ku kan terbang
Beberapa hari lalu gue baca thread tentang gimana caranya lupain seseorang. Lucu2 juga sih comments yang ada, dan beberapa diantaranya menggelitik gue buat bikin analisis tentang komen-komen itu.
Dari semua komen yang ada, yang paling populer adalah:
1. CARI GEBETAN BARU
Katanya ini cara yang paling ampuh buat lupain yang lama. Alasannya sih ini cara yang paling praktis. Tapi menurut gue, cara ini ga ampuh untuk memberantas masalah yang ada. Ibarat menutup jerawat merah meradang di muka dengan tensoplas. Emang warna merah nyolok itu bakalan ketutup sama warna tensoplas yang mirip sama warna kulit, tapi tensoplas itu ga menyembuhkan atau menghilangkan masalah yang ada.
Jadi cari gebetan baru cuma kamuflase buat nutup luka hati yang ada di dalem. Kesannya di depan orang tuh dah dapet pacar baru trus masalah selesai. Tapi luka-luka hati, yang ga bisa diliat orang lain, perlu disembuhin dulu sampai bener2 kering. Dan yang tau apakah luka itu dah kering itu cuma diri kita sendiri dan Tuhan.
Selain itu, kasian si cowo/cewe yang jadi tensoplas itu. Dia cuma jadi pelarian. Dia ga tau apa-apa tapi dia akhirnya harus terseret dan terlibat dalam penyembuhan luka hati, either she realizes it or not. Bisa jadi dia (si tensoplas itu) yang mungkin orang yang hatinya bener2 tulus dan polos penuh kasih, ga sadar bahwa dia harus terseret dalam masalah kompleks yang ga dia sadari sebelumnya. Dan begitu dia sadar, dia ga bisa turn back karena dia udah keburu terlibat secara emosional di dalamnya.
Dan begitu udah terlibat, ga ada cara mengindar agar tidak terluka. Kalo mau lari dari hubungan itu, luka yang timbul adalah luka karena putus hubungan. Kalo mau pertahankan hubungan itu, dia juga harus terluka karena dia harus mengorbankan perasaannya untuk membantu pasangannya menyembuhkan sakit hati dari masa lalu sebelumnya. Kenapa membantu pemulihan itu bisa bikin hati dia terluka? Karena hal itu berarti dia, secara sadar, tau bahwa dia hanyalah pilihan kedua. Dan semua perempuan pasti terluka kalo dia tau dia jadi pilihan kedua… Akibatnya, tambah satu hati lagi yang terluka…
2. PIKIRIN YANG JELEK-JELEK TENTANG DIA
Sama sekali gue ga setuju sama saran ini. Kalo kita fokus untuk mikirin yang jelek-jelek dari orang itu, gue rasa ini bakalan jadi sumber kepahitan. Fokus sama yang jelek-jelek malah bisa jadi akar pahit dan akibatnya malah lebih buruk dari yang sebelumnya. Bayangin aja, luka hati aja dah jadi satu masalah serius. Trus luka itu malah dipupuk lagi sama hal2 negatif yang bikin kepahitan. Duh, pelepasan dan tengking-menengking tambah ribet aja tuh
3. LUPAIN AJA
Banyak yang bilang ini saran yang paling aman dan paling sedikit risikonya. Tapi kalo gue pikir-pikir sih ini rada susah diterapin buat cewe. Soalnya cewe tuh kan cenderung sentimental dan suka mengingat-ingat kenangan dan masa lalu-nya. Kata buku yang gue pernah baca: her memories keep her alive.
Emang bener sih, cewe tuh bisa mengingat dengan begitu detail semua tanggal, hari, jam, rincian, urutan, kejadian, tempat, orang, baju, lagu, atau semua bagian kenangan indah yang dia alami. Makanya cewe ga akan pernah lupa sama first love-nya, sampe kapan pun. Karena kenangan itu berarti banget buat cewe, tersimpan rapat dan rapi di sudut hatinya (cieee…) Dan cuma dia yang tau betapa bahagianya mengingat-ingat semua kenangan itu.
So, kalo dibilang “lupain aja”, maka itu hal tersulit yang bisa cewe lakukan. Cuma kasih karunia Tuhan aja yang bisa memampukan dia. Kuncinya cuma satu: SERAHKAN semua kenangan itu di KAKI TUHAN. Akui di hadapan Tuhan kalo kita punya kenangan indah tentang dia, akui bahwa semuanya udah berakhir, dan kemudian TARUH semua kenangan itu di KAKI TUHAN (dengan seember air mata dan tangis kalo perlu). Kemudian akui di hadapan Tuhan kalo kita pernah punya impian-impian indah bersamanya, serahkan semua impian itu padaNya, dan minta Tuhan mengisi hati kita dengan impian-impian baru yang berasal dari hatiNYA, bukan dari hati kita.
Kenapa impian juga mesti diserahkan? Karena kalo cuma kenangan yang diserahkan ke kaki Tuhan, ga bisa efektif. Kenangan itu masa lalu, impian itu masa depan. Kalo masa lalu doang yang diserahin, maka secara ga sadar kita masih ada setitik harapan untuk masa depan. Entah kita akui atau tidak, bisa aja kita masih berharap lanjut lagi atau nyambung lagi. Dan setitik harap itu bisa makin berkembang dan berkembang terus, dan akhirnya akan sangat menyakitkan kalo Tuhan ga ijinkan itu terjadi. So, KENANGAN + IMPIAN, dua-duanya harus direlakan untuk diletakkan sepenuhnya di kaki Tuhan.
Trus, gimana dong cara yang terbaik? Menurut gue, cara terbaik adalah BIARKAN SEMUA JADI MASA LALU dan FOKUS KE MASA DEPAN. Jangan ingkari dia pernah jadi bagian dari satu titik di hidup kita, tapi jangan pernah berharap kita akan kembali ke titik itu. Fokus ke masa depan dengan cara mengobarkan mimpi-mimpi pribadi kita yang Tuhan taruh di hati kita. Biarkan mimpi-mimpi itu terus menyala berkobar-kobar, sirami terus apinya dengan firman Tuhan, doakan tanpa berhenti, dan minta Tuhan bawa kita running with full speed, lari dengan kecepatan penuh, hingga kita ga sempet lagi merenungi masa lalu kelabu. Apa mimpimu sekarang? Kejar terus mimpimu!
Ku kan tinggalkan
Semua hidupku yang tlah lalu
Dan ku berlari padaMu
Kau jadikanku
Indah di dalam pandanganMu
Sbab ku berharga bagiMu
BersamaMu
Melintasi badai hidup
Melewati masa lalu
Reff:
Ku kan terbang tinggi melayang
Meninggalkan masa lalu
Dan kugapai indah hidupku
BersamaMu Tuhan kekuatan hidupku…
(”Ku Kan Terbang” by U/X in album “Live”)
Amsal 4:25 ….Biarlah matamu memandang terus ke depan dan tatapan matamu tetap ke muka…

waLach…waLach beNer juGa yeAch,,,
buT waT caPa AzaCh yuAng Baca Ne kSih tAu aqKu doNk
giMana carAnya Lupain SeseOrang yang teramat qT sayangi bgt,,,bgt,,,bgt tapi qT lum pernah ktMu dia dengan satu catatan “sayangQ kedia tuw dwah lBh dari apapun”gMna dOnk ??????????
Comment by niKen aZaCh . . . — October 24, 2008 @ 1:15 pm
cocok bgt ni buat kondisi ku saat ini…
mkasih y!!!
btw, mau donk mp3nya….
Comment by acy — May 15, 2009 @ 4:04 am