letsing4joy

September 30, 2009

update kali ini

Filed under: personal

End of sep 2009

Sekedar update, pengen ngobrol yang ga penting, cape ah serius mulu.

In case you wanna know pegimane kabar ane:)

About work:
I bought a “major” item recently. I just bought a new…. karburator eh salah deng… a new kalkulator hehehe… *apanya yang major* Sekedar pengumuman aja, ini kalkulator punya fasilitas check ke depan, check ke belakang, auto correct, dan auto replay! I told you it’s keren. Sangat menolong materiality calculation that I have long grappled with hihihi. Kenapa beli kalkulator aja sampe cerita-cerita segala di blog? Iya dong. Pembelian kalkulator ini merupakan tonggak bersejarah which signifies my heart acceptance to prepare for a new identity as an auditor… Apa seeeeh… Hiperbola banget:)

About school:
Akhirnya thesis gue slesai ampe bab V kesimpulan dan saran. Pfuiii….h akhirnya. Tinggal tunggu komentar dosen. Ada lah 1 bulan-an gue ga bersemangat lanjutin sejak Tuhan dengan telak told me that He wouldn’t let me switch career to become a lawyer. Yaaaa….h. Buyar dah impian. Jadi males lanjutin tesis. What for? No use. But then Roh Kudus ingetin “finish what you started”. Harus punya roh penyelesai. People remember more about 5% that we didn’t finish rather than 95% that we accomplished well. Ini kata Os Hilman yang gue baca di email pas lagi males-malesnya lanjutin tesis. Haaaaa… Sangat menohok sekali saudara-saudara :) Yo wis, cia yooo, ganbatte, semangatin diri sendiri pake segala macam cara, yang penting bisa slesai ampe garis akhir. Biar ga jadi lawyer ya gapapa, ilmunya juga bisa kepake kok di idup sehari-hari *menghibur diri mode on*. At least sekarang ada tambahan angle lah kalo baca koran. Bisa pake angle dari perspektif orang legal, selain angle dari sudut pandang orang ekonomi semata.

About finance:
Taon ini gue bisa kasih buah sulung 3 kali. Waaaaaaa… senengnya bisa buah sulung more than once in a year. Bener loh exceeding joy itu bener-bener unspeakable pas belajar praktek firTu. Pas nyerahinnya gue pengen senyum lebaaaaaa….rrrr banget. Udah kebayang janji Tuhan buat tuaian buah sulung. Kata senior pastor, kalo kita kasih buah sulung buat Tuhan, Tuhan janji akan jaga keluarga kita. To a thousand generation His covenant will stand. Amen. Gue percaya banget itu. So waktu masukin amplop yang terbayang adalah muka 2 ponakan gue. My prayer waktu itu “Tuhan jaga ya Gabriel dan Michel. FirmanMu bilang Tuhan akan jamin kehidupan seluruh anak cucuku when I consecrate the first and the best of my first fruits. I have no kids of my own yet, but I do have ponakan2. Yang aku minta Gabriel dan Michel bisa dapet the best education that this world can give. Maybe namboru-nya lulusan lokal, but not my nephews. Bisa tumbuh besar jadi orang yang berpengaruh di negara Indonesia ini, bahkan jadi berkat buat bangsa-bangsa, amen” Wayaaaa…. Tunggulah saat itu tiba wahai rekan-rekan sebangsa setanah air. Akan ada Togatorop-Togatorop (my family name) yang berdiri bersanding sejajar dengan para ahli-ahli terkenal dari seluruh dunia. Just wait !!! Wekekek gue semangat banget nih baru ngebayanginnya aja :)

About fun:
Lagi seneng makan-makan n jalan-jalan n nonton. Hari jumat ke grand indo, hari minggu ke grand indo lagi buset dah. Minggunya nonton K-20 sama temen-temen cell di blitz. Sebenernya nonton di blitz itu against my principle of hidup hemat kikikik… Masa sih nonton aja mesti bayar goban? Keterlaluan ;) Maklum biasanya kelas noban haiyaaa… Tapi yah demi Kaneshiro Takeshi *my long-term infatuation* so I bela-belain bayar haiks… Tapi lumayan lah bisa staring at him on wide screen. Ceritanya sih mixed up lah, ada panjat tembok ala spiderman, ada sayap item plus topeng ala batman, ada terbang tandem ala superman n lois lane, ada ketawa ala zorro, semuanya digado-gado. The moral of the story? Semuanya bisa dilakukan kalo mau belajar. Ada manual dikasih shifu *eh shifu itu film silat ya? Kalo versi jepang apa sih? Laotze? Makin ngaco lagi. Hmm… pokoke teacher gitu lah ala jepang* Trus manual itu dipake untuk belajar sendiri dengan tekun. Baca, trus praktek. Gagal? Besok coba lagi. Terus begitu. Sampe akhirnya orang bilang dia udah lebih jago dari yang terjago, and he doesn’t even realize that. So the point is, waktu kamu belajar sendiri, kamu ga sadar kalo kamu udah makin pinter. Bahkan lebih pinter dari shifu or whatever name you call it. Yang bisa lihat changes dan progress itu justru orang lain. So, keep on studying, learning and practicing.

