trima kasih untuk salibMu
…
Begitu besar kasihMu padaku
Hingga Kau pilih jalan salibMu
PengorbananMu slamatkan hidupku
Trima kasih untuk salibMu
…
Pagi ini gue denger lagu ini sambil dandan siap-siap mo ke kantor. Gue ulang-ulang lagu ini terus sampe rasanya ga pengen berangkat, rasanya pengen terus2an nyanyi lagu itu aja di kamar. Tapi ga bisa lah, gue kan mesti kerja
Ya udah deh, gw naek bis sambil nyanyi2 dalem hati (padahal berdiri bo!) Rasanya sih pengen nyanyi sekenceng-kencengnya di bis “Terima kasih untuk salibMuuuu…” tapi ga jadi ah, ntar gue disangka pengamen lagi hehehe
Entah kenapa belakangan ini gue jadi tersentuh banget sama lagu-lagu tentang salib & pengorbanan Yesus. Bukan berarti dulu engga, tapi sekarang ini rasanya beda banget.
Padahal sekarang kan bulan Desember, dimana-mana ada lagu Natal. Di gereja, di mall, dimana-mana semuanya serba Christmas. Tapi ga tau napa tahun ini gue ga tertarik sama lagu Natal. Di rumah ga pernah pasang kaset Natal, di kantor ga dengerin mp3/cd natal, di komputer gw juga lagu natal-nya udah di delete. Pokoke no christmas song in my heart deh. Kenapa ya?
Tapi malahan tiap hari gue dengernya lagu-lagu jumat agung. Maksud gue tuh lagu-lagu tentang salib Yesus, pengorbanan Yesus, kaya’ misalnya “SalibMu, salibMu, slamanya mulia, dosaku disucikan oleh darah Yesus…” lagu itu aja yang gue ulang-ulang, berulang-ulang trus di komputer gue.
Trus lagu ini juga nih “Terima kasih untuk salib-Mu”. Pertama kali gue denger lagu ini waktu kkr natal minggu lalu. Lirik awalnya “Mahkota duri menembus kepalaMu, menebus pikiranku…” Hiks. Mahkota duri itu ga cuma nempel di kepala Yesus, tapi ditancap, menembus sampai berdarah… Kenapa harus sampai menembus? Karena darah Yesus itu harus menebus dosa pikiran gue yang kotor… Ampuni aku Tuhan, ampuni pikiranku yang kotor ini sehingga Engkau harus merelakan kepalamu ditembus oleh mahkota duri itu…
Mahkota duri di kepalaMu
menebus pikiranku
Tangan yang berlubang paku
menebus perbuatanku
Bilur di sekujur tubuhMu
menyembuhkan sakitku
Tombak menusuk lambungMu
mentahirkan hatiku
Begitu besar kasihMu padaku
Hingga Kau pilih jalan salibMu
PengorbananMu slamatkan hidupku
Trima kasih untuk salibMu
Trima kasih untuk salibMu
Trima kasih untuk salibMu
*Lord, maybe the words “thank you” are never enough compared to what You’ve done… But I just want to say, from the bottom of my heart “TERIMA KASIH UNTUK SALIBMU”….
