

Saat itu juga kekagumannya langsung rontok total, persis seperti debu jalanan...  Semua tampang kerennya, semua pelayanannya di pemuda, semua penampilannya di mimbar gereja,  hancur total di mata gue.  Rasanya ditipu abis-abisan sampe gue ga tau lagi mo ngomong apa pas doa sama Tuhan tentang kelanjutan hubungan itu.  Rasanya malesss banget ketemu dia lagi, rasanya gue ga punya tujuan lagi untuk ngelanjutin pacaran ama die.  Buat apa???  

Tapi gue ga punya alasan mo putus.  Masa sih alasannya karena dia kurang rohani? Kesannya kok gue sok kudus banget?  Apa nanti kata temen2 sepelayanan?  Masa gue mesti bongkar kedoknya dia di hadapan semua pengurus???  Masa sih nanti kalo diintegorasi sama ketua: kenapa kalian putus?  Trus gue jawab: karena dia ga pernah baca Alkitab.  Apa ga pada shock itu semua pengurus?  Apa gue ga dianggap sok rohani banget?  Sooo, gue simpen itu semua rapet-rapet dalem hati gue dan gue berusaha jalanin hubungan itu dengan berat hati. 

Gue berusaha bilang sama diri gue sendiri: okelah ga nyambung soal kerohanian, tapi soal obrolan sehari-hari kan at least dia nyambung.  But girls, please remember kalo tingkat pendidikan atau kadar intelektual, seperti orang-orang tua kita yang sering bilang itu, ternyata emang penting dalam suatu hubungan.   Rasanya cape loh ngobrol sama orang yang lemot.  Bikin frustasi.  

Misalnya nih, soal pekerjaan.  Gue bener2 mati kutu kalo ngobrol soal kerjaan.  Jangankan buat nanya-nanya, dia aja ga ngerti gue kerjanya di kantor apaan.  Boro-boro deh jelasin tentang konsep services-nya public accounting firm.  Akuntan publik aja dia kaga tau itu mahluk apaan. Mo curhat tentang kerjaan?  Stuck.  Mo minta pengertian lagi deadline jadi ga bisa date karena mesti kerja ampe malem?  Langsung nadanya tinggi dan ga mau jemput ke kantor.  Langsung tersinggung karena ga pernah ngerti arti deadline di tempat kerjanya di pabrik yang serba rutin.  Mo minta pengertian Sabtu Minggu ga bisa kemana-mana karena ngejar deadline Senin? Tersinggung lagi.  

So, mo discuss tentang istilah akuntansi dalam bahasa inggris? Ga nyambung.  Mo ngomongin latest news in economic world?  Ke laut aje.  Mending baca koran sendirian.  Kalo gue betah berlama-lama di bagian buku asing di Gramedia?  Langsung bete dan ninggalin gue.  Kalo gue lagi kumat pengen browsing itu software-software keren (bajakan:) di toko komputer?  Langsung pasang tampang bosen banget.   Duh Tuhan, kenapa saya mesti pacaran sama diaaaaaa....????

Ngobrol pake bahasa Inggris? Jangan harap.  Gue baru pake dua kata bahasa Inggris aja (itu juga ga sengaja! keceplosan!), dia tampangnya langsung tersinggung banget.  Langsung galak dan bilang "Udah tau aku ga bisa bahasa Inggris!"  Ya ampuuuunnn!!! Gue kan ga sengaja, namanya juga gue translator, trus guru bahasa Inggris lagi.  Yah gue breathe in dan breathe out in English!  

Nanya tentang problems ecek-ecek soal gimana ya insert photoshop picture ke dalam pagemaker file buat warta gereja?  Percuma, photoshop aja dia kaga pernah denger.  Gimana ya caranya bikin flash buat slide pengumuman ibadah?  Boro-boro deh.  Sampe topik yang amat sangat umum seperti gimana caranya handle anak yang hiperaktif yang jadi murid les inggris gue? Melongo lagi. 

Duh Tuhan, saya mesti cari bahan apa lagi biar nyambung ama dia?  Gue bener-bener cape, makan ati luar dalem.  Akibatnya, gue makin males dan malesss ketemu dia... Daripada mesti ketemu, kaya'nya mendingan tiduran di sofa ga bergerak-gerak sampe Tuhan Yesus dateng :)

Boro-boro ketemu, kalo ditelpon aja gue males banget jawab.  Kalo di-sms, males banget deh balesnya.  Padahal cuma gerakin jempol aja buat reply, bener2 males dan buang tenaga.  Pokoknya udah bener-bener ga interested lagi deh sama everything about him...

Dan akhirnya dia bisa "baca" juga perubahan gue itu.  Dan seperti yang gue tebak: dia marah-marah dengan alasan gue egois dan ga pedulian.  Dan buntutnya, dah ketebak, dia minta putus.  Dalem hati gue bilang yes!  Gue bisa bilang sama Tuhan: "Tuhan, tuh dia kan yang minta putus?  Berarti saya ga salah dong... Itu kan keinginan dia.  Berarti kesalahan "melukai hati orang" bukan ada di bagian gue.  Tapi di bagian dia...hehehe"

Gue bukannya cari cowo yang perfect.  Engga, sama sekali engga.  Tuh cowo ga harus tau segalanya.  Gue bukan cari orang sempurna yang bisa segalanya.  Tapi yang gue cari adalah seseorang yang punya "passion" di satu bidang tertentu, satu bidang pilihannya, jadi dia bener2 mendalami satu bidang itu, becoming an expert in that special subject.  

Menurut gue, orang yang really focus on something that he is passionate about is really attractive.  Orang yang pinter di bidangnya tuh sangat menarik.  Dan pasti ngobrol sama orang2 seperti ini ga bakalan ngebosenin.  Kenapa? Karena dia punya fokus.  Dia punya keahlian, punya expertise.  Dia punya specific goal(s).  Dia punya visi. Dia punya special assignment dari Tuhan.  Dia punya reason why he lives. Terserah bidang apa aja.  Apa aja, doesn't matter to me.  Yang penting ada satu bidang spesifik yang dia tekuni dengan penuh passion. 

Dan akhirnya, begitu putus, gue jadi ngerasa bebasssss banget, lepassss banget.  Semua temen gue akhirnya bilang: Fen, elo makan ati pas pacaran ama dia?  Soalnya emang pas pacaran ama dia itu berat badan gue turun drastis.  Temen2 gue gosipin katanya gue tekanan batin, makanya gue jadi kurus ...HUAHAHAHAAA....

Tapi emang sih, abis putus, berat gue pelan-pelan naek lagi.  Gue jadi ilang beban, dan rasanya seneeeng banget bebas merdeka.  Gue bebas mo kerja sampe jam brapa aja, di hari apa aja... Gue bebas mau sekolah lagi, mau kuliah lagi... Gue bebas jalanin masa depan gue yang indah bersama Tuhan... Gue bebas dari tekanan harus menikah sama calon suami yang KAGA NYAMBUNG, bahkan kaga nyambung in all aspects of my life... hihihi... ]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/08/13/135/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>do you like Me?</title>
		<link>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/08/01/do-you-like-me/</link>
		<comments>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/08/01/do-you-like-me/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Aug 2007 06:15:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>mengasihiMu</category>
		<guid>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/08/01/do-you-like-me/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa minggu lalu (ato bulan???), gue baca satu posting-an di yahoogroups gue.  Kalo ga salah judulnya "Do You Like God?"  Isinya sih intinya tentang apakah kita bener-bener menyukai Tuhan sebagai Seorang Pribadi.  Kenapa hal ini ditanyain?  Karena istilah Jesus Loves You, We Love You Lord, atau Tuhan mengasihimu, aku mengasihiMu Tuhan, dsb itu udah terlalu overused alias terlalu sering dipake.  Saking sering dipakenya, kita cenderung pake kata-kata itu sampe makna-nya ilang.  Kita sekedar ngomong aja tanpa merasakan betapa dalamnya makna kata-kata itu. 

Maksudnya gini nih.  Mengasihi itu kan satu perasaan.  Kita bisa aja mengasihi, tapi itu bukan berarti menyukai.  Misalnya orang tua bisa aja mengasihi anak remajanya yang sikapnya kurang ajar dan hanya ngomong ke orangtua kalo butuh duit.  Ya, orangtua itu mengasihi anaknya.  No doubt about it.  Tapi apakah orang tua itu menyukai anaknya?  Apakah orang itu menyukai sikap anaknya yang kurang ajar itu?  Apakah orang itu menyukai BERADA bersama abg yang sikap jutek-nya itu nyebelin?  Nah, lihat kan bedanya?  Mengasihi bukan berarti menyukai. 

Kembali ke pertanyaan awal: do you like God?  Apakah kita bener-bener menyukai Tuhan?  Kalo kita menyukai Tuhan, artinya kita menyukai keberadaan Tuhan, menyukai waktu-waktu yang dihabiskan bersama Tuhan.  Misalnya gini nih.  Kalo gue suka temen gue, gue suka ngabisin waktu sama dia, ngobrol berjam-jam sama dia, nongkrong bareng dia, jalan-jalan bareng dia.  Ga masalah makan di mana, makan apa, asal kita bisa curhat berjam-jam. 

Tapi beda kalo kita ga suka sama orang yang ngajak makan itu.  Contohnya nih, acara makan-makan di kantor.  Misalnya seorang bos ngajak anak buahnya makan-makan di restoran mahal.  Karena yang ngajak makan itu bos, terpaksa anak buahnya pada ikut.  Tapi pas acara makan-makan, si anak-anak buah itu berusaha milih kursi sejauh mungkin dari bos-nya, sedeket mungkin sama pintu keluar, supaya bisa cepet ngabur dan ga perlu berlama-lama basa-basi sama bosnya.  Every second di resto itu terasa lamaaa banget walopun resto-nya itu bagus banget dan menu-nya sop sarang burung walet terbang yang naujubile jut-jutan mahalnya.  

Kalo disuruh milih, mungkin si anak buah itu lebih suka nongkrong di warung roti bakar di pinggir jalan tapi sama temen-temennya yang emang dia enjoy with whom (s)he's eating and talking.  Mungkin nongkrong di situ, cuma beli roti bakar 6000 perak plus teh botol bisa ampe jam 11 ato 12 malem ngobrol ngalor ngidul yang ga penting tapi menyenangkan.  Kenapa?  Because (s)he enjoys the company of his/her friends.  Karena  dia menyukai, menikmati keberadaan orang yang menemaninya. 

Dari sini gue belajar apa itu artinya "menyukai".  Apakah gue menyukai Tuhan?  Apakah gue menyukai bersama-sama Tuhan sama seperti gue menyukai keberadaan temen gue?  Apakah gue menikmati saat teduh bersama Dia?  Atau apakah gue "terpaksa" saat teduh just because that's what He wants me to do?  Kalo gue terpaksa (karena cape abis kerja ampe jam 1 pagi, masih ngantuk, dll), itu sama seperti sikap gue yang terpaksa pergi makan-makan sama bos, tapi sebenernya gue ga menyukai saat-saat itu.  Tapi kalo gue menyukai Tuhan, gue bisa berjam-jam curhat sama Tuhan sampe lupa waktu dan baru berhenti karena gue sadar gue mesti mandi dan siap-siap pergi ke kantor.  

So, what I'm trying to say is, tes pertama untuk mengetahui apakah kita mengasihi Tuhan adalah dengan cara bertanya "Apakah aku menyukai Tuhan Yesus?"  

Karena kata "menyukai" itu artinya kita "like Him as a buddy" atau sebagai teman.  Dengan seorang teman, we can be who we really are.  Dan kalo kita bisa jadi temen dia, itu artinya dia juga menyukai keberadaan kita apa adanya kita.  That's why both can spend hours together doing unimportant things.  Kalo kita menyukai Tuhan, kita bisa ngobrolin apa aja remeh-temeh yang ga penting tanpa takut dianggap wasting His time.  Tapi kalo kita ga menyukai Tuhan, kita akan cenderung menganggap hubungan Tuhan-dengan-manusia itu seperti hubungan bos-dengan-staff yang sifatnya perintah-I-tell-you-what-to-do-and-you-do-it.   Hubungan seperti itu cenderung kaku dan ga ada ketulusan di dalamnya.  Akibatnya, kita lakukan perintah Tuhan karena Tuhan bilang harus kita kerjain dan kalo engga kita ga dapet berkat.  Padahal, bukan hubungan seperti ini yang Tuhan inginkan.  Tuhan pengen kita enjoy Him, as much as He enjoys us as His creative beings.  

<em>Thank you Lord for being my Buddy...
Thank you Lord for the countless hours You spend with me...
Deep down from my heart, I just want to say:
I LIKE  YOU LORD...
And I really mean it...</em> 

*by the way, sekarang gue ga ngerasa terpaksa lagi loh kalo diajak makan sama bos-bos.  Dulu gue anggap mereka sebagai bos yang kasih perintah, but now I enjoy having the chance to know them as human beings yang punya perasaan/masalah/pergumulan/kesedihan/kekecewaan, bukan sekedar atasan belaka.  Sejak Tuhan ubahkan pola pikir yang kaku dan rigid, sekarang gue liat bos-bos gue sebagai precious souls yang amat sangat dikasihi Tuhan Yesus.  Dan amazingly, sekarang gue bisa mengasihi mereka dengan tulus, mendoakan mereka tiap kali gue berdoa di pagi hari, bukan karena gue butuh sesuatu dari mereka, tapi karena gue melihat mereka sebagai jiwa-jiwa yang amat sangat berharga di mata Tuhan... Begitu berharganya sampai Tuhan-ku rela mati bagi mereka...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://letsing4joy.blogsome.com/2007/08/01/do-you-like-me/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
	</channel>
</rss>