For a closing remark, enjoy the picture of the coolest man on earth haizzz… awas mimisan :)

Sekian ngalor ngidul nya. Cape ah ngetik :)

September 17, 2009

human being

Filed under: personal

Tuhan tidak meletakkanmu di bumi hanya untuk mengisi daftar hal-hal yang harus dikerjakan.
Dia lebih tertarik kepada siapa kamu daripada apa yang kamu lakukan.
Karena itulah kamu disebut human being, bukan human doing.

September 16, 2009

a nice surprise

Filed under: personal

Early Sept 2009

God gave me a very nice surprise. First surprise, gue dapet promotion di kantor. Sekarang resminya jadi senior di audit division. Rada ajaib juga sih, wong education ga nyambung sama sekali sama accounting. Kok bisa jadi promote jadi senior auditor? Ga tau lah. Ikutin aja. Kan udah ”nyerah” sama Tuhan hehehe (lihat posting-an di bawah tentang perjuangan panjang untuk penyerahan total hehehe) Second surprise, gaji naik dengan skala jutaan (bukan ratusan ribu kaya’ taon2 lalu), which is a big surprise yang kalo gue inget jumlahnya sekarang masih terkaget-kaget. Third surprise, dapet THR pake gaji baru. Fourth surprise, dapet bonus 1,5 kali gaji which is quite keren by considering global crisis yang terjadi di fiscal year ini. Wowww… sekali lagi wooowwww….

Many thanks yah Lord…All I can say is wooooooowwwwwww….

Kenapa Tuhan ciptakan aku di dunia ini? part II

Filed under: personal

End of August 2009

Kenapa Tuhan ciptakan aku di dunia ini*?
Part II

Aku tahu apa yang kau inginkan. Kerinduanmu, cita-citamu, harapanmu, masa depanmu yang kau idam-idamkan. Aku tahu semua. Tapi jika engkau memaksa Aku mengikuti keinginanmu, sebenarnya kamu berpikir kamu lebih tahu segalanya. Siapa kamu hendak memerintah Allah? Mengatakan apa yang harus Aku lakukan? Tapi kamu tak sadar akan hal itu. Akibatnya kamu jadi murung dan tak bersemangat.

Kecewa karena keinginanmu pindah kerja tak Kupenuhi? Bukankah itu bagian dari pengenalanmu akan Aku? Saat engkau mengenal AKu, AKu tahu ada banyak hal yang tidak sesuai dengan keinginannmu. Tapi itu bukan akhir segalanya. Masih ada jutaan hal lainnya yang begitu indah tersimpan untukmu. Kau hanya tak tahu saja ada di sana. Tapi untuk sampai ke sana, kau harus mematikan egomu yang mengatakan kau tahu segalanya yang kau inginkan. No, you don’t. Some things are not good for you, for your future, for your mate, for your future children, for your family to-be. That’s why I prevent you from going there.

Aku ingin agar kita membangun hubungan di mana kau bisa puas dalamKu. Aku mengasihimu dengan kasih kekal, tak peduli apa pekerjaanmu, apa posisimu. Aku tidak mementingkan semua itu. Yang Aku inginkan adalah persekutuanmu denganKu. Aku ingin agar kehidupanmu lebih bermakna. Dan itu bukan karena semua harta dan jabatan yang kau punya. Honestly, none of them impress Me. Aku tak peduli dengan semua itu.

Jangan pernah bilang Aku tidak mengenalmu, Aku tidak mengabaikanmu, Aku melupakanmu. Tak pernah sekalipun engkau lepas dari pandanganKu. Bagaimana mungkin Aku melupakanmu? AKu ciptakan kamu on purpose. I created you. I designed you. You were not created for nothing. I made you with all my heart. Before you were even there, You are already in My heart….

*nangis sesenggukan sambil nulis di jurnal*

Before you were even there, You are already in My heart….

*I guess mantan anak-anak tertolak lainnya akan nangis juga kaya’ gue kalo dengar a heart-throbbing statement di atas*

You didn’t sneak in into the earth. You were made for a purpose. Do you know why I created you? To fulfill the purpose I have for you. I know that you’re dying to know what it is. But if I tell you now, it would ruin My plans for you. You don’t have to worry what you’re going to be. So, stop complaining about how difficult things are for you. You have everything, when you have Me…

Aku menyertai engkau. Hanya itu yang kau perlukan.
Kuasa-Ku dapat diperlihatkan dengan jelas di dalam orang yang lemah
2 Kor 12:9a (FAYH)

Jangan pernah berpikir bahwa pindah karir baru akan menyenangkanmu. No, it won’t. Pernahkah kau melihat orang mati membawa karirnya? Tidak ada. Begitu juga engkau. Apapun pekerjaan yang kau lakukan, Aku tahu lebih dulu.

Jika kau ingin hidupmu berarti, cobalah cari cara untuk menyenangkanKu. Aku tidak sulit untuk disenangkan. Aku tahu setiap usaha kecil untuk menyenangkanKu dan Aku menghargai itu.

Aku tahu kau berasal dari debu, and that’s why I’m so excited when you’re trying to please Me. Try this. Buatlah orang-orang mengenalKu melaluimu. Bukan usaha yang sederhana, tapi bukan juga usaha yang terlalu sulit untuk dilakukan. Jangan pernah memandang orang sebagaimana mereka adanya. Ada begitu banyak potensi dalam mereka yang tidak kau ketahui, seperti engkau tidak mengetahui besarnya rancanganKu bagimu.

In Christ, you can do many things you never dreamed of being able to overcome. I need you to know that I’m not main-main with this. I have so many things lay ahead for you. Maybe it’s difficult to see what lies ahead if you only see it from little tiny meja kecil di ruangan kecil dengan empat tembok. But first, you must trust Me. Trust me that I know the plans for you. You were made for more…

About work, why worry? I need you there in your office. Still. Many things have to be done. That’s why I want you to stay. I’m not upset when you think you’re only doing things that are not significant, not important, so little impacting the world. It’s okay. It’s okay. It’s okay. I say, it’s okay. I’m not expecting you to do great things when you’re not even there yet. Be faithful in little things. In the meantime, stay where you are now. Jangan berhenti berbuat baik. I like it when you do that. It’s just soooo “My child”…

Tak peduli berapa puluh tahun kau bekerja, 10, 11, 12, 15, so what? It’s just numbers. Don’t worry about time passing by. I own kekekalan, remember??? I do whatever it takes to make you ready for kekekalan. Remember life is not about jobs, about money, about possession. Life is about getting ready for eternity. My question is, are you ready for that? Are you ready when I ask you how many souls have you introduced to Christ? So, when you’re not ready yet, I’ll develop you terus menerus. Tak kenal menyerah. That’s all that’s important for Me.

The next question will be how am I gonna do that? You have to trust Me that I’ll keep sending you people to help, to chat, to talk, to share, to discuss, to get to know, to interact so that you have time to share your faith in Christ. Don’t be ashamed of Me. I love you and you shouldn’t be ashamed when someone loves you that much. Imagine the King of kings and Lord of lords declares boldly that He loves you. If you can easily talk about your boy friend, you should be easily talking about me as well. Isn’t it that simple? Don’t worry. I’ll make you know how much I love you and you can tell about it. That simple. Tell them that Someone loves you so dearly that He never keeps His eyes off you. He’s holding you in His hands. He breathes the breath of life in you that no one else can do. People need that. People need to know that Someone loves them no matter what.

Belajarlah untuk percaya padaKu dan kau akan melihat hal-hal besar dan ajaib yang tidak pernah kau bayangkan. Mulai sekarang, jangan pernah ragukan kesetiaanKu padamu. Aku ada dalam setiap hembusan nafasmu, setiap detik menit dalam hidupmu.

Aku sayang kamu, Fenty.
*even now mata gue masih berkaca-kaca inget ini*
Engkaulah biji mataKu, kesayanganKu, umat yang Kubentuk hanya untukKu.
Takkan Kubiarkan kau lepas dari pandanganKu
karena AKulah Bapamu, Penciptamu, Sahabatmu, Penulis Hidupmu, dan Kekasih Hatimu.
AKU, TUHAN, YANG MENGATAKANNYA…

You have everything, when you have Me.
- God

*diringkas dari 7 halaman jurnal WPDA yang Tuhan tuntun untuk ditulis while He’s talking straight to my heart for almost 3 hours…

Kenapa Tuhan ciptakan aku di dunia ini? part I

Filed under: personal

End of August 2009

Better consider opportunities now than in ten years when life may limit your choices…
(nasihat guru drama sebelum Zac Efron lulus dalam High School Musical 3)

Friends, dua bulan terakhir (Juli-Agustus) ini gue lagi banyak mikir tentang kemana arah hidup ini sebenarnya. Hal ini yang kedua kalinya terjadi dalam idup gue. Yang pertama waktu Mama gue meninggal, gue jadi mikir banyak untuk apa manusia idup di dunia ini. Yang kedua ini ya yang sekarang ini. Soalnya gue udah 10 tahun kerja di tempat yang sama, dan rencananya bentar lagi lulus. I tell God aku ga mau ngabisin idup another ten years still doing the same thing in the same place. Aku tau idup ga bisa gini-gini aja. Mendingan resign sekarang daripada kerja 10 taon lagi tapi ga ada bedanya 10 taon lalu sama sekarang. Gue pengen idup gue berarti buat orang lain, punya dampak buat orang lain, bukan sekedar jadi karyawan yang setia but honestly ga kemana-mana. Not going anywhere. Rencananya mo banting setir sekalian, pindah dari accounting firm trus pilihannya (1) cari kerja lain yang ada hubungannya sama legal supaya ijazah S2 kepake, (2) balik ke profesi lama jadi English teacher - at least jadi teacher itu rasanya lebih fulfilling, bisa leave a mark on my students or (3) totally berhenti jadi orang upahan (baca: gajian) dan bikin usaha sendiri.

Pertanyaan pertama yang gue insist cari jawabannya berhari-hari adalah apa rencana Tuhan kenapa aku mesti lahir di dunia ini. Dan Tuhan kasih ini. Pertanyaan kedua adalah Tuhan pengen gue jadi apa. So, karena jawabannya panjang, gue bikin 2 posting-an. Gue taro di sini karena gue pikir hal ini applicable juga buat semua anak Tuhan di dunia ini, more or less, tanpa menyebutkan secara spesifik satu jenis pekerjaan tertentu. My prayer is that it’ll bless you.

Kenapa Tuhan ciptakan aku di dunia ini*?

Kamu direncanakan bagi kesenangan Allah. Pada saat kamu dilahirkan, Allah ada di sana sebagai saksi yang tidak kelihatan, tersenyum atas kelahiranmu. Dia ingin kamu hidup, dan kelahiranmu memberi-Nya kesenangan besar. Allah tidak perlu menciptakan kamu, tetapi Dia memilih untuk menciptakan kamu demi kesenangan-Nya sendiri. Kamu ada untuk kepentinganNya, untuk kemuliaanNya, untuk tujuan-Nya dan untuk kesenangan-Nya.

Mendatangkan kegembiraan bagi Allah, hidup bagi kesenangan-Nya, adalah tujuan pertama hidupmu. Apabila kamu memahami kebenaran ini sesungguhnya, kamu tidak akan pernah lagi memiliki masalah dengan perasaan tidak berarti. Kebenaran ini membuktikan betapa kamu berharga. Kalau kamu sedemikian penting bagi Allah, dan Dia menganggap kamu cukup berharga untuk ada bersamaNya dalam kekekalan, apalagi yang bisa kamu anggap lebih penting dari itu? Kamu adalah anak Allah, dan kamu mendatangkan kesenangan bagi Allah lebih dari hal lain apapun yang pernah Dia ciptakan.

”Karena kasih-Nya Allah telah memutuskan bahwa melalui Yesus Kristus Dia akan menjadikan kita anak-anakNya, inilah kesenangan dan tujuan-Nya.” (Efe 1:5 TEV)

Mengapa mendatangkan kesenangan bagi Allah itu lebih penting dari hal lain? Karena mendatangkan kesenangan bagi Allah disebut ”penyembahan”. Karena itu, segala perbuatanmu yang mendatangkan kesenangan bagi Allah merupakan tindakan penyembahan.

”Tuhan senang hanya kepada orang-orang yang menyembah Dia, kepada orang-orang yang berharap akan kasih setia-Nya.” (Mzm 17:11 CEV).

”Bawalah kehidupanmu sehari-hari yakni tidur, makan, pergi bekerja, dan berjalan-berjalan, dan letakkan itu di hadapan Allah sebagai sebuah persembahan” (Rm 12:1 MSG)

Karena itu, kau telah melakukan penyembahan dalam pekerjaanmu apabila kamu mempersembahkannya kepada Allah dan mengerjakannya dengan suatu kesadaran akan kehadiran-Nya.

Karena menyenangkan Allah adalah tujuan pertama hidupmu, maka tugas terpentingmu ialah menemukan bagaimana cara melakukannya.

Berusahalah mengenal apa yang menyenangkan hati Kristus, lalu lakukanlah itu.” (Efe 5:10 MSG)

to be continued…

*diambil dari buku Purpose Driven Life-nya Rick Warren yang bener-bener speaks to my heart as if God’s talking to me by Himself






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham