at the Cross I bow my knees where Your blood was shed for me - part II
Minggu 7 Desember
Saya nanya…
Jika pengampunan dan keselamatan dari Kristus itu free of charge, mengapa orang-orang yang belum percaya itu tidak mau datang kepada Kristus? Padahal di kitab suci mereka pun telah disebutkan mengenai Kristus? Itu kan berarti a sure sign that He’s for real. He’s known. Even their books say so.
Tuhan jawab…
Joh 5:39 Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku,
Joh 5:40 namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu.
Oooo, ini jawabannya… Jawabannya: karena mereka mengambil pilihan untuk tidak datang. Tuhanku Yesus Kristus telah memberi kesaksian tentang diriNya. They have the knowledge. But it’s just their choice not to come. Bukan karena Kristus tidak mau reveal Himself. The news is too good to be kept hidden. But they choose to ignore the good news…
This leads me to the next question: “Trus Tuhan, bagaimana supaya mereka mau datang? ”
Senin 8 Desember
Tuhan jawab lagi…
Joh 6:44 Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman.
Joh 6:65 Lalu Ia berkata: “Sebab itu telah Kukatakan kepadamu: Tidak ada seorangpun dapat datang kepada-Ku, kalau Bapa tidak mengaruniakannya kepadanya.”
Oooo, ini jawabannya mengapa mereka tidak mau datang. Karena…
- Karena mereka tidak bisa datang jika tidak ditarik oleh Bapa
- Karena Bapa tidak mengaruniakannya kepadanya.
Hmmm. Berarti betapapun kerasnya usaha kita untuk membawa mereka kepada Kristus, tidak akan bisa. Semuanya hanya dari Bapa. Hanya kasih karunia Bapa saja yang bisa menarik mereka. Ga bisa didorong-dorong, ga bisa disuruh-suruh.
Yang bisa kita lakukan hanyalah membawa kasih Kristus itu dalam diri kita, perbuatan kita, kata-kata kita, pertolongan/bantuan kita dalam hidup mereka. Tugas kita sebatas introduce. The rest is beyond our ability. Karena selanjutnya, yang bisa bawa hati mereka tertarik kepada Kristus, yang bisa sentuh dan jamah hati mereka, lembutkan hati mereka, insafkan mereka akan dosa, kebenaran dan penghakiman, bukan kita. Hanya Bapa yang bisa. Hanya karunia Bapa saja.
Kita (manusia) –> sebatas jadi cerminan kasih Bapa (karena mereka ga punya channel/relationship dengan Bapa, so the only channel dan the only real living thing they can see is us).
Bapa di surga –> the only power yang bisa berikan kasih karunia penyelamatan dan hidup kekal.
Kristus –> jembatan yang menghubungkan keterpisahan kita melalui karya penebusanNya di kayu salib. Hingga kita yang tadinya terpisah dari Allah karena dosa-dosa kita bisa punya jalan masuk kepada Bapa.
Roh Kudus –> Roh Tuhan yang diberikan yang diberikan untuk tinggal di dalam kita setelah Kristus mati, dibangkitkan dan naik ke sorga. Kristus harus mati supaya Roh Kudus bisa turun dan tinggal dalam kita.
Inilah skenario teragung yang pernah ada di atas bumi ini, even di seluruh jagat raya. Manusia terpisah dari Allah karena dosa. Betapapun usaha manusia berbuat baik (pergi ibadah, sedekah, dll) tidak akan pernah bisa membawa kita ke surga. Karena upah dosa adalah maut. Tapi Bapa yang begitu besar kasihNya kepada ciptaanNya itu memberikan anakNya untuk lahir menjadi manusia.
Mengapa harus jadi manusia? Karena yang berdosa itu manusia. Jadi yang menjadi pertukaran untuk manusia berdosa itu (yaitu kita) harus berupa wujud manusia juga. Harus equal. Harus setara. Kita ga bisa menebus emas dengan bebek misalnya. Atau berlian dengan kue cucur. Yang ditebus harus sama harganya dengan yang menebus.
Jadi Kristus, yang adalah AnakNya, harus turun derajat jadi manusia. Supaya pertukarannya impas. Manusia = manusia. Jadi korban darah Kristus di kayu salib bisa diterima oleh Allah Bapa di surga.
Satu Anak Manusia bisa menebus seluruh umat manusia. Kenapa Satu bisa menebus semua? Kan satu tidak equal dengan miliaran? Bagaimana harga satu Anak Manusia setimpal dengan seluruh umat manusia di dunia? Jawabannya sederhana. Karena yang Satu itu sangaaaaa….t berharga. Yang Satu itu yang paling terkasih…
Bagi seorang bapak di dunia, satu anaknya jauh lebih berarti dari seribu anak lain di dunia. Ga ada yang bisa gantiin harga anaknya sendiri, walaupun mungkin ribuan anak lain lebih tampan/cantik, lebih hebat, lebih pintar, dan lebih-lebih lainnya. Ga ada anak lain manapun di dunia yang se-berharga anaknya sendiri.
Begitu juga Bapa di surga. Pengorbanan anakNya di kayu salib, kematian AnakNya yang mengorbankan nyawaNya dan darahNya, begitu berharga… Jauuuuuuh lebih berharga dari apapun juga. Dan darahNya itu ditukar dengan keselamatan bagi seluruh isi dunia, termasuk kamu yang lagi baca blog ini…
Sayangnya tidak semua manusia menyadari ini. Masih banyak saudara-saudara kita di luar sana yang belum bisa memahami betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus itu bagi mereka… Every second thousands of souls terhilang ke neraka, karena mereka belum menerima jalan masuk itu…
Sebenarnya semuanya sudah tersedia bagi mereka, free of charge, gratis, cuma-cuma… Asal saja mereka mau menerima Kristus sebagai juru selamat mereka. Tapi, sekali lagi, semuanya terpulang kepada mereka sendiri. Apakah mereka mau? As simple as that.
Jika mereka mau, maka Allah Bapa bisa mengaruniakan jalan masuk itu kepada mereka. Dan sebelum itu terjadi, perlu ada kerjasama dari kita sebagai orang percaya. Kita harus jadi duta dulu bagi mereka. Namanya aja duta, ya kita jadi representasi Allah di bumi. We represent our Father in heaven. Kitalah yang bawa berita itu ke mereka. Selebihnya, biarkan Allah Bapa bekerja melalui Roh Kudus dalam hati mereka.
Karena…
TANPA TUHAN KITA TIDAK MAMPU
TANPA KITA TUHAN TIDAK MAU…
