letsing4joy

October 28, 2007

wasted talents

Filed under: vision and dreams

Friends, gue mo cerita. Gini nih.

Baru-baru ini gue denger ada satu klien yang mencatat nilai asetnya (rig dan sumur minyaknya) hanya sekitar x miliar. Tapi pas aset-nya itu terbakar, perusahaan asuransi ganti kerugiannya jauuu…h lebih besar dari yang di-record. Untuk rig dan sumur minyak nya yang kebakar itu, insurance membayar 7x lipet, dan itupun hanya untuk rig-nya aja! Belom termasuk sumur-nya yang jelas-jelas jauh lebih berharga…

Dari sini gue belajar sesuatu. Kadang-kadang, kita sebagai anak Tuhan, cenderung underestimate sama “value” kita di dunia ini. Kita menganggap diri kita ini hanya senilai x aja, ga lebih ga kurang. Kita melihat diri kita begitu kecilnya sampe-sampe memberi label harga yang begitu rendahnya. Persis seperti perusahaan itu yang mencatat nilai asetnya begitu rendahnya, selama bertaon-taon. Tapi begitu aset-nya itu terbakar, datang perusahaan asuransi, dan eng ing eng… Insurance comes up with such a high price that nobody has ever imagined before. Bahkan nilai penggantian itupun baru untuk rig-nya yang cuma konstruksi pendukung, belom untuk sumur-plus-minyak yang terkandung di dalamnya.

Pasti ada alasan kenapa insurance bisa come up dengan harga setinggi itu. Pasti karena insurance melihat asset itu jauh lebih berharga dari apa yang dilihat perusahaan pemiliknya. Pemilik mungkin menganggap apa yang dimilikinya itu sebagai sesuatu yang “biasa-biasa aja”. Tapi ternyata di mata orang luar, apa yang “biasa-biasa aja” itu adalah sesuatu “yang luar biasa”, sampai-sampai dia berani bayar mahal untuk itu.

Friends, begitu juga dengan kita. Kita sebagai anak Tuhan punya sesuatu luar biasa dalam diri kita. Ada kebesaran Tuhan dalam diri kita. Ada sesuatu yang sangat berharga dalam diri kita. Ada great talents, great potentials ready to explode yang Tuhan taruh dalam kita. Dan iblis tau itu. Dia tau persis kalo masing-masing kita itu ancaman besar buat dia. Iblis itu juga sebenernya (tadinya sebelom jatuh dalam dosa kesombongan) punya great potentials dalam dirinya (bisa nyanyi luar biasa indahnya, amat sangat tampan rupawan). Tapi karena jatuh dalam dosa kesombongan, akibatnya dia jadi wasted talents. Potentials-nya mati, ga bisa dipake. Akibatnya, yang ada cuma broken dreams. So, dia menderita banget karena great potentialsnya ga kepake, dreams-nya harus broken dan mati…

Jadi iblis pengen liat kita ikut menderita seperti dia juga. Dia benci sekali kalo kita bisa explore potentials dalam diri kita. Hal ini mengingatkan dia sama sesuatu yang ga akan pernah lagi bisa dia lakukan. So, dengan segala cara dia berusaha agar kita bener-bener buta dan ga menyadari great potentials yang ada dalam diri kita, akibatnya kita ga akan pernah mencapai fulfillment (penggenapan rencana Tuhan dalam hidup kita).

Kita persis seperti perusahaan pemilik aset itu. Ga menyadari betapa mahalnya miliknya. Tetapi perusahaan asuransi berani bayar mahal untuk itu, persis seperti Yesus yang berani bayar mahal untuk diri kita. Sebegitu mahalnya sampai harus ditebus dengan darahNya dan nyawaNya.

So, friends, jangan pernah lagi berpikir ”gue ga ada apa-apanya, gue ga bisa apa-apa, gue cuma segini-gini aja…” Stop thinking like that. Begitu kita terima Yesus dalam hati kita, ada aliran-aliran air hidup yang memancar. Kalo sumur minyak hanya bisa mengucur selama sekian tahun, aliran air hidup dari Tuhan itu akan terus memancar setiap saat. Dan aliran air hidup itu begitu berharga karena bisa mendampaki ribuan orang yang haus dan lapar akan kasih Tuhan. That’s why kita menjadi begitu bernilai di mata iblis. Kita jadi ancaman serius buat iblis.

Mungkin kamu bertanya “Tapi Kak, saya aja ga tau potensi apa yang Tuhan taruh dalam diri saya. Gimana caranya raih fulfillment itu? Kalo mau nyampe ke penggenapan janji Tuhan dalam hidup saya kan berarti saya harus tau dulu apa potensi saya…”

Yap, betul sekali. Kamu perlu tau potentials apa dalem diri kamu. Gimana caranya? Simple, just ask God to reveal it to You. Minta Tuhan tunjukin ke kamu hal-hal apa yang bisa kamu lakukan lebih baik dari orang lain. Hal-hal apa yang sangat suka kamu lakukan, bahkan kamu rela melakukannya berjam-jam tanpa dibayar sekalipun. Hal-hal apa yang sangat mudah kamu lakukan, begitu mudahnya dan begitu cepatnya, tapi orang lain perlu bersusah-payah baru bisa selesai. Hal-hal apa yang bikin kamu begitu passionate, sampai kamu rela begadang untuk itu but still you enjoy doing it. Hal-hal apa yang bikin kamu semangat bangun pagi. Hal-hal apa yang bikin kamu terbakar semangatnya everytime you think about it. Hal-hal apa yang sering kamu impikan dan bayangkan. Hal-hal apa yang ada dalam setiap tarikan nafas kamu. You think about it, you dream about it, you breathe in it…

I can’t tell you what it is. Nobody can tell you what it is. Only you — and you only — who knows what it is…

But if you don’t know what it is, ask God, right now, to start reveal it for you

Ayo kita sama-sama berdoa:

Bapa di surga
Aku minta agar Engkau singkapkan potensi luar biasa dalam diri mereka
Jangan biarkan potensi itu terkubur bertahun-tahun lamanya
Jangan biarkan the great potentials become wasted talents
Jangan biarkan mereka gagal mencapai fulfillment
Jangan biarkan mereka gagal mencapai penggenapan janji Tuhan dalam diri mereka

Aku tahu Tuhan ada begitu banyak potensi dalam diri setiap adik-adikku yang sedang baca blog ini
Ada banyak calon pengusaha, ahli ekonomi, hukum, teknologi, pembangunan, kedokteran, sains, pendidikan yang sedang Tuhan persiapkan saat ini
Yang sedang Tuhan siapkan untuk membangun bangsa ini
Untuk membawa bangsa ini bangkit dari keterpurukannya
Ada begitu banyak anak muda di luar sana yang siap menyambut masa depannya bersama Tuhan

Tunjukkan panggilan hidup mereka sejak mereka muda ya Tuhan
Perjelas visi mereka mulai sekarang ya Tuhan
Karena ada begitu banyak hal yang harus dibereskan di bangsa kami ini
Pakai setiap anak-anakMu ya Tuhan, tanpa terkecuali
Biar setiap kami, dari segala bidang ilmu yang ada
Bisa saling membangun, saling menolong, saling melengkapi
Untuk membangun kesejahteraan kota dan bangsa di mana kami Kau tempatkan
Hingga kami bisa membawa kemuliaanMu
Di bangsa kami, Indonesia…

Dalam nama Yesus kami berdoa
Amin

March 23, 2007

what are your dreamzzz ???

Filed under: vision and dreams

Beberapa minggu lalu, gue mesti ngajar satu lesson yang judulnya “what are your dreams?” di kelas intermediate yang mayoritas murid2nya anak SMA eh SMU (maklum deh angkatan eighties jadi kebiasaan ngomong SMA bukan SMU:) Pas persiapan bahan ngajar, gue semangat banget karena gue pikir topiknya penting dan bermanfaat banget buat anak2 sekolah yang masa depannya masih panjang dan terbuka lebar.

Gue berpikir nih anak-anak kan masih pada SMU, masih umum, jadi masa depannya masih terbuka lebar karena masih banyak pintu kemungkinan yang terbuka buat mereka. Mereka bisa pilih mau jadi apa aja, bisa milih fakultas apa aja, bisa milih jurusan apa aja. Beda dengan gue yang dah lulus dan kerja bertaon-taon, jadi lapangan pekerjaannya amat sangat terfokus dengan latar belakang pendidikan alias jurusan gue *wekekek*

Eits jangan salah, bukan berarti gue menyesali pilihan gue, engga, sama sekali engga. Gue suka banget sama jurusan sastra inggris dan gue bersyukur banget gue bisa dapet kerja yang sesuai banget sama latar belakang pendidikan gue. Dan gue berharap murid2 gue pun, yang masih remaja-remaja itu, bisa mengetahui keinginan dan interest or talent mereka masing-masing seperti gue tau what I like pada saat lulus SMA eh SMU *duh tuh kan ngomong SMA lagi*

So gue berangkat ngajar dengan penuh antusiasme. Tapi ternyata, keadaan di lapangan amat sangat berbeda dengan persiapan. Pas gue tanya masing-masing tentang “what are your dreams”, jawabannya sungguh mengecewakan. Kebanyakan mereka cuma cengar-cengir sambil garuk-garuk kepala dengan jawaban “I don’t know, Miss” Masih mending deh ada yang jawab pake bahasa Inggris. Yang lebih parah malah ngomong “Ga tau” atau “Belom tau” atau “Apa ya?” dengan bengong melompong.

Ihhhhhhhh !!! Gue gregetan banget deh dengernya. Mereka kan bentar lagi lulus SMU. Masa ga tau sih mo jadi apa? Mo jadi apa bangsa ini kalo anak-anak bener-bener clueless, don’t know where they’re going, don’t know what they want, have no idea at all what to do. Gue bener-bener gemessssssss banget ngeliatnya. Ternyata di luaran sana banyak sekali anak2 muda yang ga punya tujuan hidup.

Saking gemesnya, akhirnya gue terpaksa nasehatin mereka. Sebenernya sih ini bukan tugas gue. Gue kan guru bahasa inggris (cuma kursus lagi, seminggu sekali pula:) Gue bukan guru BP mereka. Tapi untuk sekali ini gue harus nasehatin mereka karena ini penting banget buat mereka.

Terus gue langsung nyerocos deh tentang arti hidup masing-masing manusia yang lahir ke bumi. Gue bilang “You’re all born for a purpose!” dengan nada keras. Wussshhhh ! Langsung pada diem semua, hening ning ning. Trus gue lanjutin “You don’t come to earth just to fulfill the earth, bukan cuma buat menuh-menuhin bumi. God created you for a specific purpose. You don’t just breathe in breathe out, just for yourself. You have to make impact on the people around you.”

Tadinya gue dah mo ngomong kalo mereka harus jadi berkat bagi orang-orang di sekitar mereka. Tapi gue langsung sadar kalo gue bukan lagi ngajar di sekolah Kristen jadi gue ga bisa pake istilah-istilah atau ayat-ayat Alkitab :) Padahal mulut gue dah siap menyemburkan ayat-ayat Alkitab tentang menenun engkau dalam rahim ibumu, betapa engkau berharga bagi Allah, betapa besar potensi yang Allah taruh dalam diri mereka, ughhh banyaaa….k banget rasanya yang pengen gue omongin ke mereka.

Gara-gara hal ini mimpi gue jadi berkoabar lagi di hati gue. Gue bayangin seandainya ini sekolah milik gue sendiri, gue pasti bebas banget membagikan kebenaran Alkitab buat murid2 gue. Gue bebas mendidik mereka sesuai dengan Alkitab. Gue bisa bentuk mereka, isi pikiran mereka, penuhi hati mereka, agar mereka bisa belajar mengetahui kehendak Allah dalam hidup mereka. Agar mereka bisa mengeluarkan potensi terbaik dalam diri mereka, to bring out the best in them, bagi kemuliaan Tuhan. Agar Tuhan bangkitkan anak2 itu menjadi saksi-saksi Kristus yang luar biasa bagi sekeliling mereka. Agar hidup mereka berdampak bagi orang lain, dan bukan sekedar menuh-menuhin bumi ….

Well, at least what I can do in the class is to give them ideas what to do with their lives. Gue bagiin sama mereka kalo hidup mereka seharusnya bermanfaat bagi orang lain. Misalnya bulan lalu kan ada banjir besar di Jakarta. Seharusnya mereka terbuka pikirannya gimana caranya supaya banjir ga terjadi lagi. Mungkin mereka bisa belajar tentang sistem pengairan ke Belanda trus menerapkan pengetahuan itu di kota kelahirannya. Atau karena BBM makin mahal dan makin langka, sebelum akhirnya abis sama sekali di bumi Indonesia, mereka bisa belajar teknologi bahan bakar alternatif, misalnya dari pohon jarak. Atau karena makin sempitnya lahan pertanian, mereka bisa belajar teknologi organik untuk sumber makanan, at least sebagai alternatif. Atau tentang bioteknologi yang makin diperlukan di masa depan yang sumber daya alamnya makin habis dari hari ke hari…

Mungkin ga banyak yang bisa gue kasih ke mereka. But at least gue dah tabur benih di pikiran mereka and I hope benih itu tumbuh subur. As I care about their future education, I believe Jesus cares about their future much more than I do… I pray that someday they will become what God wants them to be… To the highest they can be…






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham